Industri film horor Indonesia kembali diramaikan dengan karya terbaru yang siap memadukan tawa dan teror dalam satu paket. Berjudul Warung Pocong, film ini menjadi proyek kolaborasi antara Entelekey Media Indonesia (EMI) dan Tiger Pictures. Mengusung genre horor komedi, Warung Pocong dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada April 2026.
Disutradarai oleh Imam Bendolt, film ini menjanjikan sesuatu yang berbeda. Bukan sekadar kisah pocong yang menakutkan, tetapi juga sindiran sosial tentang tekanan ekonomi yang dekat dengan kehidupan anak muda urban. Dengan pendekatan komedi organik yang dibawakan para komika, film ini mencoba menghadirkan horor yang tetap menghibur tanpa kehilangan unsur seramnya.
Sinopsis Warung Pocong
Cerita Warung Pocong berpusat pada tiga pemuda Jakarta yaitu, Kartono, Agus, dan Makmur. Ketiganya sama-sama sedang terjepit masalah keuangan. Kartono terlilit utang, Agus menjadi korban penipuan, sementara Makmur terjebak investasi bodong yang menguras tabungannya. Di tengah kebuntuan itu, muncul tawaran tak terduga dari seorang pria tua bernama Kusno.
Kusno menawarkan pekerjaan sebagai penjaga warung di sebuah desa terpencil bernama Lali Jiwo dengan gaji fantastis, Rp50 juta per bulan. Nominal yang terdengar seperti mimpi di siang bolong bagi tiga pemuda yang sedang kepepet. Tanpa banyak pertimbangan, mereka menerima tawaran tersebut dan langsung dibawa menuju desa yang jauh dari hiruk-pikuk ibu kota.
Namun, harapan untuk memperbaiki nasib perlahan berubah menjadi mimpi buruk. Desa Lali Jiwo menyimpan keanehan yang sulit dijelaskan, suasana mencekam mulai terasa sejak malam pertama mereka berjaga. Teror demi teror muncul, dipicu oleh sosok pocong yang menghantui warung tersebut.
Dari gangguan kecil hingga kejadian supranatural yang membuat bulu kuduk merinding, ketiganya dipaksa menghadapi kenyataan bahwa pekerjaan bergaji tinggi itu menyimpan rahasia kelam.
Daftar Pemain Warung Pocong
Film ini menempatkan Fajar Nugra sebagai Kartono, Sadana Agung sebagai Agus, dan Randhika Djamil sebagai Makmur. Ketiganya menjadi ujung tombak cerita, menghadirkan dinamika persahabatan yang kocak sekaligus emosional. Chemistry mereka diprediksi menjadi daya tarik utama, terutama dalam membangun humor yang terasa natural di tengah situasi mencekam.
Tak hanya trio utama, jajaran pemain pendukung juga diisi nama-nama yang tak asing di dunia perfilman Indonesia. Ada Shareefa Daanish, Whani Darmawan sebagai Kusno, Teuku Rifnu Wikana, hingga Kiki Narendra. Kehadiran mereka diyakini akan memperkuat atmosfer misterius desa Lali Jiwo sekaligus memperkaya konflik yang terjadi.
Jadwal Tayang dan Jajaran Tim Produksi
Dari segi produksi, film ini diproduseri oleh Eko Supriyanto dengan naskah yang ditulis oleh Richyana dan Evely Afnilia. Kombinasi tim kreatif ini berupaya meramu cerita pesugihan dan teror gaib dengan keresahan ekonomi yang relevan dengan realitas masa kini. Tema “uang instan” dan konsekuensi di baliknya menjadi benang merah yang mengikat alur cerita.
Yang membuat Warung Pocong terasa menarik adalah pendekatannya terhadap horor. Jika biasanya film pocong identik dengan suasana gelap dan jumpscare intens, kali ini penonton akan diajak tertawa di sela-sela ketegangan. Namun bukan berarti unsur seramnya berkurang. Justru perpaduan komedi dan horor itulah yang berpotensi membuat pengalaman menonton menjadi lebih segar.
Secara garis besar, Warung Pocong bukan hanya tentang makhluk gaib yang meneror. Ia juga berbicara tentang keputusasaan, pilihan hidup, dan godaan jalan pintas saat kondisi ekonomi menghimpit. Dalam balutan humor dan kengerian, film ini mengajak penonton merenungkan, apakah gaji besar selalu sepadan dengan risikonya?
Dengan jadwal tayang 9 April 2026, film ini berpotensi menjadi tontonan alternatif bagi pecinta horor yang ingin sensasi berbeda. Perpaduan komika, cerita pesugihan, dan latar desa misterius membuat Warung Pocong layak masuk wishlist tontonanmu.