Lagi ramai soal nikah muda. Buku ini mungkin akan cocok buat melengkapi kepingan puzzle yang belum sempurna. Menambah sudut pandang baru tentang alasan seseorang memilih menikah muda, dan gambaran sederhana tentang setiap pilihan yang kita ambil.
Novel With You karya Imhyera menghadirkan kisah romansa remaja yang berkembang menjadi drama rumah tangga penuh ujian. Cerita ini bermula dari momen yang sangat akrab bagi pembaca muda. Yakni Masa Orientasi Sekolah (MOS).
Di sanalah Akmal, siswa laki-laki dengan karakter bengal dan cuek, mulai mengenal Aliya, adik kelasnya yang lembut dan religius. Ketertarikan Akmal pada Aliya tumbuh perlahan, namun harus terhenti ketika Aliya menolak cintanya secara halus. Alasannya sederhana, tapi tegas: tidak ada kata pacaran dalam prinsip hidupnya.
Sinopsis Novel
Sejak awal, penulis menegaskan kontras antara dua tokoh utama ini. Akmal digambarkan sebagai remaja dari keluarga kaya raya, terbiasa hidup tanpa banyak batasan, dan kurang peka terhadap perasaan orang lain.
Sebaliknya, Aliya adalah sosok muslimah pendiam, santun, dan berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya hanyalah seorang penjual bubur ayam keliling yang menggantungkan hidup dari usaha kecil sehari-hari. Perbedaan latar belakang sosial dan karakter ini menjadi fondasi konflik yang kuat dalam cerita.
Takdir mempertemukan kembali Akmal dan Aliya dalam situasi genting. Saat berjualan, ayah Aliya mengalami kecelakaan hebat hingga berada dalam kondisi kritis. Pertolongan datang dari sosok tak terduga: ayah Akmal.
Peristiwa ini menjadi titik balik cerita, membuka jalan bagi hubungan kedua keluarga, sekaligus membawa Akmal dan Aliya ke fase kehidupan yang jauh lebih serius. Dari sinilah kisah berkembang menuju pernikahan mereka di usia yang masih tergolong belia.
Pernikahan muda dalam With You tidak digambarkan secara romantis semata. Justru sebaliknya, penulis menghadirkan realitas pahit tentang rumah tangga yang dihadapkan pada berbagai masalah.
Mulai dari perbedaan karakter, emosi yang belum matang, hingga tekanan dari masa lalu. Konflik demi konflik hadir secara bertahap, membuat pembaca diajak memahami bahwa cinta saja tidak cukup untuk menjaga pernikahan tetap utuh.
Masalah semakin rumit ketika muncul sosok Reisya, sahabat Akmal semasa SMA. Reisya mengalami amnesia dan hadir sebagai “orang ketiga” dalam rumah tangga Akmal dan Aliya. Dalam ingatan Reisya, Akmal adalah sosok istimewa yang sangat ia cintai.
Obsesi Reisya untuk memiliki Akmal menambah ketegangan cerita dan menguji kesetiaan, kejujuran, serta kedewasaan Akmal sebagai suami. Konflik ini menjadi ujian terberat dalam pernikahan mereka, sekaligus titik refleksi bagi pembaca tentang batas empati dan tanggung jawab moral.
Kelebihan dan Kekurangan Novel
Dari sisi teknis, novel ini menggunakan alur maju yang tertata rapi sehingga mudah diikuti. Gaya bahasa yang sederhana dan lugas membuat ceritanya mudah dipahami, terutama bagi pembaca remaja.
Tema yang diangkat pun tidak rumit, tetapi dikemas dengan cukup baik sehingga pesan moral dapat tersampaikan tanpa terasa menggurui. Pembaca diajak masuk ke dalam cerita dan ikut merasakan dilema yang dialami para tokohnya.
Meski demikian, secara fisik buku ini memiliki sedikit kekurangan. Kualitas kertas yang agak buram bisa membuat mata cepat lelah jika membaca dalam waktu lama. Namun kekurangan tersebut tidak terlalu mengurangi kekuatan ceritanya secara keseluruhan.
Pada akhirnya, With You adalah novel yang relevan untuk remaja. Cerita ini mengajarkan pentingnya memilih jalan hidup dengan bijak, bersabar dalam menghadapi masalah, serta memahami bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi.
Lebih dari sekadar kisah cinta, novel ini menjadi pengingat bahwa kedewasaan emosional dan tanggung jawab adalah fondasi utama dalam hubungan apa pun. Cocok dibaca oleh remaja yang ingin belajar memahami cinta, komitmen, dan arti kebersamaan dalam menghadapi ujian hidup.
Identitas Buku
- Judul : With You
- Penulis: IMHYERA
- Penerbit : Wahyu Qolbu
- Tahun terbit: Februari 2018
- Tebal: 326 Halaman
- Genre : Romansa, Islam
- ISBN: 97-8602-6358-417
Baca Juga
-
Novel Belok Kiri Langsing: Tidak Ada Proses yang Instan!
-
Dari Fotokopi ke AI: Mengapa Kecurangan Skripsi Terus Hidup di Tiap Zaman?
-
Ketika Pendidikan Dianggap Scam, Siapa yang Akan Menopang Hidup Kita?
-
Sejak Kapan Gaji Minimum Jadi Benefit? Potret Buram Dunia Kerja Kita
-
Gonta-ganti Kemasan dan Lingkaran Mati Konservasi Lingkungan
Artikel Terkait
-
Novel Belok Kiri Langsing: Tidak Ada Proses yang Instan!
-
Novel No Place Like Home: Ketika Rumah Tak Selalu Berarti Pulang
-
Cara Elegan Melipat Luka Patah Hati dan Menjaga Cinta Lewat Novel Origami Hati
-
Kemen PPPA Kecam Aksi Ibu Mutilasi Bayi di Jember, Soroti Dampak Pernikahan Dini dan Pengasuhan
-
Ulasan Novel Earthshine: Beban Skripsi, Luka Mental, dan Dilema Hubungan
Ulasan
-
Drama Love Me, Love My Voice: Mimpi dan Cinta Bertemu dalam Nada
-
Novel Belok Kiri Langsing: Tidak Ada Proses yang Instan!
-
Film Greenland 2: Migration, Resiliensi Pasca Hantaman Komet Clarke
-
Memahami Manusia Lewat Biologi di Buku Behave karya Robert Sapolsky
-
Ulasan Buku The Magic of Thinking Big: Motivasi yang Tak Lekang oleh Zaman
Terkini
-
Tak Perlu Tahunan, John Herdman Bisa Bawa Indonesia Juara Hanya dalam Hitungan Bulan!
-
4 Drama Korea Fantasi Dibintangi Lomon, Penuh Misteri dan Romansa
-
Kepada yang Terhormat Tuan Izrail
-
Fuji Hebohkan Medsos Lewat Video Motoran Bareng Pria, Pacar Baru?
-
Ibrahim Risyad Takut Jadi Babu Kalau Salsabilla Jadi IRT, Netizen: Serem