Menjadi seorang guru merupakan profesi yang mulia. Guru merupakan pekerjaan yang tidak mudah, tetapi sayangnya masih sering dipandang sebelah mata. Padahal, dari gurulah kita bisa mengenali huruf demi huruf sampai akhirnya lancar dalam hal membaca dan menulis.
Kisah-kisah mengharukan tentang perjuangan para guru dalam mengabdikan hidup mereka untuk mencerdaskan anak bangsa banyak dituangkan oleh para penulis melalui karya sastra mereka. Tidak hanya penulis lokal, penulis luar Indonesia juga ada yang membahas tentang dedikasi seorang guru dalam mengajar.
Berikut ini adalah tiga rekomendasi buku yang berkisah tentang perjuangan guru dalam mengabdi dan mengajar.
1. Totto-chan karya Tetsuko Kuroyanagi
Rekomendasi yang pertama ini berasal dari penulis Jepang. Bercerita tentang pengalaman pribadi Totto-chan yang merupakan nama panggilan sang penulis sendiri, ketika ia masih bersekolah dulu. Lewat buku ini, penulis akan menceritakan pengalamannya dalam memperoleh sistem pengajaran yang berbeda di sekolah barunya hingga ia dapat memperbaiki perilakunya sebagai seorang siswa.
Lewat buku ini juga, pembaca akan mengetahui bagaimana sebuah metode pembelajaran atau pengajaran guru dapat membentuk dan mengubah perilaku murid hingga sudut pandang murid tetang pendidikan. Novel yang satu ini juga sudah dianimasikan dan ditayangkan melalui bioskop beberapa waktu yang lalu.
2. Flip Your Classroom karya Jonathan Bergmann dan Aaron Sams
Rekomendasi selanjutnya ini merupakan buku karya dua orang guru, Jonathan Bergmann dan Aaron Sams. Buku ini berisi gambaran tentang bagaimana seorang guru harus fokus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa, menjelaskan apa yang tiadk mereka pahami, serta mengukur pembelajaran mereka.
Selain itu, buku ini juga akan memberi pembaca panduan untuk mengeksplorasi cara-cara unik serta menarik dalam mengajar di kelas.
3. Guru Aini karya Andrea Hirata
Rekomendasi yang terakhir ini adalah karya penulis asal Indonesia, Andrea Hirata. Guru Aini merupakan novel yang bercerita tentang kisah Ibu Desi, seorang guru yang sangat menyukai matematika. Ia mengajar seorang siswa yang membenci pelajaran matematika bernama Aini.
Ada banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah Guru Desi dan Aini ini, mulai dari bagaimana cara menghadapi siswa yang sulit belajar, memotivasi mereka, hingga langkah apa yang bisa diambil untuk menarik perhatian siswa terhadap pelajaran tertentu.
Itulah tiga rekomendasi buku yang mengangkat tema tentang perjuangan para guru dalam menjalankan tugas mereka. Selamat membaca.
Baca Juga
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer
-
Anak Bebas Main di Luar Seharian, Ini 5 Sunscreen yang Siap Melindungi!
-
Gak Nyangka! 5 HP Samsung Harga 3 Jutaan Ini Sudah Dapat RAM 8GB dan Memori 256GB
-
5 HP RAM 12 GB Terbaik, Multitasking Anti-Lemot Cocok untuk Content Creator
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
Terkini
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer