Little Brother adalah film komedi berperingkat R yang dirilis secara eksklusif di Netflix pada 26 Juni 2026. Disutradarai oleh Matt Spicer dengan naskah karya Jarrad Paul dan Andrew Mogel, film ini menghadirkan John Cena sebagai Rudd Landy, seorang agen real estate sukses yang ambisius, dan Eric André sebagai Marcus Pinchel, sosok eksentrik yang muncul kembali dalam kehidupannya. Dengan durasi sekitar 100 menit, film ini menggabungkan humor kasar, slapstick, dan momen-momen sentimental yang menyentuh tema persaudaraan, ketidaksetaraan sosial, serta prioritas hidup.
Luka dan Pelukan: Mengurai Benang Kusut Masa Lalu
Cerita berpusat pada Rudd, seorang pria yang telah membangun kerajaan properti demi mendapatkan pengakuan dari kakaknya yang lebih sukses, Josh (Christopher Meloni). Kehidupan Rudd yang tertata rapi—lengkap dengan istri penyayang Deirdre (Michelle Monaghan), dua anak remaja, dan peluang tampil di acara realitas TV—terganggu ketika Marcus, yang pernah menjadi little brother-nya dalam program mentoring Big Brothers Big Sisters puluhan tahun lalu, muncul kembali. Marcus, seorang tunawisma yang optimis meski menghadapi berbagai kesulitan, membawa kekacauan yang tak terduga ke dalam rumah tangga Landy.
Film ini berhasil memanfaatkan kontras karakter utama. John Cena menyampaikan peran sebagai sosok kaku dan perfeksionis dengan baik, sementara Eric André mendominasi layar dengan energi chaotik dan improvisasi yang khas. Chemistry keduanya menjadi kekuatan utama, mengingatkan pada buddy comedy klasik dengan sentuhan modern yang vulgar. Dukungan dari pemeran pendukung seperti Monaghan, yang memerankan istri yang berusaha menjembatani keduanya, serta Meloni sebagai kakak arogan, memperkaya dinamika keluarga.
Review Film Little Brother
Secara tema, Little Brother tidak hanya sekadar komedi ringan. Ia menyentuh isu-isu seperti dampak psikologis persaingan saudara, kegagalan sistem sosial di Amerika, serta arti sebenarnya dari keluarga dan empati. Meski demikian, kritik menyatakan bahwa film ini tidak sepenuhnya mengembangkan potensi tema-tema tersebut, lebih memilih fokus pada hiburan langsung. Kupuji karena kelucuan dan penampilan aktornya, akan tetapi kurang orisinal dalam beberapa aspek.
Film Little Brother telah tersedia untuk ditonton di Netflix Indonesia sejak tanggal rilis globalnya, yaitu 26 Juni 2026. Sebagai produksi Netflix, film ini dapat diakses oleh seluruh pelanggan di Indonesia tanpa batasan wilayah tambahan, selama memiliki langganan aktif. Mulai dari pukul 00.00 waktu Pasifik. Tenang, tidak ada informasi penundaan regional, sehingga kamu bisa menikmatinya secara bersamaan dengan penonton global.
Salah satu adegan paling dramatis terjadi ketika Marcus mengalami kecelakaan dan dirawat di rumah sakit, yang memaksa Rudd menghadapi tanggung jawab masa lalunya. Momen ini tidak hanya menampilkan kerapuhan fisik Marcus, tetapi juga mengungkap luka emosional Rudd yang selama ini tertutupi ambisi. Pertemuan penuh emosi antara Rudd dan Marcus memperlihatkan keteguhan hati Marcus. Meski kondisinya sedang lemah, ia tetap memancarkan kasih sayang yang begitu tulus. Adegan ini menjadi titik balik, menggeser nada komedi menjadi refleksi yang lebih dalam tentang pengabaian dan penebusan.
Adegan paling berkesan dan tak terlupakan, khas komedi raunchy film ini, adalah ketika Marcus, yang ditinggal menunggu di mobil Porsche kesayangan Rudd, harus buang air kecil. Alih-alih menunggu, ia mencoba melakukannya melalui jendela mobil dengan cara yang sangat absurd dan kacau, berujung pada kekacauan slapstick yang melibatkan properti mahal dan reaksi horor Rudd. Adegan ini, beserta elemen-elemen vulgar lainnya seperti humor scatological dan momen intim publik yang tak terduga, menjadi highlight yang membuatku tertawa terbahak-bahak sekaligus terkejut. Eric André sepenuhnya memanfaatkan kebebasan komedi fisiknya di sini, menciptakan kenangan visual yang sulit kulupakan.
Jadi kesimpulannya, Little Brother menawarkan hiburan yang menghibur bagi penggemar komedi dewasa yang tidak malu dengan humor kasar. Meski tidak revolusioner, film ini sukses menyampaikan pesan hangat tentang pentingnya hubungan manusia di tengah kekacauan kehidupan modern. Dengan penampilan solid dari para aktor dan arahan yang solid, ia layak ditonton sebagai pilihan santai di Netflix. Buat kamu yang mencari tawa lepas diselingi momen haru, Little Brother memberikan pengalaman yang memuaskan. Rating pribadi: 7.6/10.
Baca Juga
-
Review Film Minions & Monsters: Mendobrak Batasan Komedi Lewat Mantra Kuno
-
Avatar: The Last Airbender Season 2, Misi Menemukan Guru Pengendali Bumi
-
Review Hungry: Potret Bahaya Alam Liar melalui Serangan Predator Mematikan!
-
Review Husbands in Action: Detektif dan Dokter Hewan Lawan Sindikat Jahat!
-
Review Film How to Make a Killing: Ambisi Mematikan Pewaris yang Kaya Raya
Artikel Terkait
Ulasan
-
Mengurai Surat Cinta Sinema yang Tersirat dalam Film Minions & Monsters
-
Novel Chirping Town, Jasa Penonton Bayaran untuk Menciptakan Kericuhan
-
Lotus Taxi: Misteri Malam Hari dengan Penumpang yang Tak Selalu Manusia
-
About 7 Memories: Sebuah Potret Persaudaraan Toksik yang Menghancurkan Jiwa
-
Bisakah Komedi Menggantikan Buku Sejarah? Ini Pendapat Saya Setelah Menonton Serial Larry David
Terkini
-
Duka Bukan Pesta: Sudahi Kebiasaan Membebani Keluarga yang Berduka
-
Anime The Bugle Call: Song of War Tayang 2027, Produksi Perdana CA Soa
-
Sekolah Berkualitas Dimulai dari Gaji Guru yang Layak
-
Makeup Anti-Cracky! 4 Gel Moisturizer untuk Skin Prep pada Kulit Berminyak
-
BTS Pecahkan Rekor 7 Tahun Billboard Boxscore Top Tours Lewat Tur ARIRANG