Kita simak sejenak konflik di medan laga Ukraina. Melansir dari kanal berita Reuters (reuters.com), korvet milik angkatan laut Rusia, yakni Ivanovets dari armada laut hitam ditenggelamkan oleh serangan drone laut milik Ukraina pada Kamis (01/02/2024) kemarin. Sontak, berita tenggelamnya kapal tempur milik Rusia tersebut sempat menghebohkan karena terjadi kesekian kalinya.
Melansir dari kanal Naval News (navalnews.com), pihak Ukraina mengklaim bertanggungjawab atas serangan yang sukses menenggelamkan kapal tempur miliki Rusia tersebut. Ukraina sendiri juga merilis penggunaan drone kamikaze laut, Magura V5 USV (unmanned Surface Vehicle) yang digunakan untuk menenggelamkan korvet Tarantul-class, Ivanovets milik Rusia.
Spesifikasi Drone Laut Magura V5 USV
Drone laut kamikaze Magura V5 USV dibuat oleh perusahaan asal Ukraina, yakni SFTE Spetstechnoexport yang merupakan bagian dari perusahaan militer dan pertahanan milik Ukraina, yakni Ukroboronprom. Drone Magura V5 ini sendiri mulai diperkenalkan pada tahun 2023 lalu dalam sebuah pameran pertahanan di Inggris. Namun, drone tersebut diyakini sudah mulai didesain sejak tahun 2021 silam atau saat Rusia menginvasi Ukraina.
Drone Magura V5 ini sendiri memiliki panjang sekitar 5,5 meter dan lebar tidak lebih dari 2 meter. Jika melihat dari ukurannya, drone laut permukaan yang bisa dijadikan drone kamikaze ini seukuran dengan perahu berukuran kecil yang biasa digunakan untuk kegiatan memancing. Melansir dari laman indomiliter.com, drone ini diketahui memiliki jarak jelajah hingga 430 nautical-miles (NM) dengan kecepatan antara 22-42 knots.
Drone Magura V5 mampu membawa muatan sekitar 320 kg dengan berbagai konfigurasi. Drone ini dikendalikan dengan sistem pemancar radio atau SATCOM. Bahkan, ada beberapa versi yang tengah dikembangkan mampu dioperasikan dengan sistem pelacakan GPS. Selain dapat digunakan sebagai drone kamikaze, Magura V5 juga mampu digunakan untuk menjadi drone SAR, pengintaian, penyapu ranjau, patroli dan juga oseanografi.
Sejauh ini, drone Magura V5 hanya dioperasikan oleh Ukraina. Namun, tidak menutup kemungkinan drone ini akan diekspor kepada negara-negara lain. Selain digunakan saat menyerang kapal korvet Rusia, drone Magura V5 juga diketahui pernah digunakan saat menyerang jembatan di Krimea, wilayah yang disengketakan oleh Ukraina dan Rusia pada tahun 2023 silam.
Baca Juga
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
Artikel Terkait
-
Hamas Usul Tiga Tahap Genjatan Senjata di Jalur Gaza, Pertama Bebaskan Wanita dan Anak-anak hingga Lansia
-
China dan Rusia Sepakati Kerja Sama Penggunaan AI di Teknologi Militer
-
Yandex Resmi Dijual ke Rusia, Hancur di Negeri Sendiri Gegara Perang Ukraina
-
Potret Gagah Aming Pakai Seragam Militer: Hormon Macho Sudah Tak Terbendung
-
Tahun 2024 masih Jomblo?, Cerita Pemuda Rusia Dapat Calon Istri Ideal Ini bisa Ditiru hanya Pakai ChatGPT
Ulasan
-
Kura-Kura Pakai Kostum Beruang? Ini Keseruan Buku Bob Shea
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah
Terkini
-
Cari HP Rp5 Jutaan? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Kamera
-
Ada Film Jaemin dan Jeno NCT, Intip 5 Film Terbaru Akhir Pekan di Bioskop!
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang