"One Last Play" adalah sebuah novel romantis kontemporer karya Annah Conwell yang berhasil menyajikan kisah cinta yang manis dan menggemaskan. Annah berhasil membawa pembaca dalam perjalanan emosional yang penuh dengan suka cita, harapan, dan tentu saja, romansa.
Kisah ini berpusat pada Sebastian, seorang pelatih sepak bola yang telah menghabiskan dua belas tahun hidupnya untuk merawat keponakannya Maddie, yang ia adopsi setelah saudara perempuannya meninggal. Memiliki seorang putri, membuat Sebastian pilih-pilih dalam memilih pasangan. Belum lagi menghadapi tekanan menjadi pelatih sepak bola perguruan tinggi.
Namun pada akhirnya Sebastian jatuh cinta pada MJ, guru seni dari sekolah anaknya. Perbedaan usia dan latar belakang yang berbeda membuat hubungan mereka dipenuhi tantangan. Namun, ketulusan Sebastian dan semangat juang MJ berhasil mengatasi semua rintangan.
Salah satu kekuatan utama novel ini adalah karakter-karakternya yang sangat menarik. Sebastian digambarkan sebagai sosok pria yang tegas, bertanggung jawab, namun juga memiliki sisi lembut yang menawan. MJ, di sisi lain, adalah wanita yang cerdas, mandiri, dan penuh semangat. Chemistry antara keduanya terasa sangat nyata dan membuat pembaca ikut terbawa dalam perasaan mereka.
Hubungan antara Sebastian dan MJ tidak hanya diwarnai oleh romansa, tetapi juga oleh dinamika keluarga yang hangat. Kehadiran Maddie, anak perempuan Sebastian, memberikan sentuhan manis pada cerita ini. Interaksi antara ketiga karakter ini berhasil menciptakan suasana keluarga yang harmonis dan penuh cinta.
Selain kisah cinta, novel ini juga menyoroti pentingnya persahabatan dan dukungan dari orang-orang terdekat. Persahabatan antara Sebastian dan teman-temannya memberikan warna tersendiri dalam cerita. Mereka selalu ada untuk mendukung dan memberikan semangat kepada Sebastian dalam mengejar cintanya.
Salah satu hal yang menarik dari novel ini adalah penggambaran dunia olahraga, khususnya sepak bola. Penulis berhasil menggambarkan atmosfer pertandingan sepak bola dengan sangat hidup sehingga pembaca seolah-olah ikut merasakan euforia dan tekanan yang dialami oleh Sebastian.
"One Last Play" adalah sebuah novel romantis yang ringan dan menghibur. Novel ini cocok bagi yang ingin membaca cerita cinta yang manis dengan sentuhan humor. Jika kamu menyukai cerita tentang olahraga, keluarga, dan persahabatan, maka novel ini wajib untuk di baca.
Identitas Buku
Judul: One Last Play
Penulis: Annah Conwell
Penerbit: Kindle Edition
Tanggal Terbit: 25 Mei 2023
Tebal: 271 Halaman
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Novel Strange Buildings, Menguak Dosa di Balik Dinding-dinding Rumah
-
Novel Bayang Sofea: Antara Pertaruhan Nyawa dan Ambisi
-
Novel Kado Terbaik, Kisah Tiga Bersaudara dalam Melewati Kerasnya Kehidupan
-
Novel The Barn Identity: Misteri Kerangka Manusia di Dalam Lumbung
-
Ulasan Novel Beauty Case, Membedah Obsesi Standar Kecantikan bagi Perempuan
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel Agensi Rumah Tangga: Drama, Cicilan, dan Solusi Unik Katia
-
Ulasan Novel Expiration Dates: Ketika Cinta Dikendalikan oleh Takdir
-
Ulasan Novel The Nice Guy: Romansa Manis Antara Dua Dokter Hewan
-
Novel 'Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam': Suara di Balik Tradisi
-
Ulasan Novel Sisi Tergelap Surga: Jakarta dan Perspektif yang Tak Terlihat
Ulasan
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Kalau Jelek Gak Boleh Marah? Maaf Sal Priadi, Saya Tidak Setuju
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
Terkini
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah