Buku Seri Fabel Nusantara Papua: Ekidna Belajar Mandiri ini mengusung tema tentang mandiri dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup.
Melalui kisah Ekidna, binatang sejenis landak bersama anaknya ini, pembaca dapat mengambil pelajaran bahwa kemandirian bukan berarti harus melakukannya seorang diri, tetapi kita bisa mengatasi ketakutan dan kekhawatiran dengan berusaha optimis dan percaya diri, serta memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar.
Dikisahkan Ibu Ekidna senang sekali waktu ia bertelur. Dengan penuh kehati-hatian, ia meletakkan telur itu ke kantong perutnya. Sepuluh hari kemudian, telur itu menetas. Ibu Ekidna senang tak terbilang dengan kehadiran bayinya.
Di dalam kantong ibunya itulah, bayi Ekidna tampak lahap menyusu. Seiring berjalannya waktu, bayi Ekidna tumbuh menjadi Ekidna kecil. Ibu Ekidna terus melindungi anaknya.
Ekidna kecil juga sangat senang dan nyaman tinggal di dalam kantong ibunya. Bersama sang ibu, Ekidna kecil tidak khawatir lapar sebab ia bisa menyusu kepada ibunya kapan saja ia mau.
Namun, saat berjalan di hutan, Ibu Ekidna meletakkan Ekidna kecil di dalam sebuah lubang. Di sanalah ia memulai hidup mandiri dengan segenap keberanian.
Melalui petualangan dan pengalaman yang dilalui Ekidna, kita dapat pesan moral tentang pentingnya keberanian untuk menghadapi tantangan, belajar dari pengalaman, serta mengandalkan kemampuan diri sendiri.
Meskipun awalnya merasa takut dan ragu, Ekidna akhirnya menyadari bahwa dengan tekad dan usaha, ia dapat mengatasi segala rintangan.
Gaya penulisan Dian Kristiani tergolong sederhana dan mudah dipahami. Alurnya tidak terlalu rumit, namun tetap penuh makna.
Bahasa yang digunakan ramah anak, sehingga dapat dengan mudah menyentuh perasaan pembaca dari kalangan anak-anak dan mengajarkan nilai-nilai kehidupan melalui cerita yang ringan namun mendalam.
Buku ini sangat baik untuk mengajarkan anak-anak tentang kemandirian dan keberanian. Setiap petualangan Ekidna menyajikan pelajaran yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, dengan menghadirkan Ekidna sebagai tokoh utama, kita dapat mengenal satwa khas Papua serta budaya alamnya dengan cara yang menyenangkan.
Ilustrasinya juga menarik, sangat mendukung isi cerita, dan membuat pembaca tidak hanya menikmati cerita, namun juga kagum dengan keindahan alam Papua.
Buku ini menyampaikan pesan yang penting bagi anak-anak mengenai pentingnya belajar mandiri, berani menghadapi ketakutan, mencoba hal baru, dan percaya terhadap kemampuan diri. Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Seri Fabel Nusantara Papua, Ekidna Belajar Mandiri
Penulis: Dian Kristiani
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Cetakan: I, November 2023
Tebal: 32 Halaman
ISBN: 978-623-041-368-1
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mata Istri
-
Sastra, Mesir, dan Cinta yang Tak Kasatmata
-
4 HP dengan Kualitas Kamera Terbaik Setara Flagship 2026, Harga Mulai Rp 3 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP dengan Chipset Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Cocok untuk Gaming
-
Oppo Find X9 Ultra akan Rilis Maret 2026, Usung Kamera Utama Sony Lytia 901 Resolusi 200 MP
Artikel Terkait
-
Novel Jejak Balak: Alam Rusak, Roh Leluhur pun Marah
-
Ulasan Novel Buku-Buku Loak, Bernostalgia Melalui Sastra Lama
-
Bentala Stella: Bisnis Licik dan Sayuran Gemas 'Pengungkap' Perasaan
-
Ulasan Buku 'Kitab Kawin', Cerpen Pemenang Singapore Book Awards Tahun 2020
-
Ulasan Buku Sukses Meningkatkan Kualitas Diri, Panduan Praktis Meraih Impian
Ulasan
-
Ulasan Novel Metamorfosa Samsa: Kisah Pria yang Berubah Jadi Serangga
-
Luka Sejarah dalam Perempuan dan Anak-Anaknya
-
Novel Promise: Ternyata Jujur adalah Nama Tengah Cinta
-
Buku Tuhan, Maafkan Masa Laluku: Teguran Keras untuk Kita yang Lalai
-
Film We Bury the Dead: Duka di Tanah Penuh Zombie yang Mengerikan!
Terkini
-
Sinopsis 'Wind UP', Drakor Pendek Baru yang Dibintangi Jeno dan Jaemin NCT
-
Na Daehoon Bantah Tudingan Lakukan KDRT pada Jule: Tidak Pernah Sekalipun!
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
5 Body Wash Ekstrak Susu Kambing, Rawat Kulit Lembut & Bercahaya
-
Mencari Rumah yang Hilang