Hikmawan Firdaus | Akramunnisa Amir
Sampul Buku The Dignity of Writing (Goodreads)
Akramunnisa Amir

Saat meniti jalan yang panjang sebagai seorang penulis, Ki Ju Lee menyadari bahwa sebuah tulisan memiliki martabatnya masing-masing. Sesuatu yang menjadikan tulisan tersebut mampu meninggalkan makna yang mendalam di hati para pembacanya.

Selain bermakna, sebuah tulisan yang bermartabat adalah tulisan yang menyentuh dan sifatnya tak lekang oleh waktu. Hal tersebut ia paparkan dalam buku berjudul The Dignity of Writing : Makna Kehidupan Lewat Sebuah Tulisan.

Di dalam buku ini, penulis menguraikan hal-hal penting yang harus diketahui terkait membuat sebuah tulisan yang bermartabat. Misalnya bagaimana membuat kalimat pertama yang berkesan, mencari judul yang nendang, hingga memilih kalimat penutup yang mewakili isi buku keseluruhan.

Sebenarnya, beberapa pembahasan yang ada di dalam buku ini bisa dengan mudah ditemukan dalam buku panduan kepenulisan lainnya.

Namun, hal yang menjadikan buku ini menarik adalah kemampuan menulis untuk meramu seluruh pengetahuan dan konsep dasar tersebut menjadi sebuah pembicaraan yang menyentuh hati.

Sebagaimana judul dari buku ini, martabat tulisan yang dimaksud oleh penulis benar-benar mampu diaplikasikan dalam buku yang ia tulis sendiri.

Jadi, kita tidak sekedar diajarkan tentang bagaimana merangkai tulisan yang baik dan benar. Tapi Ki Ju Lee menunjukkan contoh langsung dari apa yang ia paparkan dalam buku ini.

The Dignity of Writing tidak hanya merangkul pengalaman menulis dari Ki Ju Lee, tapi ia seakan menceritakan sebuah perjalanan emosional yang mampu membawa pembaca tersentuh. Tentang bagaimana sebuah tulisan benar-benar mendatangkan makna yang mendalam bagi kehidupannya.

Beberapa kali ia mengangkat contoh-contoh pengalaman dari para penulis fenomenal dunia. Selain itu, Ke Ju Lee tak lupa menyertakan pengalaman pribadinya sendiri yang relevan dengan tiap topik.

Baru kali ini saya membaca buku yang membahas sebuah teori kepenulisan yang ilmiah tapi mengandung sentuhan personal dalam taraf yang seimbang.

Hal tersebut membuat buku ini tidak hanya menambah wawasan, tapi juga sangat nyaman untuk dibaca. "Makna kehidupan lewat tulisan" yang dicantumkan pada halaman sampul ternyata bukan sekedar jargon atau isapan jempol belaka.

Ke Ju Lee adalah jenis penulis yang walk the talk. Dia memang berhasil mempraktekkan apa yang ia ketahui lewat karyanya sendiri. The Dignity of Writing adalah sebuah buku panduan yang tampaknya harus dibaca bagi orang-orang yang tertarik dalam dunia kepenulisan.

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.