Korupsi di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Tindak pidana korupsi sudah meluas, baik dari kasus yang merugikan keuangan negara, maupun tingkat kualitas yang dilakukan semakin sistematis dan lingkupnya memasuki seluruh aspek.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis laporan bahwa pelaku korupsi di Indonesia berasal dari sejumlah profesi. Berdasarkan statistik KPK per 22 Januari 2024, total 1.681 tindak pidana korupsi yang telah ditangani KPK sejak tahun 2004.
Dari ribuan kasus itu, disebutkan beberapa profesi dan jabatan yang pernah terlibat kasus korupsi, antara lain anggota lembaga perwakilan rakyat, kepala lembaga atau kementerian, kepala pemerintahan daerah, dan lain-lain. Terdapat pula jajaran pejabat eselon atau jabatan struktural di kalangan pegawai negeri sipil (PNS), dan swasta.
Lewat buku Menguak Sejarah dan Budaya KKN di Indonesia ini, kita tahu bahwa ternyata korupsi ada dan sudah dipraktikkan sejak zaman VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie). Bahkan, korupsi menyebabkan kongsi dagang Belanda menjadi ambruk.
KKN ternyata sudah diperkenalkan pada masa VOC dan bahkan dipraktikkan di dalam kerajaan-kerajaan di Indonesia. Dengan demikian, muncul konsep bahwa jabatan umum di dalam satu negara adalah juga satu sumber penghasilan.
Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana, memperkaya diri sendiri, dan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.
Di Indonesia, Danang SB menyebutkan dalam buku ini, sejak tahun 1960 telah melakukan upaya pemberantasan korupsi dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1960 tentang Pengusutan, Penuntutan, dan Pemeriksaan Tindak Pidana Korupsi.
Kemudian pada tahun 1971, diterbitkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1971 tentang Tindak Pidana Korupsi, yang akhirnya pada tahun 1999 diganti lagi dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Di dalam buku ini juga disebutkan mengenai penyebab menjamurnya praktik korupsi di Indonesia. Salah satunya adalah rendahnya moralitas, sentralisme kekuasaan atau struktur pemerintahan yang memusatkan kekuasaan di tangan segelintir elit saja, dan ada pula yang dipengaruhi oleh faktor sosiologis. Kecenderungan korupsi yang menyebar di kalangan masyarakat umum tidak lepas dari bangunan kekuasaan yang dipraktikkan oleh masa sebelumnya.
Secara garis besar, buku ini terdiri dari empat bagian. Bagian pertama membahas tentang Budaya KKN di Indonesia. Bagian kedua mengenai Sejarah Terjadinya KKN di Indonesia. Bagian ketiga mengurai soal Budaya KKN Menghancurkan Indonesia. Dan bagian terakhir memaparkan terkait Sejarah Pemberantasan KKN di Indonesia.
Membaca buku ini, menurut saya sangat penting. Dengan membacanya, kita paham soal sejarah korupsi di Indonesia, mengenai penyebab terjadinya korupsi, serta cara memberantasnya.
Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Menguak Sejarah dan Budaya KKN di Indonesia
Penyusun: Danang SB
Penerbit: Loka Aksara
Cetakan: I, 2019
Tebal: 100 Halaman
ISBN: 978-602-8954-16-7
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
4 Rekomendasi HP dengan Baterai Jumbo dan RAM Besar, Aman Dibawa Mudik Lebaran 2026
-
Tecno Camon 50 Series Hadir Hari Ini di Indonesia, Dibekali Sensor Sony LYTIA 700C
-
5 Rekomendasi HP dengan Chipset Snapdragon 2026, Performa Kencang Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Spek iPhone 18 Pro Max Bocor, Bawa Chipset A20 Pro dan Baterai 5.200 mAh
-
Simak! Inilah 5 HP Xiaomi Terbaik 2026 dengan Spek Dewa dan Harga Merakyat
Artikel Terkait
Ulasan
-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat: Mengapa Terlalu Berusaha Justru Menjauhkan Bahagia?
-
Nostalgia Ramadan: Keabadian Lagu 'Cinta Rasul' Sulis dan Haddad Alwi
-
Review Buku Puasa Para Nabi: Mengurai Hikmah Bulan Ramadan
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Penghakiman Sosial dalam Cerpen Malam Terakhir Karya Leila S. Chudori
Terkini
-
Pertemuan di Masjid Kota
-
Di Balik Nasi Sisa Sahur: Refleksi Emak-Emak tentang Ramadan dan Kesederhanaan
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh
-
Tayang 28 Maret Nanti, Intip Sinopsis Anime Agents of the Four Seasons
-
Taecyeon 2PM Dikabarkan Akan Menikah Bulan April, Agensi Beri Tanggapan