Apa yang terjadi jika cinta yang seharusnya terasa nikmat dan nyaman, berubah jadi jerat yang mengikat sekaligus menyeramkan? Nah, film Together, hasil debut panjang dari Sutradara Michael Shanks adalah jawabannya.
Di bawah naungan rumah produksi Neon, film ini mempertemukan pasangan nyata lho, Aktor Dave Franco dan Aktris Alison Brie, dalam kisah horor tentang hubungan yang tampaknya biasa, tapi perlahan-lahan berubah jadi mimpi buruk penuh lendir dan luka.
Wah, bakal sepanas dan seseram apa sih? Yuk, lanjut kepoin bareng!
Sinopsis Film Together
Ditayangkan perdana di Sundance Film Festival, tepatnya pada 26 Januari 2025 (Midnight Section), yang kemudian diperluas dengan rilis bioskop pada 30 Juli 2025.
Nah, kisahnya tentang Tim (Dave Franco) dan Millie (Alison Brie) merupakan pasangan yang sudah lama bersama. Namun, setelah sekian lamanya menjalani manis dan pahitnya hidup, kini mereka berada di titik jenuh.
Mencoba menyelamatkan cinta yang perlahan memudar, mereka pun pindah dari kota ke pedesaan setelah Millie mendapatkan pekerjaan sebagai guru. Tim, yang notabene musisi, tapi belum juga menemukan panggungnya, ikut serta dengan harapan hidup baru akan membangkitkan sesuatu yang telah lama padam.
Namun, begitu tiba di rumah baru mereka, kehidupan mulai berubah aneh. Keanehan macam apa?
Dimulai dari benda mencurigakan di plafon, lalu insiden yang membuat mereka jatuh ke dalam sebuah gua misterius saat mendaki. Di dalam gua, mereka terkontaminasi air kolam misterius.
Di situlah semuanya berubah. Tubuh Tim mulai mengalami kejang aneh, dorongan seksual mereka meningkat secara nggak wajar, dan secara bertahap mereka jadi ‘menyat’.
Menyatu dalam hal ini bukan secara metaforis, lho, tapi secara fisik. Ih, seram banget!
Review Film Together
Nonton Film Together tuh bikin diriku teringat dua film. Aku merasa ini seperti perpaduan antara Film The Thing dengan Film Blue Valentine, tapi versi badan nempel dan tulang patah-patah. Bikin ngilu deh!
Michael Shanks yang juga menulis skenario ini, berhasil banget menyuguhkan plot dengan ritme yang cermat. Aku suka melihat perubahan dalam hubungan Tim dan Millie yang dibangun perlahan, lalu meledak dalam rentetan adegan body-horror yang memuaskan secara visual sekaligus emosional.
Dave Franco dan Alison Brie yang memang pasangan di dunia nyata, sangat berhasil membangun chemistry dengan begitu hidup dan tentunya sangat menakutkan.
Ketika tubuh mereka mulai mengalami perubahan yang nggak bisa dijelaskan, aku tuh dibuat terpaku dan bertanya-tanya sampai ingin terus mengikuti perjalanan dan kengeriannya. Adegan seks di toilet yang berakhir dengan kepanikan jadi salah satu adegan paling mendebarkan yang pernah aku tonton tahun ini. Iya, horor dalam film ini bukan hanya soal makhluk atau pembunuh, tapi tentang hubungan yang terlalu erat sampai nggak ada ruang untuk bernapas atau melarikan diri.
Betewe, selain dua bintang utama, aku lumayan suka akting Damon Herriman yang tampil menonjol sebagai Jamie, rekan kerja Millie yang baik hati tapi terlalu sering muncul di saat-saat yang salah. Pokoknya, kehadirannya membawa nuansa ambigu. Apakah dia hanya orang baik, atau bagian dari sesuatu yang lebih menyeramkan? Tonton sendiri deh, karena sudah terlalu banyak spoiler yang kubagikan.
Sementara itu, sinematografi di rumah tua dan gua bawah tanah, jelas banget berhasil menciptakan atmosfer dari claustrophobic-nya lho.
Bahkan, yang paling kusuka adalah bagaimana Sutradara Michael Shanks memadukan efek praktis dengan simbolisme hubungan mereka. Ya, film ini seolah-olah menyoroti rasa takut kita (penonton) pada komitmen jangka panjang. Misalnya, apakah kita masih orang yang sama setelah bertahun-tahun bersama? Atau kita sudah berubah menjadi sesuatu yang bahkan nggak bisa dikenali?
Bagiku, ‘Together’ bukan film horor biasa. Ini jelas drama hubungan yang dibungkus dalam tubuh, dan dibumbui dengan ironi beserta dark-comedy yang ttajam. Adapun rating pribadi, yakni 3,9/5.
Baca Juga
-
Saat Algoritma Lebih Berkuasa, The Devil Wears Prada 2 Terasa Lebih Relevan
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Mengulik Didikan Keras yang Mencetak Mega Bintang, Film Michael
-
Bukan Lagi Dilan yang Kita Kenal: Mengapa 'Dilan ITB 1997' Lebih Sunyi dan Penuh Luka?
-
Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell
Artikel Terkait
Ulasan
-
Setelah Menonton MV Sal Priadi, Saya Sadar Doa Tak Selamanya Soal Meminta
-
Ulasan Film Roommates: Komedi Segar tentang Dua Sahabat yang Tak Akur
-
Kesan Buya Hamka Berkunjung di Irak lewat Buku Di Tepi Sungai Dajlah
-
Mencari Lorentz, Semeru, dan Monas: Ekspedisi Bola Epik dalam Novel Sebelas
-
Misteri Ringan dan Hangat: Catatan dari Toko Barang Bekas yang Mencurigakan
Terkini
-
Berhitung Bea Masuk Sekolah, Dilema Kaum Menengah Jelang Tahun Ajaran Baru
-
Cari Tablet untuk Anak? Honor Pad X8b Bisa Atur Screen Time & Tahan Banting
-
Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik
-
Mulai Rp 1 Juta, Intip Harga Tiket Fan-con Jaehyun NCT 'Mono' di Jakarta
-
Minimalisme 2.0: Cara Cerdas 'Melawan' Inflasi Tanpa Harus Hidup Sempit