"Love, Mom" adalah novel bergenre thriller psikologis yang menyajikan eksplorasi mendalam tentang trauma keluarga, misteri yang tersembunyi selama bertahun-tahun, serta pencarian identitas diri yang menyakitkan. Karya ini menyoroti sisi gelap ikatan ibu dan anak, serta bagaimana masa lalu yang tak terselesaikan bisa menghantui kehidupan di masa depan. Iliana Xander menghadirkan narasi penuh teka-teki yang akan menggugah rasa penasaran pembaca sejak halaman pertama.
Tokoh utama dalam novel ini adalah Mackenzie Casper, seorang mahasiswa muda yang tampaknya menjalani kehidupan seperti orang pada umumnya. Namun, segalanya berubah drastis saat ibunya, seorang penulis terkenal genre thriller, tiba-tiba meninggal dalam kecelakaan yang mencurigakan.
Setelah kematiannya, Mackenzie menerima surat dari sang ibu yang berisi potongan jurnal pribadi dan petunjuk yang mengarah pada rahasia besar yang telah dikubur selama bertahun-tahun. Dari sinilah cerita berkembang. Pembaca diajak mengikuti perjalanan Mackenzie menelusuri teka-teki yang ditinggalkan ibunya, teka-teki yang perlahan membongkar lapisan demi lapisan kenyataan mengejutkan tentang siapa dirinya sebenarnya, dan apa yang telah terjadi dalam keluarganya.
Karakterisasi dalam novel ini menjadi salah satu kekuatannya. Mackenzie adalah protagonis yang kompleks, ia kuat namun rapuh, logis namun dibayang-bayangi emosi. Konflik internalnya tergambar kuat, khususnya ketika ia mulai meragukan kebenaran yang selama ini ia percayai tentang keluarganya.
Ibu Mackenzie juga menjadi karakter yang menarik, meski diceritakan pasif lewat catatan dan surat. Sosoknya misterius, manipulatif, sekaligus menyimpan kasih sayang dengan cara yang tidak biasa. Melalui surat-surat dan jurnal yang ditinggalkan, pembaca melihat bagaimana sang ibu mencoba menebus masa lalu yang kelam.
Iliana Xander mengeksplorasi tema besar seperti trauma masa kecil, pengkhianatan dalam keluarga, dan konsekuensi dari rahasia yang tak pernah terungkap. Cerita ini penuh ketegangan emosional dan psikologis, dengan atmosfer yang mendebarkan dan membuat pembaca terus bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu keluarga Casper.
Salah satu tema menarik adalah relasi ibu dan anak yang tidak selalu hangat, tapi juga bisa menyakitkan dan penuh luka. Xander menunjukkan bagaimana cinta dan kontrol bisa saling berbaur dalam hubungan orang tua-anak, menciptakan dinamika yang rumit dan bahkan berbahaya.
Novel ini ditulis dengan pacing cepat. Setiap bab membawa kejutan baru, dan banyak di antaranya diakhiri dengan cliffhanger yang menggoda pembaca untuk terus membaca. Gaya bahasa Iliana Xander lugas namun tetap mampu menggambarkan kondisi batin tokoh dengan detail. Terdapat pula beberapa momen simbolis yang memperkuat atmosfer cerita, terutama saat Mackenzie menghadapi kilas balik dari masa kecilnya.
Namun, beberapa pembaca menyebut bahwa gaya penulisan Xander masih terasa mentah di beberapa bagian. Beberapa adegan terkesan dipaksakan atau terlalu dramatis, meskipun ini bisa juga dianggap sebagai bagian dari gaya thriller psikologis yang memang cenderung intens dan emosional.
Banyak pembaca yang memuji kejutan plot dan pendekatan psikologis yang menarik, meskipun ada pula yang merasa ceritanya kurang realistis dan gaya tulisannya belum matang sepenuhnya. Beberapa merasa bahwa konflik batin Mackenzie digambarkan terlalu berlebihan, sementara lainnya menikmati ketegangan yang konsisten sepanjang buku.
"Love, Mom" adalah novel yang cocok bagi pembaca yang menyukai cerita misteri keluarga dengan nuansa psikologis mendalam. Walau tidak sempurna dari segi teknis, kisah ini tetap memikat karena atmosfer yang mencekam, karakter yang emosional, dan alur cerita yang penuh rahasia. Iliana Xander berhasil menampilkan bahwa terkadang, yang paling kita cintai bisa menyimpan kebenaran paling menyakitkan.
Identitas Buku
Judul: Love, Mom
Penulis: Iliana Xander
Penerbit: Kindle Edition
Tanggal Terbit: 10 Oktober 2024
Tebal: 384 Halaman
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Ulasan Novel Harga Teman: Ketika Hasil Kerja Tidak di Hargai oleh Klien
-
Ulasan Film No More Bets: Jerat Penipuan Online dan Perdagangan Manusia
-
Ulasan Novel White is for Witching: Kisah Rumah Warisan yang Penuh Rahasia
-
Review Film In the Lost Lands: Perjalanan Gelap Sang Penyihir dan Pemburu
-
Film Home Sweet Home: Rebirth, Benturan Antara Dunia Nyata dan Supranatural
Artikel Terkait
-
Kisah Manis Keluarga di Novel 'Rahasia Keluarga dan Cerita-Cerita Lainnya'
-
Ulasan Novel 1984: Distopia yang Semakin Relevan di Dunia Modern
-
Ulasan Novel Harga Teman: Ketika Hasil Kerja Tidak di Hargai oleh Klien
-
Hidup dalam Empati, Gaya Hidup Reflektif dari Azimah: Derita Gadis Aleppo
-
KH. Hasyim Asy'ari: Tak Banyak Tercatat, Tapi Abadi di Hati Umat
Ulasan
-
Review Film Drop: Dinner Romantis Berujung Teror Notifikasi Maut
-
Pengepungan di Bukit Duri: Potret Luka Sosial di Balik Layar Sinema
-
Review Anime Bofuri, Main Game VRMMORPG yang Jauh dari Kata Serius
-
Baper, Film Jepang 'The Blue Skies at Your Feet': Cinta, Waktu dan Air Mata
-
Kisah Manis Keluarga di Novel 'Rahasia Keluarga dan Cerita-Cerita Lainnya'
Terkini
-
Erick Thohir Bicara Kans Timnas Indonesia Kalahkan Jepang, Apakah Mungkin?
-
Jennifer Lopez dan Robert Zemeckis Berkolaborasi dalam Film Netflix Terbaru
-
Kartini dan Gagasan tentang Perjuangan Emansipasi Perempuan
-
Jelang Laga Kontra Cina, PSSI Sebut Tak Ada Pemain Naturalisasi Baru
-
Nilai Tukar Rupiah Anjlok, Laba Menyusut: Suara Hati Pengusaha Indonesia