Hayuning Ratri Hapsari | Oktavia Ningrum
Loveholic (Dok. Pribadi/Oktavia)
Oktavia Ningrum

Loveholic karya Sasyamrn diterbitkan oleh Coconut Books pada Agustus 2024. Novel setebal sekitar 348 halaman ini tidak hanya menyuguhkan kisah cinta yang manis, tetapi juga mengajak pembaca menyelami sisi gelap obsesi, trauma, serta dampak bullying yang mampu mengubah hidup seseorang.

Loveholic bukan hanya novel tentang kisah cinta, tetapi juga refleksi mengenai pentingnya kepedulian terhadap korban bullying, bahaya obsesi, serta makna kasih sayang yang sehat. Novel ini layak menjadi pilihan bagi pembaca yang menyukai romance dengan sentuhan thriller psikologis dan drama yang emosional.

Sinopsis Novel

Tokoh utama dalam novel ini adalah Cleo, seorang gadis yang sepanjang hidupnya akrab dengan pengabaian dan perundungan. Kehilangan sosok ayah membuatnya tumbuh dengan kekosongan emosional yang besar. Ia selalu mendambakan perhatian, kasih sayang, dan rasa aman yang tak pernah benar-benar ia miliki.

Harapan itu perlahan hadir ketika Cleo bertemu Galenio Skyler, pria yang ditugaskan untuk menjaganya. Galen memberikan perhatian yang selama ini sangat dirindukan Cleo. Ia selalu ada, melindungi, dan memperlakukan Cleo dengan kelembutan yang membuat siapa pun mudah terbawa perasaan.

Namun, di balik sosoknya yang nyaris sempurna, tersimpan fakta mengerikan. Galen ternyata bukan sekadar pelindung. Ia adalah seorang stalker yang telah mengawasi Cleo selama tujuh tahun. Obsesi yang dipendam begitu lama membuat batas antara cinta dan kepemilikan menjadi semakin kabur.

Inilah daya tarik terbesar Loveholic. Pembaca dibuat terus bertanya-tanya apakah perhatian Galen benar-benar lahir dari cinta atau justru merupakan bentuk obsesi yang berbahaya. Novel ini berhasil menghadirkan ketegangan psikologis di tengah kisah romansa, sehingga alurnya terasa berbeda dari novel romantis pada umumnya.

Selain konflik percintaan, Loveholic juga mengangkat isu bullying secara serius. Perundungan bukan hanya menjadi latar cerita, melainkan penyebab lahirnya berbagai trauma yang membentuk kepribadian para tokohnya. Luka yang dialami Cleo maupun Galen menunjukkan bahwa kekerasan verbal dan sosial dapat meninggalkan bekas yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat.

Novel ini mengingatkan bahwa korban bullying tidak hanya mengalami rasa sakit sesaat. Mereka dapat tumbuh dengan ketakutan, rasa rendah diri, dendam, bahkan kehilangan cara membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Melalui perjalanan para tokohnya, pembaca diajak memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Konsep "tabur tuai" terasa sangat kuat sepanjang cerita.

Salah satu kutipan yang paling membekas berbunyi:

"Karena biar gimanapun keberadaan kita akan berarti buat seseorang. Jadi, tetaplah hidup."

Kalimat sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki nilai, meskipun sering merasa diabaikan atau tidak dianggap. Di tengah berbagai konflik psikologis yang berat, kutipan ini menghadirkan secercah harapan.

Kelebihan dan Kekurangan

Dari sisi penyajian, Loveholic juga memanjakan mata. Sampulnya didominasi perpaduan warna yang elegan dan mampu langsung menarik perhatian di rak toko buku. Keindahan visual itu ternyata sejalan dengan isi novel. Di dalamnya terdapat ilustrasi-ilustrasi menarik yang memperkuat suasana cerita sekaligus memberikan pengalaman membaca yang lebih menyenangkan.

Ukuran huruf yang nyaman dan kualitas kertas yang baik juga menjadi nilai tambah. Meski masih ditemukan beberapa kesalahan penulisan kecil pada dialog, hal tersebut tidak sampai mengganggu pemahaman cerita secara keseluruhan.

Karakterisasi menjadi kekuatan lain novel ini. Hampir tidak ada tokoh yang benar-benar hitam atau putih. Bahkan karakter yang paling menjengkelkan sekalipun tetap memiliki latar belakang yang membuat pembaca memahami alasan di balik tindakannya. Hal ini membuat kisah terasa lebih manusiawi dan realistis.

Meski demikian, pembaca perlu memahami bahwa hubungan antara Cleo dan Galen bukanlah gambaran hubungan yang sehat. Perilaku obsesif, stalking, dan kontrol berlebihan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam kehidupan nyata. Justru melalui konflik tersebut, novel ini mengajak pembaca melihat bagaimana trauma yang tidak diselesaikan dapat melahirkan perilaku yang sama-sama menyakiti.

Menjelang akhir cerita, perkembangan karakter kedua tokoh utama terasa memuaskan. Mereka mulai menyadari kesalahan masing-masing dan belajar bahwa cinta tidak bisa dibangun di atas paksaan maupun obsesi. Kesadaran inilah yang menjadi penutup yang memberikan harapan tanpa mengabaikan konsekuensi dari setiap tindakan.

Identitas Buku

  • Judul: Loveholic
  • Penulis: Sasyamrn
  • Penerbit: Coconut Books
  • Tahun Terbit: Agustus 2024 
  • Tebal: 348 halaman
  • ISBN: 9786231020833