Jika kamu sedang mengalami rasa bosan akibat monotonnya kegiatan yang berulang-ulang, atau bahkan merasa terlalu sibuk bekerja sampai tidak bisa menghadapi kesemrawutan, buku yang satu ini mungkin bisa membantu kamu keluar dari situasi tersebut.
Identitas Buku
Judul Buku: The Lazy Genius Way
Penulis: Kendra Adachi
Penerbit: Renebook
Jumlah Halaman: 320 Halaman
Sinopsis Buku ‘The Lazy Genius Way’
Mantra untuk Anda: jadilah genius untuk hal-hal yang penting dan jadilah malas untuk hal-hal yang tidak penting.
Anda sering merasa was-was? Merasa lelah dengan semua pekerjaan yang berulang-ulang? Atau jangan-jangan kehidupan Anda terlalu monoton dan tidak menyenangkan? Anda wajib membaca buku ini!
Kendra Adachi menemukan 13 prinsip ala Lazy Genius yang membuatnya keluar dari kemonotonan dan kesemrawutan hidupnya. Dari cara membersihkan dapur hingga cara memulai hari. ia melakukan segalanya dengan cara yang sangat menyenangkan!
The Lazy Genius Way hadir untuk mengubah cara hidup Anda. Bukan karena tips praktis yang dibagikannya, tetapi karena semangat yang ditawarkannya. Menjadi Lazy Genius bukan tentang melakukan hal-hal dengan cara yang benar, tetapi bagaimana menemukan cara Anda sendiri.
Sinopsis Buku ‘The Lazy Genius Way’
Kendra Adachi adalah seorang penulis yang juga merupakan penggagas gerakan The Lazy Genius, pengisi podcast The Lazy Genius, dan penulis New York Times Bestseller. Ia saat ini tinggal bersama suami serta ketiga anaknya di Carolina Utara.
Melalui bukunya yang satu ini, Kendra Adachi menawarkan sebuah tips dan metode yang cukup genius tentang cara memberikan perhatian hanya pada hal-hal yang penting saja.
Menurutku pribadi, prinsip ini kurang lebih sama dengan prinsip lain yang ditawarkan buku-buku lain, tetapi yang membedakan dan menjadi poin tambahan buku ini terletak pada 13 aturan pentingnya yang bisa dipraktikkan.
Sesuai dengan keterangan yang ada di bagian awal buku, beberapa hal yang aku dapatkan setelah membaca buku The Lazy Genius Way ini adalah aku bisa menerapkan tips untuk tetap produktif sembari santai, membantuku untuk memilah prioritas, hingga menawarkan sebuah solusi jitu untuk menerima kehidupanku yang sekarang ini.
13 aturan penting yang menjadi highlight dan dibahas secara rinci perbab antara lain yaitu putuskan sekali; mulai dari hal kecil; ajukan pertanyaan ajaib; menikmati musim kehidupan; bangun rutinitas yang tepat; buat aturan rumah; letakkan semua pada tempatnya, izinkan orang lain masuk; lakukan pengelompokkan; mencari intinya; melakukan dengan urutan yang benar; jadwalkan istirahat; serta bersikap baik pada diri sendiri.
Ketiga belas aturan tersebut sangat menarik dan dibahas sedemikian rupa sehingga pembaca bisa langsung mempraktikkannya di kehidupan sehari-hari, tentunya dengan penyesuaian sesuai kondisi pembaca saat itu.
Satu hal yang aku suka dari buku ini adalah penulis tidak ‘memaksakan’ aturan dan metodenya, tetapi mengajak pembaca untuk mencari sendiri metode yang tepat dengan memberikan gambaran melalui pengalamannya sendiri. Tidak ada paksaan bahwa pembaca harus melakukan ketiga belas aturan yang telah dibahas.
Menurutku, buku ini memang sangat cocok dibaca untuk membantu kita mengatasi kesemrawutan hidup tanpa harus mengorbankan hal-hal yang kita anggap penting. Prinsip utama dari hidup ala Lazy Genius adalah bersikap ‘genius’ atau mencurahkan tenaga dan perhatian kepada hal-hal yang penting, dan bersikap ‘lazy’ atau bodo amat pada hal-hal yang tidak penting.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
7 Buku yang Dibaca Juhoon Cortis, Seleranya Mencakup Semua Genre!
-
Kita Semua Punya 'Topeng' yang Berbeda, Buku Ini Ajak untuk Menerimanya
-
Dari Viral ke Layar Lebar: 4 Fakta Film Baby Udon yang Bikin Sesak
-
Dari Misteri hingga Klasik, Ini Deretan Novel yang Jadi Teman Bacaan Para Idol K-Pop
Artikel Terkait
-
5 Jenis Desain Sampul Buku yang Sering Digunakan, Kamu Suka yang Mana?
-
Hadir di Bandung pas Momen Libur Panjang, Yuk ke Big Bad Wolf Books 2024!
-
5 Upaya agar Anak Terbiasa Membaca Buku, Biasakan Sejak Kecil
-
4 Elemen Penting dalam Meresensi Karya Nonfiksi, yuk Bagikan Bacaanmu!
-
3 Rekomendasi Buku tentang Human Resources Management, Upgrade Wawasanmu!
Ulasan
-
Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026
-
Lebih dari Sekadar Kungfu: Mengapa Tai Chi Master adalah Film Jet Li yang Paling Ngenes?
-
Ulasan "Limited Time", Novel Korea dengan Kisah Remaja yang Menyentuh
-
Drama Study Group, Ketika Hierarki Sekolah Ditentukan oleh Kekuatan Fisik
-
Review Dokumenter The Man Will Burn: Ketika Eksperimen Sosial Berbenturan dengan Ambisi Miliarder
Terkini
-
Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning
-
FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah
-
Tren Soft Launching Pacar: Estetika Romantis atau Taktik Manipulasi Berkedok Privasi?
-
Diundur Sebulan, Sony Pictures Jadwalkan The Nightingale Rilis Maret 2027
-
Lolos dari Swiss, Argentina Wajib Sempurna saat Lawan Inggris di Semifinal