Sinopsis Kafir: Gerbang Sukma, Teror Lama yang Bangkit dari Dosa Masa Lalu

Hayuning Ratri Hapsari | Yas Julia
Sinopsis Kafir: Gerbang Sukma, Teror Lama yang Bangkit dari Dosa Masa Lalu
Poster Kafir Gerbang Sukma (Instagram/kafirfilmgerbangsukma)

Setelah delapan tahun sejak teror mengerikan mengguncang hidupnya, Sri kembali harus berhadapan dengan masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi. Film horor Indonesia Kafir: Gerbang Sukma hadir sebagai sekuel dari Kafir: Bersekutu dengan Setan (2018), membawa kelanjutan kisah keluarga yang dulu hancur akibat praktik santet dan persekutuan gelap. Namun kali ini, teror yang datang bukan hanya lebih menyeramkan, tetapi juga jauh lebih emosional.

Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, yang kembali duduk di kursi sutradara setelah sukses dengan film pertamanya, Kafir: Gerbang Sukma mencoba menggali luka lama yang selama ini dikubur rapat. Film ini tidak sekadar menghadirkan jumpscare atau teror visual, tetapi juga membangun horor dari rasa bersalah, rahasia, dan dosa masa lalu yang belum ditebus.

Sinopsis Kafir: Gerbang Sukma 

Cerita Kafir: Gerbang Sukma kembali berfokus pada sosok Sri, perempuan tangguh yang pernah kehilangan suaminya, Herman, secara tragis akibat santet. Kematian Herman delapan tahun lalu meninggalkan trauma mendalam, tetapi waktu memaksa Sri dan keluarganya untuk tetap melangkah maju.

Kini, Sri mencoba menjalani hidup dengan lebih tenang bersama kedua anaknya, Dina dan Andi. Andi bahkan telah menikah dengan seorang perempuan bernama Rani, menandai fase baru dalam kehidupan keluarga mereka. Segalanya tampak berjalan normal, seolah masa kelam itu benar-benar telah berlalu.

Namun ketenangan tersebut runtuh seketika ketika Sri menerima kabar mengejutkan dari sang ayah. Ibunya dikabarkan jatuh sakit keras, memaksa Sri untuk kembali pulang ke tempat yang menyimpan begitu banyak kenangan pahit. Tanpa disadari, kepulangan itu justru menjadi awal dari rangkaian kejadian mengerikan yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Setibanya di rumah orang tuanya, Sri mulai merasakan kejanggalan demi kejanggalan. Suasana rumah terasa berbeda, lebih dingin, lebih sunyi, dan menyimpan energi yang sulit dijelaskan. Peristiwa aneh pun perlahan bermunculan, mulai dari mimpi buruk yang terus menghantui hingga gangguan supranatural yang semakin intens.

Di balik semua kejadian tersebut, tersimpan sebuah rahasia besar yang selama ini disembunyikan Sri. Dosa masa lalu yang tak pernah ia ungkap, kini bangkit dan menuntut balasan. Gerbang yang seharusnya tertutup rapat perlahan terbuka, membawa ancaman yang tidak hanya mengincar Sri, tetapi juga seluruh keluarganya.

Film ini dengan cerdas menempatkan horor sebagai konsekuensi dari pilihan hidup. Teror dalam Kafir: Gerbang Sukma tidak datang tanpa sebab, melainkan lahir dari perbuatan yang pernah dilakukan, disesali, namun tak pernah diselesaikan. Di sinilah kekuatan cerita film ini, menghadirkan ketakutan yang terasa dekat dengan realitas dan emosi manusia.

Berbeda dari film pertamanya, Kafir: Gerbang Sukma disebut-sebut menawarkan atmosfer yang lebih gelap dan menekan. Teror tidak lagi hanya berwujud makhluk gaib, tetapi juga hadir melalui konflik batin, rasa bersalah, dan ketakutan kehilangan orang-orang terkasih.

Sri digambarkan sebagai ibu yang terjebak di antara keinginan melindungi keluarganya dan bayang-bayang masa lalu yang terus menghantui. Sementara Dina, Andi, dan Rani harus menghadapi ancaman yang bahkan tidak mereka pahami sepenuhnya. Ketegangan dibangun secara perlahan, membuat penonton ikut larut dalam rasa waswas yang terus meningkat.

Daftar Pemain Kafir: Gerbang Sukma

Deretan pemain yang terlibat dalam film ini turut memperkuat daya tariknya. Putri Ayudya kembali dipercaya memerankan Sri, dengan kedalaman emosi yang menjadi kunci cerita. Ia didukung oleh aktor dan aktris ternama seperti Rangga Azof, Nadya Arina, Indah Permatasari, Asha Assuncao, hingga aktor senior Arswendy Bening Swara, Muthia Datau, Sujiwo Tejo, dan Teddy Syach. Kehadiran mereka menjanjikan performa akting yang solid dan meyakinkan.

Jadwal Tayang Kafir: Gerbang Sukma

Film Kafir: Gerbang Sukma dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Januari 2026. Sebagai sekuel dari film horor yang memiliki basis penggemar kuat, film ini menjadi salah satu rilisan horor lokal paling dinantikan di awal tahun.

Bagi penonton yang mengikuti kisah Kafir: Bersekutu dengan Setan, sekuel ini bukan sekadar lanjutan cerita, melainkan jawaban atas luka lama yang belum sembuh. Kafir: Gerbang Sukma siap membawa penonton kembali ke dalam teror, sekaligus mengajak bertanya, apakah semua dosa benar-benar bisa dikubur selamanya?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak