Detik-detik lahirnya pemimpin agung, Nabi Muhammad, juga ditulis oleh Muzdalifah Muhammad, disertai dengan ilustrasi menarik garapan Saiful Basor. Buku sejarah lahirnya Nabi Muhammad yang satu ini, sangat cocok dibaca atau dibacakan kepada anak-anak kita.
Sebab, mengisahkan sejarah nabi pada anak-anak merupakan hal yang sangat penting. Bahkan, tidak saja dengan maksud agar mengenalnya, namun supaya anak-anak juga dapat meneladani figur sang nabi.
Dengan mengenalkan ajaran-ajaran Islam melalui kisah nabi, diharapkan kepribadian anak-anak terbentuk matang, sehingga kelak siap menghadapi tantangan zaman dengan bijak dan tidak mudah goyah.
Melalui buku seri Aku Cinta Rasulullah SAW, Nabi Muhammad SAW Yatim Piatu ini, pembaca dapat mengetahui suasana saat Nabi Muhammad lahir, detik-detik meninggalnya Siti Aminah, serta kasih sayang orang-orang di sekeliling Nabi Muhammad.
Di hari kelahiran Nabi Muhammad, suasana rumah Siti Aminah begitu sejuk. Beberapa hari setelah sang nabi lahir, Siti Halimatus Sa'diyah yang berasal dari Bani Sa'ad datang ke rumah Siti Aminah menawarkan diri untuk menyusui Nabi Muhammad.
Dengan ditemani sang suami dan anaknya, Siti Halimah membawa Nabi Muhammad ke perkampungan Bani Sa'ad. Belum lama Siti Halimah mengasuh Nabi Muhammad, keajaiban pun datang. Keluarga Halimah yang mulanya miskin menjadi berkecukupan. Tanah di kampung Bani Sa'ad yang kering menjadi subur. Domba-domba peliharaan keluarga Halimah juga menjadi gemuk dan bersusu penuh.
Suatu hari, saat Nabi Muhammad berusia enam tahun, Siti Aminah mengajak putranya berziarah ke makam suaminya, Abdullah. Selain itu, ia juga berkunjung ke rumah saudara-saudaranya di Yastrib.
Setelah lama di Yastrib, Aminah kembali membawa Nabi Muhammad ke Mekah, namun sampai di tengah perjalanan Aminah jatuh sakit. Semakin lama kondisi Aminah tambah lemah, dan akhirnya ia wafat di daerah Abwa.
Ummu Aiman kemudian membawa Nabi melanjutkan perjalanan pulang ke Mekah. Lalu ia menyerahkan Nabi kepada kakeknya, Abdul Muthalib. Dua tahun dirawat Abdul Muthalib, sang kakek itu juga wafat.
Setelah Abdul Muthalib wafat, Nabi Muhammad menjadi bagian dari keluarga pamannya, Abu Thalib. Abu Thalib tak mengurangi kadar kasih sayang sebagaimana kasih sayang yang dicurahkan Abdul Muthalib kepada Nabi Muhammad. Sang paman tersebut juga menganggap Nabi sebagai putranya sendiri.
Lewat buku ini, kita jadi tahu bahwa kebersamaan Nabi Muhammad selama dua tahun dengan kakeknya, Abdul Muthalib, yang merupakan pemimpin Kota Mekah, menjadikan Nabi Muhammad banyak belajar berprilaku baik dan menjadi pemimpin yang baik.
Kemandirian dan kebiasaan Nabi Muhammad menghadapi masalah sejak kecil, menjadikan beliau tumbuh sebagai orang yang kuat menghadapi masalah-masalah besar setelah dewasa dan setelah menjadi Nabi.
Selamat membaca. Semoga bermanfaat.
Identitas Buku
Judul: Aku Cinta Rasulullah SAW (Nabi Muhammad SAW Yatim Piatu)
Penulis: Muzdalifah Muhammad
Penerbit: Zikrul Hakim (Anggota IKAPI)
Cetakan: I, Januari 2021
Tebal: 36 Halaman
ISBN: 978-602-342-297-5
Baca Juga
-
Doogee Fire 7 Pro vs Doogee Fire 7 Ultra: Mana yang Lebih Unggul?
-
Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Pintar 2026: Fitur Canggih Harga Terjangkau
-
Spesifikasi Honor X80i Bocor di TENAA: Baterai 7000mAh dan RAM hingga 16GB
-
4 Rekomendasi HP Snapdragon Murah Maret 2026: Performa Stabil Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Motorola Edge 70 Fusion Rilis: Bawa Chip Snapdragon 7s dan Kamera Sony 50MP
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Menikmati Hidup: Upaya Merenungi Kehidupan yang Penuh Warna
-
Ulasan Buku Jangan Pusingkan Omongan Orang: Kiat Hidup Tenang dan Bahagia
-
Ulasan Buku 'The Overstory'; Ketika Manusia Saling Berhubungan dengan Alam
-
Mempelajari Dunia Politikus Bersama Buku Sam Houston and the Alamo Avengers
-
Ulasan Buku The Yes Brain, Pendekatan Neurosains untuk Bentuk Karakter Anak
Ulasan
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
-
Mengungkap Kedok Maskapai Super Buruk di Novel Efek Jera Karya Tsugaeda
-
Kenakalan Miss Keriting, si Guru Matematika di Novel Selena Karya Tere Liye
-
Review Film Memoria: Tutorial Bingung Secara Estetik Bareng Tilda Swinton
-
Number One: Film Melankolis Lembut dengan Akhir yang Menenangkan Hati
Terkini
-
Sholat Ied atau Khutbah Dulu? Ini Hukum jika Tidak Mendengarkan Ceramah
-
Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
-
Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok
-
Mudik Jalur Sabar: Tutorial Gak Emosi Pas Macet Demi Sepiring Opor Ibu