Mr. Zoo: The Missing VIP adalah film Korea garapan sutradara sekaligus penulis naskah, Tae Yun Kim. Film ini dibintangi oleh sederet kenamaan, seperti Lee Sung Min, Kim Seo Hyeong, hingga Bae Jeong Nam.
Mr. Zoo: The Missing VIP bercerita tentang seorang pria (Lee Sung Min) yang sangat anti terhadap hewan. Namun, karena kebutuhan "panjat karir," ia pun memaksakan diri untuk berurusan dengan seekor panda, seekor anjing, juga sederet spesies hewan lain.
Hingga suatu hari secara ajaib, ia mendapatkan kekuatan yang memungkinkannya untuk berkomunikasi dengan semua jenis hewan. Sehingga ketika panda yang harus ia jaga hilang dicuri oleh sekelompok orang tak dikenal, ia bekerja sama dengan para hewan untuk menemukannya.
Ulasan Film Mr. Zoo: The Missing VIP
Bagi penikmat film serius yang realistis (tis-tis-tis) mundur dulu, ya! Soalnya, film ini rasanya kurang pas buat kamu yang gampang terganggu dengan tontonan "gak masuk akal." Tapi jika kamu butuh hiburan kecil-kecilan, film ini bakal nikmat disaksikan, apalagi kalau kamu gak menaruh ekspektasi yang berlebihan.
Yup, secara alur cerita, materi yang dibawakan oleh film ini sudah tak asing lagi, ya! Tentang manusia yang bisa berbicara dengan hewan, rasanya sudah biasa banget di industri perfilman. Tapi meski demikian, film ini masih oke banget buat disaksikan.
Apalagi ada sentuhan humor yang siap bikin kamu cengar-cengir, kegirangan. Menurut saya, kunci menikmati film ini, cukup dengan mengabaikan hal-hal yang gak masuk akal. Namun, kalau kamu tipe penonton yang apa-apa protes tentang ini-itu yang gak masuk akal, susah, sih! Soalnya, film ini isinya ya humor klasik tentang hal-hal konyol yang cenderung gak masuk akal.
Dari segi penokohan, rata-rata tokohnya kocak-kocak sih, malah beberapa di antaranya gak bisa dikategorikan normal. Tokoh utamanya sendiri digambarkan sebagai sosok pemarah yang jijik dan benci sama semua jenis hewan, dan seringkali ketiban sial. Ciamiknya nih, tampang pemerannya, Lee Sung Min emang kayak orang yang hobi gigit. Jadi, kalau soal penjiwaan dapet banget, sih!
Soal karakter lain, khususnya si panda, penampakan visualnya gak realistis, ya! Tapi dialog-dialognya cukup oke, dan mengundang tawa. Jadi kekurangan visualnya, bisa ditutupi. Ya, intinya meski gak spesial banget, film ini pas lah dijadikan hiburan di waktu santai.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Ulasan Film The Invisible Guest: Menjebak Pengusaha Kaya Mengakui Kejahatannya
-
Ulasan Film Never Let Go, Teror Supranatural di Balik Rerimbunan Hutan
-
Ulasan Film Woman of the Hour, Ketika Pembunuh Berantai Tampil di Acara TV
-
Ulasan Uprising, Film Kim Sang Man yang Singkap Nestapa Rakyat Korea pada Era Foedal
-
Ulasan Heung-boo: The Revolutionist, Film Jung Hae In yang Membawa Kecewa
Ulasan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
Terkini
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Another Word for Neighbor, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Sejak Dini
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi