ATEEZ merilis lagu natal lebih awal di 2021. Pada Bulan September, mereka meluncurkan lagu ballad yang ceria berjudul "White Love". Grup asuhan KQ Entertainment ini mengajak pendengarnya merasakan kelembutan dan kehangatan cinta di musim dingin.
Lagu ini diciptakan oleh Hongjoong yang terinspirasi dari lightiny saat berkumpul bersama hingga menciptakan cahaya layaknya aurora.
Saat mendengarkan lagu ini pertama kali, saya merasa "White Love" juga cocok untuk didengar saat musim di akhir tahun tanah air. Karena meski di Indonesia tidak memiliki musim dingin seperti di Korea, tapi umumnya di penghujung tahun memiliki cuaca dan udara yang lebih dingin karena memasuki musim hujan.
Seperti yang banyak dirasakan orang, musim hujan juga bisa membangkitkan kenangan dan cinta, seperti di lagu ini.
Namun meski saya pencinta lagu KPop bergenre ballad, tapi saya tidak bisa langsung menyukai lagu yang kerap menjadi back sound di TikTok ini.
"White Love" mungkin nyaman didengar dalam video berdurasi pendek seperti konten yang banyak beredar di TikTok. Namun untuk mendengarkan lagu ini secara keseluruhan, saya sedikit merasa bosan.
Mungkin saya hanya belum bisa menikmati musikalitas grup ini yang sedikit berbeda dari lagu yang biasanya saya dengarkan. Namun saya menyukai konsep yang diusung ATEEZ. Menurut saya, grup beranggotakan 8 orang memiliki konsep lagu dan album yang unik. Sehingga kalangan non fans seperti saya merasa penasaran untuk melihat karya terbaru mereka.
ATEEZ juga memiliki bakat yang tidak bisa dianggap sebelah mata, meskipun grup ini tidak berasal dari agensi hiburan besar di Korea. Seperti saat menyanyikan "White Love", masing-masing member memiliki penghayatan yang baik sehingga saya ikut merasakan manisnya cinta saat mendengarkan lagu ini. Mereka juga memiliki ekspresi wajah yang maksimal sehingga menambah feel dari lagu ini.
Karena menurut saya, grup idol tidak hanya harus bisa bernyanyi dan menari dengan baik. Namun juga harus memiliki ekspresi wajah yang maksimal sesuai tema lagu yang sedang mereka bawakan. Selain itu, mereka juga harus memiliki penguasaan panggung yang baik. Namun semua itu bisa didapatkan saat mendengarkan "White Love".
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Begini Suasana Jalan di Ruas Jakarta saat Awal Tahun 2024
-
Pencipta "Mungkinkah" Larang Andre Taulany dan Stinky Nyanyikan Lagunya
-
Review Lagu 'Bercinta Lewat Kata' Donne Maula, Kisah Realita tentang Cinta
-
Keren! Lagu 'Bunga Hati' Salma Salsabila, Layak Jadi Trend Sound TikTok
-
Meleleh! Review Lagu 'Penjaga Hati' Nadhif Basalamah, Idaman Kaum Hawa
Ulasan
-
Funiculi Funicula 2, Novel yang Mengajarkan Arti Melepaskan dan Menerima
-
Dari Lupus hingga Kanker Tiroid: Perjuangan Niken di Buku Saya Bukan Dokter
-
Tentang Mimpi dan Luka Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi
-
Buku "Maya": Misteri, Spiritualitas, dan Luka Reformasi dalam Satu Novel
-
Berdamai dengan Hidup Pas-Pasan: Kritik Tajam atas Kapitalisme Modern
Terkini
-
Tian Xi Wei Perankan Dua Identitas di Drama China Histori Where the Mask Ends
-
S.Pd. vs Badai Penataan 2026: Apakah Ijazah Saya Hanya Bakal Jadi Pajangan?
-
Strategi Rockstar "Menganaktirikan" Gamer PC? GTA 6 Rilis di Console Dulu!
-
4,5 Miliar Puntung Rokok Berakhir di Laut Setiap Tahun: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
-
The Weeknd Siap Konser di JIS 26-27 September, Tiket Dijual pada 18 Mei!