Puisi itu seperti cara khusus untuk bicara dari hati ke hati. Dengan kata-kata yang singkat tapi penuh makna, puisi bisa menggambarkan perasaan atau suasana yang kadang sulit diungkapkan dengan kalimat biasa.
Entah tentang cinta, kesedihan, kebahagiaan, atau hal-hal kecil dalam hidup, puisi membawa kita masuk ke dalam dunia perasaan yang lebih dalam.
Ada yang menggunakan puisi untuk merenung, ada juga yang menjadikannya pelarian dari kenyataan. Yang jelas, setiap puisi punya cara sendiri untuk membuat kita merasakan sesuatu, bahkan dari hal-hal yang mungkin tak pernah kita sadari sebelumnya.
Rupi Kaur membawa sesuatu yang berbeda lewat buku puisi 'Milk and Honey'. Buku ini bukan sekadar kumpulan puisi biasa, tapi penuh dengan pengalaman hidup yang bikin kita berpikir, merasa, dan mungkin nangis.
'Milk and Honey' dibagi menjadi empat bagian, yaitu 'The Hurting', 'The Loving', 'The Breaking', dan 'The Healing'. Setiap bagian punya tema dan emosi yang berbeda, mulai dari rasa sakit, cinta, patah hati, sampai pengobatan sakit hati.
Sinopsis Cerita Novel 'Milk and Honey' karya Rupi Kaur
Bagian pertama, 'The Hurting', membahas tentang pengalaman traumatis, kekerasan, dan rasa sakit yang dialami oleh perempuan. Puisi-puisinya menggambarkan rasa kehilangan dan pengkhianatan yang sangat dalam. Di bagian kedua, 'The Loving', Kaur membawa pembaca masuk ke dunia cinta yang penuh kehangatan dan kebahagiaan, meski kadang ada rasa takut akan kehilangan.
Lalu, di bagian ketiga, 'The Breaking', Kaur menunjukkan sisi gelap cinta, yaitu ketika hubungan itu mulai retak dan meninggalkan luka. Akhirnya, di 'The Healing', puisi-puisinya membawa harapan dan kekuatan untuk bangkit, mengajarkan bahwa penyembuhan itu mungkin, meskipun perjalanan menuju ke sana tidak selalu mudah.
Review Novel 'Milk and Honey' karya Rupi Kaur
Buku ini cocok banget buat yang suka puisi-puisi pendek, simple, tapi penuh makna. Bahasanya tidak ribet, tapi bisa langsung nyentuh hati. Rupi Kaur emang dikenal dengan gaya penulisannya yang minimalis, tapi justru itu yang bikin puisi-puisinya powerful.
Dia tidak banyak pakai kata-kata kiasan atau bahasa yang sulit, tapi setiap kalimatnya mengandung perasaan yang dalam dan bisa bikin pembaca merasa terhubung dengan ceritanya.
Selain itu, ilustrasi sederhana yang disisipkan Kaur di beberapa halaman juga bikin pengalaman membaca jadi lebih personal dan artistik. Meski ada yang bilang puisinya terlalu sederhana, justru banyak yang suka karena relatable dan jujur banget. Kamu bisa nemuin kata-kata yang bikin kamu mikir, "Wah, gue juga pernah ngerasain ini!"
Namun, tidak semua orang suka dengan gaya Kaur. Ada yang merasa puisinya terlalu repetitif dan terlalu pendek. Tapi justru itu yang bikin karyanya beda; ia bisa menyampaikan perasaan yang mendalam dalam kata-kata yang singkat dan to the point.
Buku ini masuk ke daftar buku terlaris "New York Times" selama lebih dari satu tahun! Nggak cuma itu, 'Milk and Honey' juga telah memenangkan beberapa penghargaan, termasuk "Goodreads Choice Award" untuk kategori "Best Poetry".
Buku ini juga berhasil membuka jalan untuk genre puisi modern dan inspirasi bagi banyak penulis muda. Secara keseluruhan, 'Milk and Honey' adalah buku yang penuh emosi dan kejujuran, cocok buat kamu yang sedang mencari karya sastra yang bisa menyembuhkan sekaligus menggugah perasaanmu.
Baca Juga
-
Review Buku From Here to the Great Unknown: Sisi Manusiawi Keluarga Elvis Presley
-
Ulasan Buku 'The Wager', Misteri Lautan Perang Dunia Pertama
-
Ulasan Buku "What i Ate in One Year", Kuliner Dunia Yang Menakjubkan
-
Ulasan Buku "Brothers", Kenangan Kecil untuk Mendiang Sang Adik
-
Ulasan Buku The Demon of Unrest: Sejarah Kelam Dunia
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku 'Puncak Ilmu Adalah Akhlak', Saatnya Berubah dan Berbenah
-
Motivasi sebagai Penyemangat Hidup dalam Buku "Membangun Motivasi"
-
Ulasan Buku Ambush Karya James Patterson: Menelusuri Jejak Petualangan Sang Detektif
-
Wajib Baca! Novel 'Holy Ghost' yang Bikin Merinding Para Pembaca
-
Mengulik Misteri di Balik Dunia Kriminal Lewat Buku Berjudul Dark Sacred Night
Ulasan
-
Menggugat Eksploitasi Alam di Novel Jejak Balak Karya Ayu Welirang
-
Dua Nama, Dua Dunia: Menyelami Dinamika Remaja dalam Jingga dan Senja
-
Membuka Sejarah Kelam Sekolah di Novel Efek Domino!
-
Review Kambing dan Hujan: Saat Perbedaan Rakaat Salat Menjadi Ujian Cinta
-
Review Panor 2: Film Ilmu Hitam Thailand dengan Adegan Gore yang Intens
Terkini
-
Guliran Piala Asia U-17 dan Beban Berat yang Ditinggalkan oleh Nova Arianto bagi sang Suksesor
-
Jelang Comeback Maret, NouerA Gandeng Lay EXO sebagai Produser Utama
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tebarkan 450 Bibit Tumbuhan
-
Hidangan Imlek, Pahami Perbedaan Kue Keranjang dan Kue Bulan
-
Bukan Asal Bikin Prompt: Cara Menghasilkan Tulisan AI yang Berjiwa dan Berkualitas