"Escape of Shark" (2021) adalah film bergenre thriller yang menggabungkan unsur horor dan bencana alam. Film ini menyajikan kisah menegangkan tentang sekelompok orang yang terjebak di sebuah resor saat terjadi tsunami dan tiba-tiba mendapati serangan hiu.
Secara garis besar, plot film ini cukup mudah diikuti. Mengisahkan tentang sebuah liburan yang berubah menjadi mimpi buruk. Cerita diawali dengan suasana pesta pantai yang meriah di sebuah resor mewah. Tamu-tamu hotel sedang bersenang-senang menikmati keindahan pantai dan fasilitas yang disediakan.
Namun, kebahagiaan itu seketika sirna ketika tanpa peringatan, sebuah tsunami dahsyat menerjang resor. Gelombang besar menghantam bangunan-bangunan, menyapu bersih segala yang ada di hadapannya. Para tamu hotel yang sedang bersantai di pantai dan di dalam bangunan pun terjebak dalam kepanikan.
Ketika air mulai surut, para korban selamat berkumpul di lantai atas bangunan yang masih kokoh. Mereka berusaha untuk bertahan hidup dan mencari cara untuk keluar dari situasi yang mengerikan ini. Namun, mereka belum menyadari bahwa bahaya yang lebih besar masih mengintai.
Sebuah hiu besar yang terbawa oleh gelombang tsunami berhasil masuk ke dalam bangunan resor. Hiu tersebut terjebak di dalam bangunan yang terendam air dan mulai menyerang para korban selamat. Dengan insting bertahan hidup yang tinggi, para korban berusaha melarikan diri dari kejaran hiu tersebut.
Salah satu kekuatan utama film ini adalah efek visualnya yang cukup meyakinkan, terutama dalam menggambarkan adegan tsunami dan serangan hiu. Efek CGI yang digunakan untuk menciptakan hiu-hiu raksasa terlihat cukup realistis dan berhasil menciptakan atmosfer mencekam. Adegan-adegan aksi yang melibatkan para karakter yang berusaha melarikan diri dari kejaran hiu juga cukup menegangkan.
Namun, di balik efek visual yang menarik, "Escape of Shark" memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah karakter-karakter yang terkesan datar dan kurang pengembangan. Para karakter dalam film ini lebih berfungsi sebagai alat untuk mendorong plot ke depan daripada sebagai individu yang memiliki kedalaman psikologis.
"Escape of Shark" adalah film yang cocok untuk ditonton sebagai hiburan ringan. Film ini menawarkan tontonan yang menegangkan dengan efek visual yang cukup memuaskan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ulasan Dating in the Kitchen, Drama Kuliner yang Dibintangi Zhao Lusi
-
Ulasan Drama Pro Bono, Perjalanan Jung Kyung-ho Melawan Ketidakadilan
-
Ulasan Drama Unnatural Fire, Tiga Detektif Kebakaran Penyingkap Tabir Kelam
-
Novel The Infinite Quest, Rahasia Mengerikan di Balik Eksperimen Ilegal
-
Drama Code Blue, Perjuangan Dokter Muda dalam Menyelamatkan Nyawa
Artikel Terkait
-
4 Film India Dibintangi Manoj Bajpayee yang Tayang 2024, Ada Despatch
-
AI dan Manusia: Kerja Sama Harmonis atau Perebutan Kendali?
-
Baru Tayang Tahun Depan, Film Lagu Cinta Untuk Mama Gelar Special Screening di Hari Ibu
-
Ulasan Film The Night Agent, Ceritakan Agen FBI yang Dijebak Gedung Putih
-
Siap Nangis Berjamaah, Film '2nd Miracle in Cell No. 7' Tayang Desember Ini!
Ulasan
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia