Buku Penjahit Kecil yang Cerdik merupakan cerita dari buku dongeng anak yang mengangkat tema kecerdikan. Isi cerita buku ini mengajarkan nilai-nilai bahwa keberanian dan kecerdikan bisa menjadi kekuatan tersendiri.
Cerita dimulai dari seorang penjahit kecil yang tinggal di sebuah desa kecil. Penjahit itu memiliki tubuh yang kecil dan tidak begitu kuat tetapi ia memiliki kecerdikan yang luar biasa. Penjahit kecil ini terkenal sebagai seseorang yang pekerja keras. Setiap hari pekerjaannya hanya terfokus untuk menjahit pakaian penduduk desa.
Suatu hari, ketika sedang bekerja, ia menemukan seekor lalat hinggap di mejanya. Dengan gerakan cepat, ia menepuk lalat itu dan tanpa sengaja berhasil membunuh tujuh ekor lalat sekaligus. Karena bangga dengan apa yang baru saja ia lakukan, si penjahit kecil itupun membuat sabuk bertuliskan, "Aku menaklukkan tujuh dalam satu pukulan!" Ia berharap tulisan ini akan menunjukkan keberaniannya kepada siapa pun yang membacanya.
Tanpa disangka-sangka karena tulisan itu, banyak orang di sekitarnya yang mengira bahwa penjahit kecil telah mengalahkan tujuh raksasa dalam satu kali serangan. Berita itupun kemudian langsung di dengar oleh Raja di istana.
Tanpa disangka-sangka sang Raja memanggil penjahit kecil itu ke istana, Raja langsung memberikan perintah kepada penjahit kecil itu untuk mengusir raksasa yang menakutkan. Dan dengan cepat penjahit kecil itu menerima perintah Raja. Dengan kecerdikannya, penjahit kecil berpikir tentang cara bagaimana mengalahkan raksasa tanpa mengandalkan kekuatan fisik.
Dalam perjalanan untuk menghadapi raksasa, si penjahit menemukan cara-cara licik untuk menakut-nakuti dan mengecoh raksasa agar menyerah. Ketika bertemu dengan raksasa pertama, ia menggunakan taktik psikologis dan berani menantang raksasa tersebut dalam kompetisi kekuatan. Dengan kecerdikannya, ia dapat membuat raksasa merasa terintimidasi hingga akhirnya raksasa itu melarikan diri dari kerajaan.
Karena Raja masih ragu dengan kemampuan penjahit kecil, Raja kemudian kembali memerintahkan penjahit kecil untuk menangkap babi hutan besar yang merusak ladang desa. Penjahit kembali menggunakan kecerdikannya dengan menjebak babi hutan itu hingga akhirnya bisa dibawa kembali ke kerajaan.
Ketenaran penjahit kecil pun semakin menyebar. Banyak orang di desa menganggapnya sebagai pahlawan yang mampu mengalahkan siapa pun.
Di akhir cerita penjahit kecil berhasil menjadi orang yang terpandang di desa. Raja bahkan memberikan penghargaan khusus dan semua orang memujanya karena keberhasilannya dalam melindungi desa.
Dari cerita buku ini kita bisa mendapatkan pesan moral bahwa keberanian dan kecerdikan bisa menjadi kekuatan tersendiri. Tidak perlu menjadi kuat secara fisik untuk mengatasi masalah, selama kita bisa berpikir jernih dan memanfaatkan peluang yang ada di sekitar kita, maka kita bisa mengatasi masalah yang ada.
Dengan pesan tersebut diharapkan bisa membentuk karakter anak-anak untuk bersikap berani dan cerdas dalam mengatasi masalah yang ada. Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Penjahit Kecil yang Cerdik
Penulis: Kyowon Bersaudara
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Cetakan: 16 Januari 2017
Tebal: 56 Halaman
ISBN: 978-602-39-4405-7
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan
-
Review Drama Cases Between Us, Memecahkan Kasus Kejahatan di Era Republik
-
Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health
-
Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea
-
Review Drama As You Stood By, Ketika Hukum Gagal Melindungi Korban KDRT
Artikel Terkait
Ulasan
-
Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini
-
Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan
-
A Love Other Than Yours: Takdir Cinta Penuh Rahasia di Antara Dua Pilihan
-
Review The Weight: Saat Misi Membawa Emas Jadi Taruhan Nyawa
-
Review Hanuman Ansh: Sebuah Sajian Biopic Spiritual India yang Menyentuh
Terkini
-
Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?
-
2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!
-
Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!
-
Ketika Nasihat Mindfulness Bertemu Realitas yang Tidak Setara
-
Di Balik Emas Leo/Daniel: Sampai Kapan Bulu Tangkis Menggendong Klasemen?