Berlin, atau "Money Heist: Berlin" dalam bahasa Spanyol "La Casa de Papel: Berlín," merupakan serial TV Spanyol yang diciptakan oleh Alex Pina dan Esther Martínez Lobato. Sebagai prekuel dari Money Heist, series ini menyoroti kehidupan Andres de Fonollosa, juga dikenal sebagai "Berlin," sebelum peristiwa season 1 dan 2 dari series aslinya. Pedro Alonso memerankan Berlin, bersama dengan Michelle Jenner, Trista Ulloa, Begona Vargas, dan Julio Pena Fernandez. Delapan episode sudah tayang di Netflix pada 29 Desember 2023.
Ceritanya, tuh, berlokasi di "masa lalu yang nggak ditentukan" sebelum peristiwa Pencurian Uang, Berlin membawa penonton lebih dalam ke masa kejayaannya. Saat mempersiapkan perampokan luar biasa sebagai seorang ilusionis, Berlin mendapat bantuan dari tiga geng yang pernah dia rampok. Keila (Michelle Jenner), Damian (Tristan Ulloa), Cameron (Begona Vargas), Bruce (Joel Sánchez), dan Roi (Julio Peña Fernandez), mereka membentuk grup yang membantu Berlin mencuri permata senilai €44 juta di Paris.
Ulasan:
Meskipun Berlin lebih berfokus pada drama daripada aksi, ini bukanlah kekurangan. Series ini menggambarkan ketegangan dan momen thriller dengan agak santai, tetapi nggak mengurangi kualitas cerita. Walaupun ini prequel Money Heist, Berlin tetap menarik bagi penonton yang belum mengikuti kisah Money Heist. Jadi, bisa dibilang, tanpa menonton Money Heist, penonton tetap paham alurnya.
Pemeran utama seperti Pedro Alonso, Michelle Jenner, dan Tristan Ulloa memberikan penampilan yang memukau. Pedro Alonso berhasil membawa kehidupan ke karakter Berlin, memberikan lapisan emosional yang lebih dalam pada tokoh yang sudah dikenal oleh penggemar Money Heist. Chemistry di antara anggota kru, termasuk Keila, Damian, Cameron, Bruce, dan Roi, memberikan dinamika yang kuat, memperkaya cerita dengan interaksi yang penuh warna.
Berlin juga memperkenalkan karakter baru seperti Camille, dimainkan oleh Samantha Siqueiros, dan Susi, diperankan oleh Maria Isabel "Masi" Rodriguez. Penambahan karakter ini membuka ruang baru dalam cerita dan memberikan nuansa segar kepada penonton, bahkan bagi mereka yang sudah akrab dengan Money Heist.
Pengembangan karakter yang kuat menjadi daya tarik utama Berlin. Melalui kilas balik ke kehidupan Berlin sebelum menjadi otak dari Pencurian Uang, penonton diberikan pemahaman yang lebih baik tentang motif dan kompleksitas karakternya. Maka dari itu, series ini nggak hanya menjadi prekuel yang menyenangkan, tetapi juga menyuguhkan elemen komedi yang lebih banyak, dan memberikan nuansa yang berbeda dari Money Heist.
Cinematography yang luar biasa juga menjadi salah satu kekuatan Berlin. Pengambilan gambar yang indah di Paris menambah atmosfer drama, menciptakan pengalaman visual yang memikat. Setiap adegan direncanakan dengan teliti, ini jelas menggambarkan kejelian Alex Pina dan Esther Martinez Lobato dalam menyajikan narasi yang menghibur.
Secara keseluruhan, Berlin layak mendapat nilai tinggi. Meskipun lebih banyak berfokus pada drama daripada aksi, kekuatan karakter, komedi, dan cinematography yang sedap dipandang, membuatnya menjadi pengalaman yang memuaskan. Dengan demikian, aku kasih skor: 8/10, karena Series Berlin memberikan kesan mendalam dan memperkaya dunia Money Heist dengan cara yang nggak terduga. Selamat menonton, ya.
Baca Juga
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Spider-Man: Brand New Day Jadi Street Level yang Lebih Tangguh dan Dewasa
-
Avatar Aang: The Last Airbender dan Penyakit Nostalgia Hollywood
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
Terkini
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Another Word for Neighbor, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Sejak Dini
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi