Novel "Home Sweet Loan" karya Almira Bastari mengisahkan perjalanan empat sahabat, yaitu Kaluna, Tanisha, Kamamiya, dan Danan, yang berjuang untuk mencapai impian mereka memiliki rumah idaman di tengah berbagai tantangan kehidupan. Cerita ini tidak hanya berfokus pada pencarian rumah, tetapi juga menggambarkan dinamika persahabatan, cinta, dan perjuangan menghadapi realitas kehidupan yang keras.
Kaluna adalah sosok yang ambisius dan pekerja keras. Dia memiliki impian untuk memiliki rumah sendiri sebagai simbol keberhasilan dan stabilitas. Sedangkan Tanisha, sahabatnya yang ceria yang sering kali menjadi sumber semangat bagi yang lain, meskipun dia juga menghadapi masalah keuangan yang serius.
Kamamiya adalah karakter yang lebih realistis dan pragmatis, selalu berusaha menyeimbangkan antara impian dan kenyataan. Dan Danan, di sisi lain, adalah sosok yang romantis dan penuh harapan, yang sering kali terjebak dalam hubungan cinta yang rumit.
Novel ini menggambarkan bagaimana keempat sahabat ini berjuang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Mereka bekerja di perusahaan yang sama, tetapi dengan nasib yang berbeda. Tantangan finansial menjadi tema sentral, di mana mereka harus mencari cara untuk mengatasi utang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hubungan antara karakter-karakter ini tidak selalu mulus, dengan berbagai konflik dan kesalahpahaman yang muncul. Namun, melalui setiap tantangan, mereka belajar tentang arti cinta sejati dan pentingnya komunikasi dalam hubungan. Cinta menjadi salah satu motivasi bagi mereka untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada impian.
Novel ini dipenuhi dengan momen-momen inspiratif yang menggugah semangat. Setiap karakter memiliki perjalanan pribadi yang unik, dan melalui pengalaman mereka, pembaca diajak untuk merenungkan arti dari keberanian, harapan, dan ketekunan.
Novel ini menyampaikan pesan moral yang kuat tentang keberanian untuk bermimpi dan berjuang untuk mencapainya. Meskipun hidup penuh dengan rintangan, dengan kerja keras dan dukungan dari orang-orang terkasih, impian bisa menjadi kenyataan. Pembaca diajak untuk tidak takut menghadapi kesulitan dan selalu percaya pada diri sendiri.
Secara keseluruhan, Home Sweet Loan adalah sebuah novel yang menghibur dan menginspirasi. Dengan kombinasi antara kisah cinta, persahabatan, dan perjuangan hidup, Almira Bastari berhasil menciptakan cerita yang relatable dan menyentuh hati. Novel ini tidak hanya mengajak pembaca untuk merenungkan arti dari rumah dan impian, tetapi juga tentang nilai dari hubungan yang kita bangun sepanjang perjalanan hidup.
Identitas Buku
Judul: Home Sweet Loan
Penulis: Almira Bastari
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit: 16 Februari 2022
Tebal: 312 Halaman
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Novel Her Own Hero, Perjuangan Perempuan Merebut Ruang Publik
-
Novel Relish: My Life in the Kitchen, Eksplorasi Kuliner yang Menyentuh Hati
-
Ulasan Novel Love Unwritten, Kisah Ibu Tunggal dan Miliarder yang Terluka
-
Ulasan Novel King of Sloth, Ketika Si Pemalas Jatuh Hati pada Sang Publisis
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel 'Ranah 3 Warna', Buah dari Kesabaran dalam Meraih Cita-cita
-
Duka di Balik Komedi, Ulasan Novel Capslok: Capster Anjlok
-
Ulasan Novel Persona: Kisah Remaja dalam Menghadapi Ekspektasi Sosial
-
Ulasan Buku High Value Woman: Menjadi Perempuan Berprinsip dan Percaya Diri
-
Aboe Bakar PKS Pertanyakan Keberadaan KPK, Novel Baswedan: Mengonfirmasi DPR Lah Otak Pelemahan KPK
Ulasan
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye
-
Membangun Kemandirian Emosional Lewat Buku Ternyata Bukan Kamu Rumahnya
-
Film Wildcat: Trope Klasik dalam Kemasan Modern yang Menegangkan!
-
Film Taneuh Kalaknat: Suguhkan Horor Found-Footage ala YouTuber
Terkini
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah yang Wajib Dibayarkan? Ini Waktu dan Niatnya