Berburu Restu karya Dimas Abi berkisah tentang Dipa yang punya pernikahan impian yaitu cuma pengin nikah di KUA aja, gratis, 0 rupiah. Dia nggak mau ada resepsi dan tetek bengeknya karena alasan tertentu. Namun masalah datang karena keluarga Ajeng ternyata nggak setuju. Mereka maunya bikin resepsi besar-besaran. Hal apa yang akan dilakukan Dipa demi berburu restu untuk pujaan hatinya?
Berburu Restu karya Dimas Abi punya ide yang sangat mainstream. Jadi pas baca premisnya, saya langsung penasaran dengan cara eksekusi ceritanya. Ide seperti ini pasti sudah banyak di novel-novel lainnya.
Namun ternyata, gaya bahasa penulis asyik untuk diikutin, renyah, dan mengalir. Para tokohnya kocak banget. Selalu sukses bikin ngakak selama membaca.
Tokoh Dipa sebagai protagonis juga kelihatan hidup. Pembaca akan mudah mengenalinya. Terlebih saat ia berinteraksi sama Ajeng.
Begitu pula dengan Ajeng, karakter dia juga tak kalah kuat. Setelah membaca kisah mereka, pembaca akan paham mengapa Ajeng nempel banget sama Dipa dan mengapa mereka emang cocok. Ada momen-momen sederhana, tapi interaksi kedua tokoh ini bikin novel ini jadi berkesan. Perasaan Dipa ke Ajeng juga semakin terlihat dengan hadirnya adegan ini.
Sementara untuk plot dan konflik, pembaca mungkin sudah bisa menebak alurnya. Namun saya tetap bisa menikmatinya hingga selesai. Rasanya mudah masuk ke perjalanan Dipa dan Ajeng. Jadi walau idenya sederhana dan muda ditebak tapu tidak membosankan.
Lalu walau punya banyak adegan kocak, tapi novel ini juga punya momen yang menyentuh. Bahkan bisa bikin sedikit berkaca-kaca. Penyelesaiannya bagus. Rasanya lega karena si tokoh bisa menyampaikan "suara" mereka.
Selain itu, hal menarik lainnya adalah gombalan-gombalan Dipa dan salah satu adegan yang tak terpikirkan. Namun malah dimasukkan penulih ke dalam plotnya. Menurut saya, ini keren banget.
Secara keseluruhan, novel Berburu Restu ini seru banget. Karena kisahnya tak hanya menghibur dengan gombalan dan kisah komedinya, tapi novel ini juga punya banyak moral value.
Buat yang mau menikah dalam waktu dekat, cocok banget baca novel ini. Namun kalau kalian masih jomlo juga boleh banget menjadi bahan bacaan sebagai bekal di kemudian hari.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata
-
Juhoon Stoic Bukan Cerita Rakyat, Kini Rekomendasikan Buku Karya Seneca
-
Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!
-
Menelusuri Jejak Sejarah dan Kebudayaan Bondowoso dalam Sebuah Buku
-
Review 'dejavu' Olivia Rodrigo: Sindiran Telak Buat Mantan yang Minim Ide
Terkini
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang
-
MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara
-
The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi
-
Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan