"Narasi 2021" adalah novel karya Tenderlova yang merupakan lanjutan dari "Tulisan Sastra". Novel ini mengisahkan kehidupan keluarga Suyadi setelah kehilangan salah satu anggota mereka, Sastra. Fokus utama cerita adalah pada Adinata, anak keempat yang terlihat cuek namun paling terluka atas kepergian abangnya.
Adinata, atau Mas Nana, berusaha mengatasi duka dengan tetap menghidupkan suasana di rumah. Selain itu, novel ini juga menceritakan kehidupan Tama, Eros, dan Jovan dalam menjalani kisah cinta mereka, serta pilihan antara menjadi tempat bernaung bagi adik-adiknya atau mulai merancang masa depan. Cerita Cetta dan Jaya yang mulai beranjak remaja namun masih memeluk erat luka mereka juga diulas dengan mendalam.
Tenderlova berhasil menggambarkan kompleksitas emosi setiap karakter dengan detail, membuat pembaca merasakan kedalaman perasaan mereka. Proses Adinata dalam merelakan dan mengikhlaskan kepergian abangnya menjadi inti dari novel ini, memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana menghadapi kehilangan.
Selain itu, hubungan Adinata dengan Gayatri yang terhalang restu ibunda Gayatri menambah lapisan konflik yang menarik. Lestari yang merelakan cintanya pada Adinata dan kembali sebagai teman menunjukkan bagaimana ikhlas melepas sesuatu yang memang sulit untuk dipaksakan.
Gaya penulisan Tenderlova yang puitis dan mendalam membuat setiap halaman novel ini sarat dengan emosi. Deskripsi yang detail dan dialog yang realistis menambah kekuatan cerita, membuat pembaca seolah-olah menjadi bagian dari keluarga Suyadi.
Tema keluarga yang kuat dalam novel ini mengajarkan pentingnya dukungan dan kebersamaan dalam menghadapi cobaan hidup. Setiap anggota keluarga Suyadi memiliki peran dan perjuangan masing-masing, namun mereka tetap saling mendukung satu sama lain.
Selain itu, novel ini juga menyoroti bagaimana setiap individu menghadapi rasa kehilangan dengan cara yang berbeda. Proses penyembuhan yang tidak mudah dan membutuhkan waktu, hal ini digambarkan dengan begitu realistis, memberikan pemahaman mendalam tentang makna ikhlas dan merelakan.
"Narasi 2021" juga menyentuh isu-isu sosial seperti toxic parent, proses pencarian jati diri, dan stereotip dalam mencari pendamping hidup. Hal ini menambah kedalaman cerita dan relevansi dengan kehidupan nyata, membuat pembaca merenungkan nilai-nilai yang disampaikan.
Secara keseluruhan, "Narasi 2021" adalah novel yang kaya akan emosi dan pelajaran hidup. Tenderlova berhasil menyajikan cerita yang menyentuh hati dengan karakter yang mendalam dan konflik yang realistis. Bagi pembaca yang mencari bacaan yang menggugah perasaan dan pemikiran, novel ini sangat direkomendasikan.
Identitas Buku
Judul: Narasi 2021
Penulis: Tenderlova
Penerbit: LovRinz Publishing
Tanggal Terbit: 3 Januari 2022
Tebal: 305 Halaman
Baca Juga
-
Novel Paya Nie, Perlawanan Perempuan Aceh terhadap Penindasan Patriarki
-
Novel The Lost Apothecary, Misteri Toko Obat Tersembunyi di London
-
Novel Saman: Pendobrakan Tabu Sosial di Tengah Politik Indonesia
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
-
Novel Pukul Setengah Lima, Mencari Pintu Keluar dari Realitas Kehidupan
Artikel Terkait
-
Review Novel 'Three Sisters', Drama Keluarga dan Refleksi Hidup yang Relate
-
Teroris dalam Sudut Pandang Ilmu Penyakit Saraf (Neurologi)
-
Kabar Gembira, Film Baru Lee Seung Gi 'About Family' Tayang di Indonesia!
-
Ulasan Film Ditto, Kisah Cinta Remaja di Tahun Berbeda
-
Ulasan Film 2nd Miracle in Cell No 7, Kisah Kartika Sepeninggal Ayah Tiada
Ulasan
-
Film Human Resource: Kritik Tajam terhadap Kapitalisme Asia
-
Orang-Orang Oetimu: Satir Kelam dan Gugatan Kemanusiaan dari Tanah Timor
-
Upaya Mencari Arah Kehidupan Lewat Buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?
-
Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan, Tragedi Sebuah Kecantikan
-
4 Rekomendasi Tempat Dinner Romantis untuk Valentine di Kota Batu
Terkini
-
Biar Makin Stunning di Momen Imlek, Ini 5 Lipstik Merah yang Layak Dicoba
-
Pulau Lengkuas Belitung Surga Tropis Dengan Mercusuar Bersejarah
-
Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?
-
Mengapa Kenaikan Upah Tak Selalu Berarti Kesejahteraan?
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!