Kalau soal tempat ngopi, Kediri memang nggak bisa diam. Begitulah kata netizen di media sosial. Kafe-kafe baru terus bermunculan dalam waktu yang berdekatan. Belum sempat mampir ke tempat pertama, eh, udah ada lagi tempat baru yang masuk daftar tongkrongan para Gen Z. Tidak sedikit pula kafe yang lokasinya bahkan berada di tempat yang tak terduga atau kalau bahasa kerennya "hidden gem".
Salah satu kafe hidden gem yang baru saya kunjungi beberapa waktu lalu adalah Kyfein.id. Lokasinya nggak jauh dari rumah saya, sekitar lima menit berkendara atau dua puluh menit jalan kaki. Namun, waktu itu saya pergi ke kafe tersebut untuk menghadiri sebuah agenda gathering mahasiswa dari beberapa kampus yang ada di Kediri.
Setelah lama tak bertemu banyak orang, bisa dikatakan ini pertama kalinya saya kembali bersosialisasi di satu komunitas secara langsung. Jujur, awalnya terasa canggung, apalagi mengingat status saya yang kini bukan lagi seorang mahasiswa. Namun, kecanggungan itu akhirnya teratasi dengan baik karena sepanjang acara, kami lebih banyak mendengarkan materi. Selain itu, sebelum acara inti, pihak penyelenggara juga memberikan ice breaking yang membuat kegiatan jadi terasa lebih seru dan bisa saya nikmati.
Dengan materi tentang menjaga keimanan di tengah arus tren yang bisa semakin menjauhkan anak muda dari nilai-nilai keislaman, mungkin kegiatan yang saya ikuti ini bisa pula disebut kajian ala Gen Z. Dengan menggunakan konsep baru yang menyesuaikan tren, kajian bukan lagi dilakukan hanya di masjid-masjid, tapi bisa juga dilakukan sambil nongkrong di coffee shop seperti ini.
Lebih dari itu, suasana di Kyfein.id dengan berbagai fasilitasnya pun membuat peserta betah untuk berlama-lama. Selain sekadar nongkrong bersama teman-teman, rupanya tempat ini juga bisa menjadi spot yang nyaman untuk me time, mengerjakan tugas kuliah, WFC, hingga diskusi. Tempatnya yang tersembunyi di dalam gang kecil membuatnya jauh dari keramaian dan membuat suasana di dalamnya terasa jauh lebih tenang.
Yang paling saya suka adalah spot lantai duanya. Setelah acara selesai kemarin, saya sempat ke lantai dua untuk menunaikan salat Magrib di musala yang terletak di sudut atas kafe. Begitu naik, kami disambut dengan pemandangan langit senja yang sangat indah. Sayang sekali, saat itu ponsel saya titipkan ke teman yang menunggu giliran salat di bawah, jadi nggak bisa mengabadikan keindahan tersebut dalam sebuah foto.
Meskipun demikian, pengalaman singkat tersebut justru membuat saya merasa bahwa lantai dua Kyfein.id punya daya tarik tersendiri. Bukan hanya karena pemandangan langit sorenya, tetapi juga karena area tersebut terasa cukup nyaman untuk mengambil jeda setelah menghabiskan waktu di tengah rutinitas harian yang membosankan.
Setelah itu, kami tak langsung pulang. Intensitas pertemuan yang semakin berkurang sebab kesibukan masing-masing membuat kami ingin memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin. Kami berbincang cukup lama hingga tanpa terasa waktu menunjukkan pukul 19.20. Sebagian dari kami masih punya tanggung jawab lain, saya pun sudah ada deadline pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Kami berpisah membawa insight baru dan kenangan yang akan terus tersimpan di memori kami untuk waktu yang lama.
Bagi saya, kunjungan ke Kyfein.id awalnya memang hanya untuk menghadiri gathering. Namun, dari kunjungan singkat tersebut, saya justru menemukan satu lagi tempat yang bisa masuk daftar ketika sedang ingin mencari suasana baru untuk nongkrong, mengerjakan tugas, atau sekadar me time dan menikmati sore dengan pemandangan sunset-nya yang indah.
Baca Juga
-
Belajar Berdamai dengan Kehilangan Melalui Lagu Untuk yang Bersama Nya
-
Ulasan Flex x Cop 2: Aksi Detektif Sultan yang Makin Seru dan Menarik
-
Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?
-
Bukan Oversharing, Tulisan yang Jujur dan Personal Tetap Punya Batasan
-
Dari Romcom hingga Aksi, 5 Drama Korea 2026 Ini Wajib Masuk Watchlist
Artikel Terkait
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu
-
Ketika Kafe Tak Lagi Cuma Tempat Ngopi: Wajah Baru Ruang Sosial Masyarakat Urban
-
Lewat Kediri
Ulasan
-
The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan
-
Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol
-
Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!
-
Review I Play Rocky: Kisah Stallone Kalah Besar dari Karakter Fiksinya
-
Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia
Terkini
-
Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren
-
Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi
-
5 Sabun Muka Anti Acne Lokal Remaja untuk Kulit Bersih Bebas Jerawat
-
Outback, Drama Misteri Terbaru Netflix Resmi Umumkan Jajaran Pemeran Utama
-
Anime Bride of the Barrier Master Ungkap 5 Karakter Baru Jelang Tayang 2027