Sembilan tahun kerja, nggak pernah absen, hafal semua jadwal, bahkan tahu kapan si bos lapar sebelum dia ngomong. Semua itu dilakukan demi profesionalisme. Namun, begitu mau resign biar bisa hidup bebas dan bahagia, eh … surat pengunduran diri malah ditolak sama bos sendiri. Duh!
Yup, itulah yang terjadi dalam Film What’s Up With Secretary Kim, versi Indonesia dari drakor ‘What’s Wrong With Secretary Kim’, yang dulu jadi fenomena global.
Film ini bukan sebatas remake, tapi adaptasi yang disesuaikan dengan rasa lokal, lebih ngenes, lebih lucu, dan lebih ngena di hati orang Indonesia yang sering terlalu loyal sama kerjaan (dan kadang sama perasaan).
Gimana Rasanya Drakor Diejawantahkan Jadi Rasa Lokal? Kulik Bareng Yuk!
Kalau di versi Korea kita kenal Park Seo-joon dan Park Min-young sebagai pasangan yang penuh chemistry, edisi kali ini ditangani Rako Prijanto yang duduk di kursi sutradara untuk menghidupkan kisahnya dalam suasana yang lebih dekat dengan realita kantor di Indonesia.
Rako, yang sebelumnya sukses bikin kita senyum getir lewat Film Teman Tapi Menikah, jelas punya kemampuan membaca dinamika cinta yang manis tapi nggak lebay dan lucu tapi tetap emosional.
Di tangan Rako, ‘What’s Up With Secretary Kim’ pastinya bakal lebih relatable. Bayangkan deh suasana kantor dengan atasan yang perfeksionis, staf yang gosipnya jalan tiap jam makan siang, dan si sekretaris yang harus jaga muka meski hatinya sudah remuk karena nggak pernah dihargai sepenuhnya.
Peran utama versi Indonesia dimainkan Mawar Eva De Jongh, aktris muda berbakat yang belakangan makin sering muncul di drama romantis dan film-film berkarakter. Mawar tampak cocok banget buat menggambarkan sosok sekretaris yang sudah terlalu lama menanggung beban kerja dan emosi.
Lawan main Mawar Event De Jongh adalah Adipati Dolken, yang memerankan sosok bos perfeksionis, narsis, tapi ada trauma masa lalu yang membuatnya sulit membuka diri. Karakternya menuntut kharisma sekaligus kepekaan emosional lho.
Dalam banyak adegan, karakter sang bos bukan cuma sebatas cowok kaya yang sok cool, tapi juga gambaran dari banyak laki-laki ambisius yang merasa kehilangan arah begitu ditinggal orang yang selama ini jadi sandaran diam-diam.
Jujur saja, semua itu formula paling ngena buat penonton Indonesia.
Banyak Deretan Cast yang Bikin Lebih Hidup Lho, Kulik Bareng Lagi Yuk!
Selain duo utama, film ini juga didukung nama-nama populer dan wajah-wajah segar. Di antaranya: Dimas Beck, Agnes Naomi, Tubagus Ali, Galabby Thahira, Willem Bevers, Elmayana Sabrenia, Sapto Soetardjo, dan Graciella Abigail.
Mereka tuh bukan semata-mata figuran pemanis, tapi penggerak dinamika cerita, misalnya menghidupkan suasana kantor yang penuh gosip, intrik kecil, atau bahkan humor khas anak kerja. Dari sahabat sekantor yang julid tapi perhatian, sampai rekan kerja yang suka oversharing urusan pribadi di jam lembur, semuanya bikin suasana drama ini terasa Indonesia banget deh.
Nggak Sabar Mau Nonton?
Film What’s Up With Secretary Kim menunjukkan keseriusannya dengan menggandeng Vidio, platform streaming yang menghadirkan konten original berkualitas nih.
‘What’s Up With Secretary Kim’ akan tayang mulai 8 November 2025 eksklusif di Vidio.
Fans drakor sudah mulai heboh di media sosial sejak poster resminya dirilis. Banyak yang penasaran gimana Rako dan tim bakal menyesuaikan detail khas Korea ke setting lokal tanpa kehilangan pesonanya. Dan dari bocoran trailernya, chemistry antara Mawar dan Adipati kelihatan natural banget.
Jadi siapkan hati, Sobat Yoursay! Siapa tahu, kamu bakal ikut nangis (dan mungkin ngetik surat resign juga, biar ditolak). Ups!
Baca Juga
-
Obsesi Viral: Bagaimana Film Baru Warkop DKI Menyentil Fenomena 'Haus Validasi' di Medsos?
-
Bagaimana Backrooms dari Foto Anonim Jadi Fenomena Horor Psikologis Dunia?
-
Dibalik Estetika yang Memanjakan Mata, Another World Mengajarkan Cara Berdamai dengan Masa Lalu
-
Film Colony dan Kaitannya dengan Sains yang Hilang Nurani dan Moralitas
-
Film Ghost in the Cell Kini Tayang di 148 Negara, Masa Kamu Nggak Mau Tahu?
Artikel Terkait
-
Ambisi Besar Warner Bros: Film Minecraft Didorong Menangkan Piala Oscar!
-
Bukan Cuma Hantu, Film Shutter Angkat Isu Pelecehan Seksual di Kampus
-
Ananta Rispo Tampil Sendiri di Film Ketok Mejik, Ungkap Alasan Hindari Proyek Bertiga dengan GJLS
-
Momen Paling Horor Luna Maya Saat Syuting Suzzanna, Bukan Perkara Lawan Setan!
-
Fakta Film Abadi Nan Jaya, Zombie Lokal yang Terinspirasi dari Kantong Semar
Ulasan
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia