Menjadi film horor terbaru rilisan tahun 2024, The First Omen berkisah tentang gadis muda asal Amerika Serikat bernama Margaret Daino (Nell Tiger Free), yang dikirim ke Roma, Italia untuk memulai proses pengabdiannya di gereja sebagai biarawati.
Namun, selama tinggal di Roma, Margaret sering kali bertemu dengan konspirasi gelap di gereja yang membuat ia ragu akan keimanannya. Margaret pun mencoba untuk mengungkap kejanggalan tersebut yang diduga dapat menurunkan inkarnasi jahat.
Film The First Omen hadir sebagai prekuel dari waralaba The Omen yang pertama kali dirilis pada tahun 1976. Film ini dapat disaksikan baik oleh penonton yang telah mengikuti kisah sebelumnya atau para penonton awam karena The First Omen dibuka oleh kemunculan karakter baru yang terasa pas dan tidak terburu-buru.
Ending dari film ini dapat dikatakan menggantung, tetapi berhasil memicu penonton baru untuk mengikuti waralaba The Omen agar dapat mengetahui kelanjutan ceritanya.
The First Omen merupakan film horor yang menggunakan subgenre body horror atau tipe genre yang menampilkan kengerian dari fisik manusia atau makhluk lain untuk menakuti penonton.
Hal ini dapat terlihat dari kengerian The First Omen yang didominasi oleh visual gore menjijikan dari tubuh para karakternya. Salah satunya yakni adegan melahirkan yang ditampilkan secara jelas sehingga memicu ngilu bagi penonton.
Film ini turut menyisipkan sedikit tentang eksploitasi tubuh perempuan yang berhubungan dengan konteks cerita tetapi tetap memberikan kesan mengerikan yang tidak nyaman.
Nuansa menjijikan tersebut juga didukung oleh scoring berupa nyanyian gereja yang justru menambah kesan horor di sepanjang cerita. The First Omen juga menghadirkan momen jump scare layaknya film horor pada umumnya.
Sementara itu, Nell Tiger Free sebagai pemeran utama sukses menampilkan akting yang maksimal bahkan lewat ekspresinya yang menggambarkan kengerian dari penemuan konspirasi jahat di gereja yang Margaret lakukan.
The First Omen menjadi salah satu film horor di tahun 2024 yang sukses menghadirkan kengerian dan gore yang konsisten dan berbeda dibanding film horor lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Usai Manon, Sophia KATSEYE Umumkan Hiatus Grup Demi Kesehatan Mental
-
Rilis Trailer, Choi Min-sik Rajin Jadi Anak Magang Han So-hee di The Intern
-
Tolak Naikkan Gaji Ryan Gosling, Film Barbie 2 Terancam Batal Produksi
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
Artikel Terkait
-
Bill Skarsgard Jadi Vampir Mengerikan di Film Horor Klasik 'Nosferatu'
-
Dibintangi Abun Sungkar, Film Anak Kunti Terinspirasi Cerita Asli Pontianak
-
4 Film Horor Dibintangi Fachry Albar, Siksa Kubur Teranyar
-
Ulasan Film Double Blind, Nasib Nahas Manusia Nekat Jadi Kelinci Percobaan!
-
Mengenal 'Dawuh' dan Perlawanan Moral dalam Film Badarawuhi di Desa Penari
Ulasan
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Film Anak Nggak Harus Kekanak-kanakan
-
Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!
-
Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik
-
The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja