Ketika kita harus berjuang dalam menjalani hidup yang tidak mudah, terkadang kita sering tenggelam dengan dunia kita masing-masing seperti sedang dikejar waktu.
Setiap hari, kita didera dengan urusan-urusan yang menunggu untuk diselesaikan. Hingga tak jarang kita lupa untuk menengok di sekeliling. Betapa banyak kebahagiaan sederhana yang telah kita lewatkan. Termasuk kebersamaan bersama keluarga.
Melalui sosok Medjerda Jeune atau yang lebih akrab disapa Chika, Mitch Albom menuangkan gagasan yang hangat tentang makna keluarga lewat novel berjudul "Menemukan Chika".
Novel ini memang terinspirasi dari kisah nyata tentang gadis cilik bernama Chika. Chika adalah penghuni panti asuhan di Haiti yang didirikan oleh Mitch Albom.
Meskipun berpembawaan ceria dan menyenangkan, siapa sangka Chika mengalami tumor otak stadium IV yang mengharuskannya untuk menjalani serangkaian pengobatan.
Selama masa pengobatan tersebut, Mitch dan Janine, istrinya, memboyong Chika ke Amerika demi mendapat perawatan medis yang memadai.
Sayangnya, dokter memprediksi bahwa Chika hanya bisa bertahan selama beberapa bulan lagi sebelum penyakit itu benar-benar akan merenggut nyawanya.
Namun Chika tidak serta merta menyerah dalam melawan penyakitnya. Ia sungguh gadis cilik yang kuat dan gigih. Bahkan kehadiran Chika membawa warna tersendiri dalam kehidupan keluarga Mitch dan Janine.
Jika sebelumnya mereka hanyalah pasangan suami istri, kini kehadiran anak seperti Chika membuat mereka seolah utuh menjadi sebuah keluarga.
Saya beberapa kali menahan haru membayangkan bagaimana Mitch dan Janine menyayangi Chika dengan tulus. Ketika Mitch selalu dihantui rasa bersalah karena tidak bisa mewujudkan keinginan Janine untuk menjadi seorang ibu, hadirnya Chika mengobati hal tersebut.
Chika juga mengajarkan kepada Mitch tentang tentang arti tanggungjawab dan naluri untuk "melindungi" khas seorang ayah.
Ikatan antara mereka bertiga memang bukanlah keluarga yang terjalin karena ikatan darah, namun kedekatan mereka cukup memberi arti tentang makna keluarga yang sebenarnya.
Tak heran, kepergian Chika setelah 21 bulan berjuang melawan penyakit sangat membuat Mitch dan Janine merasa kehilangan.
Namun terlepas dari hal tersebut, semua kenangan bersama Chika telah berhasil membuat hidup mereka lebih bermakna.
Demikianlah ulasan singkat mengenai novel Menemukan Chika. Novel ini akan membuat siapa pun bisa berpikir ulang mengenai betapa berharga dan bernilainya sebuah keluarga, yang tidak akan bisa ditukarkan dengan harta sebanyak apapun.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Atasi Kecanduan Gadget Anak Lewat Baca Nyaring dalam The Book of Read Aloud
-
Sharing Literasi Keuangan dari Ayah Milenial di Buku Kamu Tidak Sendirian
-
Buku Perjalanan Menerima Diri, Wujudkan Self Love dengan Latihan Journaling
-
Buku Obat Sedih Dosis Tinggi, Refleksi agar Semangat Menjalani Hidup
-
Buku Home Learning, Belajar Seru Meski dari dalam Rumah
Artikel Terkait
-
Silsilah Keluarga Reza Artamevia, Ternyata Bukan Keturunan Orang Biasa
-
Saaih Mulai Wara-wiri di TV, Gen Halilintar Dicurigai Cari Calon Menantu Artis Lagi
-
Latar Belakang Keluarga Andra Soni: Anak Petani Sawit Kini Mau Jadi Gubernur
-
Jadi Raja di Usia 25 Tahun, Ini Silsilah Keluarga Mangkunegara X
-
Cara Cetak Kartu Keluarga Online, Praktis dan Hemat Waktu!
Ulasan
-
Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?
-
Besok Sisa Sengsara? Udah, Rayakan Hari Ini Aja Bareng Lagu "Kita ke Sana" dari Hindia
-
Menaklukkan Gunung Malabar: Dari Sabana Indah hingga Tanjakan Mematikan
-
Membaca Realitas Cinta Dengan Titik: Ketika Perasaan Tak Pernah Sederhana
-
Novel Pasta Kacang Merah: Menebus Luka Masa Lalu
Terkini
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala
-
Bertahan dengan Gaji UMR: Seni Agar Tidak Jatuh Miskin, Tapi Juga Tidak Pernah Kaya
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Upah Beda, Perjuangan Sama: Siasat Bertahan dengan Gaji UMK