Berbicara di depan umum atau pidato adalah termasuk jenis keterampilan yang bisa dipelajari oleh siapa saja. Ya, setiap orang sebenarnya bisa berpidato dengan bahasa yang menarik, asalkan tahu trik atau kiat-kiatnya.
Dalam buku ‘Kiat Praktis Berpidato’ dijelaskan bahwa berpidato merupakan kegiatan berbicara di depan banyak orang.
Pidato bertujuan untuk menyampaikan pikiran dengan maksud tertentu. Tujuan tersebut akan menentukan cara dan materi yang disampaikan. Oleh karena itu, pastikan tujuan tersebut telah dipahami sebelum berpidato.
Pidato memiliki jenis yang beragam dan ini penting untuk diketahui bagi mereka yang ingin terampil berpidato dalam berbagai situasi dan kondisi. Bentuk-bentuk pidato sebagaimana dipaparkan dalam buku ini, antara lain:
1. Ceramah
Ceramah merupakan jenis pidato untuk menjelaskan sesuatu di hadapan pendengar.
Masalah yang disampaikan dalam ceramah biasanya terkait dengan sesuatu yang khusus atau pengetahuan tertentu.
Contoh ceramah antara lain, ceramah keagamaan yang disebut khotbah, ceramah kesehatan, atau ceramah politik.
2. Sambutan
Sambutan merupakan jenis pidato yang dapat disampaikan secara tertulis atau lisan.
Sambutan biasa disampaikan oleh orang-orang tertentu karena jabatan atau kedudukannya.
3. Pidato Pemerintahan
Pidato pemerintahan adalah pidato yang berasal dari pemerintah untuk rakyat.
Pidato ini berisi hal-hal resmi menyangkut kebijakan pemerintah. Bentuknya berupa pengumuman, penjelasan, imbauan, dan pesan pemerintah.
Pidato ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pertemuan antara pejabat dengan sebagian rakyat atau pemerintah dengan media massa.
4. Pidato Instansi
Pidato ini bersifat memberi penerangan, penjelasan, dan pendidikan. Pidato ini dapat disampaikan melalui berbagai media massa.
Isi pidato harus jelas, tepat, dan pasti. Contohnya pidato instansi kesehatan yang memberikan penjelasan tentang wabah flu burung.
Ketika ingin berpidato, tentunya kita harus banyak melaukan latihan terlebih dahulu.
Persiapkan materi yang akan kita sampaikan di depan publik. Pilih kalimat yang benar-benar mudah dimengerti oleh orang-orang dan jangan berbelit-belit dalam menjelaskan sesuatu.
Sikap dan gestur tubuh ketika sedang berpidato juga menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Sikap tubuh yang tepat saat berpidato akan membuat penampilan kalian menarik. Sikap tersebut terdiri atas sikap badan dan pengaturan suara (hlm. 21).
Bagi Anda yang ingin belajar berpidato atau menjadi pembicara, Anda bisa menjadikan buku ‘Kiat Praktis Berpidato’ karya Diah Erna Triningsih (terbitan Intan Pariwara) ini sebagai salah satu rujukan.
Semoga kehadiran buku 'Kiat Praktis Berpidato' ini akan membantu Anda menjadi seorang pembicara yang andal. Selamat membaca!
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang
-
7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini
-
Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan
-
Lebih dari Sekadar Hujan Peluru, One Last Shot Tutup Trilogi dengan Penuh Haru
-
Nyawa Baru di Balik 'Risalah Hati' Yura yang Bikin Pendengar Ikut Galau
Terkini
-
Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang
-
Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas
-
Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi
-
Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan
-
Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara