M. Reza Sulaiman | Tika Maya Sari
Poster Derailment (IMDb)
Tika Maya Sari

Iseng scroll video short dan menjumpai cuplikan drama dimana Liu Haocun menangis penuh kebencian, dengan Lin Yi yang bermuka datar, seketika aku punya feeling bagus. Langsung saja aku googling dan menemukan satu drama bertajuk Derailment.

Melansir Mydramalist, Derailment adalah drama yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Priest. Drama ini mengusung genre misteri, romance, dan fiksi ilmiah dengan bumbu-bumbu semriwing isekai.

Di bawah arahan sutradara Shen Yang, penonton bakal diajak berpikir bareng, main tebak-tebakan, hingga takjub akan sajian plot mind blowing. Drama ini sendiri resmi tayang di Youku sejak 14 Desember 2023 - 2 Januari 2024 dengan total 30 episode saja.

Hidup Berbalik dalam Parallel Universe

Derailment mengisahkan seorang putri pebisnis kaya sekaligus merangkap CEO muda bernama Jiang Xiao Yuan (Liu Haocun) yang apes setengah mati. Sudahlah dia diselingkuhi oleh pacar dan sahabatnya, dia justru mengalami kecelakaan mobil yang melemparnya ke dunia paralel.

Hidupnya berubah drastis. Dari orang berada nan kaya raya, bertukar jadi bukan siapa-siapa. Nggak punya kenalan, koneksi, bahkan pekerjaan. Sampai dia bertemu dengan seorang pemilik perusahaan besar bernama Qi Lian (Lin Yi) yang membantunya dengan sukarela. Baik mencarikan pekerjaan, sampai tempat tinggal.

Namun, sejak mata mereka bertatapan hari itu, misteri dan ambisi mulai bermunculan. Xiao Yuan yang ingin mencari tahu tentang apa yang terjadi sekaligus ingin kembali ke dunia asal, dan Qi Lian yang menelisik Xiao Yuan karena kemiripan gadis itu dengan teman masa lalunya. Termasuk misteri keberadaan walkie talkie dan hilangnya Xu Jing Yang–satu teman Qi Lian–di atap rumah sakit tempat dia dirawat.

Akankah segala benang merah kusut berhasil diuraikan?

Slow Burn dengan Cipratan Plot Mind Blowing Merata

Dari opening dan episode awal, Derailment berhasil menggugah penonton lewat sinematografi bergaya futuristik yang modern. Dengan isu sosial dan intrik kehidupan khas orang kaya. Tipe-tipe kesenjangan sosial yang nggak bisa dipungkiri, tetapi menarik buat dikulik dan dinikmati hingar-bingarnya.

Sedangkan dari sisi story, sejujurnya drama ini menjanjikan premis yang kuat dengan gaya misteri khas genre isekai dan fiksi ilmiah. Konspirasi tentang keberadaan time travel dan dunia paralel adalah magnet yang sesuai, apalagi disuguhkan dengan setting lokasi yang niat banget.

Setting lokasi yang dipilih pun bukan lokasi yang sama terus, melainkan betul-betul berkonsep macam dunia lain. Ada scene di lokasi hiruk pikuk kota besar, kemudian bersambung dengan lokasi pedesaan asri.

Namun pada eksekusi dramanya, aku cukup puyeng mencerna plot yang berlangsung. Sebab, drama ini memang bergaya slow burn dengan misteri-misteri besar yang belum terkuak. Tapi untung saja, sisi romansa yang light tetapi memiliki tense berasa adem ayem berjibaku dengan sisi mind blowingnya.

Misteri dan Visual Keji-nya Mandominasi

Jujurly, aku salut pada niat pihak produksi yang berani dan pol-polan. Sudahlah kita disuguhi setting-setting lokasi keren, masih ada visual pemain yang berpadu epik dengan style masing-masing.

Liu Haocun tampil menggemaskan, tetapi tetap memiliki keberanian khas karakter Xiao Yuan dengan style menawan baik saat jadi ala orkay, maupun gadis biasa. Walau dia terkesan culun saat scene flashback, tetapi itu justru menjadi penunjuk betapa kerennya dia berakting. Liu Haocun berhasil menggebrak penonton lewat akting yang totalitas, terutama ekspresi ketakutan dan penuh teror. Kemudian scene pemberontakan yang bikin dag dig dug ser.

Sedangkan bagi Lin Yi, dia memang senantiasa memukau dengan visualnya yang bak ikemen itu. Apalagi di drama ini, dia kerap mengenakan style pakaian bernuansa hitam, yang kian menambah aura sebagai abang kawasan, haha. Namun, aku akui bahwa di beberapa scene aktingnya kurang natural bahkan terkesan dipaksakan. Dia terkesan kurang totalitas bila dibandingkan dengan Liu Haocun, kendati pada beberapa scene yang lain Lin Yi sukses membawakan plot misteri yang penuh teka-teki.

Namun pada scene-scene romantis, mereka mampu mengeksekusinya dengan cukup baik dan bikin baper kok.

Orang Kaya Nggak Sibuk itu Mustahil

Kendati plotnya slow khas drama China, dengan penguraian misteri perlahan, aku dapati ada ketidaklogisan dalam drama ini.

Pertama, dari segi plot rasanya maksa dan malah menampilkan plot hole. Semisal menghilangnya Xu Jing Yang, keberadaan Xiao Yuan versi kenalan Qi Lian yang ambigu, sampai kisah yang seolah menyangkal keberadaan dunia paralel itu sendiri. Apakah aku yang kurang ngeh, atau gagal fokus? Mbuhlah…

Kedua, mana ada orang kaya nggak sibuk? Disini Qi Lian yang konon seorang pemilik perusahaan kok bisa keluyuran begitu saja? Lah, dia nggak kerja? Itu saja sudah aneh banget kalau dipikir-pikir.

Slow Burn Cocok Bagi Orang-Orang Penyabar

Jujur saja, aku banyak skip alur yang menurutku membosankan, atau yang kurang kumengerti kaitannya. Ditambah dengan metode slow burn yang lama banget mengungkap misterinya. Kendati demikian, aku menyukai model romansa light tetapi penuh tense yang disajikan. Memang bukan tipikal penuh dominasi atau eksplisit, tetapi mirip kebersamaan ala friendship atau justru friend zone. Manis, tapi nggak eneg.

Kalau boleh dibilang, Derailment mungkin cocok ditonton oleh usia 15 tahun ke atas, dan tentunya penyabar ya. Sebab, fase slow-nya tuh merata di tiap episode. Menilik dari premis dan eksekusi dramanya itulah, aku memberikan nilai 8/10 untuk drama ini.

Identitas Drama

  • Judul: Derailment
  • Adaptasi: novel Derailment karya Priest
  • Sutradara: Shen Yang
  • Genre: romance, misteri, isekai, fiksi ilmiah
  • Rilis: 14 Desember 2023 - 2 Januari 2024
  • Saluran: Youku
  • Negara Asal: China
  • Bahasa: Mandarin
  • Jumlah Episode: 30