Berpulangnya penyanyi Indonesia Vidi Aldiano pada Sabtu 7 Maret 2026 tidak hanya menyisakan duka di dalam negeri, tetapi juga dirasakan oleh rekan-rekan musisi di kancah internasional.
Banyak figur publik yang mengenang sosok Vidi sebagai pribadi hangat sekaligus musisi berbakat yang memberi warna di industri musik.
Salah satu yang turut menyampaikan belasungkawa adalah Lay Zhang, musisi asal Tiongkok yang juga dikenal sebagai anggota grup K-pop EXO.
Melalui media sosial pribadinya, Lay membagikan pesan penuh penghormatan untuk sahabat sekaligus rekan kolaborasinya tersebut.
Pesan Duka dari Lay Zhang

Lay Zhang menyampaikan rasa kehilangan melalui unggahan di Instagram Story. Dalam pesan tersebut, ia mengenang Vidi Aldiano sebagai sosok yang memiliki talenta luar biasa serta kekuatan besar dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
"Rest in peace, Vidi. It was an honor to collaborate with you and share that moment together (Istirahat dalam damai, Vidi. Merupakan sebuah kehormatan bisa berkolaborasi denganmu dan berbagi momen itu bersama)," tulis Lay Zhang.
Ia juga menegaskan bahwa karakter baik dan dedikasi Vidi di dunia musik akan terus dikenang oleh banyak orang.
"Your kindness, talent, and strength will always be remembered (Kebaikan, bakat, dan kekuatanmu akan selalu dikenang)," lanjutnya.
Selain mengenang sosok Vidi, Lay turut menyampaikan dukungan kepada keluarga serta orang-orang terdekat yang ditinggalkan.
"Sending love to your family and everyone who loved you. You will be missed (Mengirimkan cinta untuk keluargamu dan semua orang yang menyayangimu. Kamu akan selalu dirindukan)," tambah Lay.
Dari Penggemar Menjadi Rekan Kolaborasi
Hubungan antara Vidi Aldiano dan Lay Zhang memiliki cerita yang cukup menarik. Pada awalnya, Vidi dikenal sebagai penggemar Lay.
Kekaguman tersebut kemudian berkembang menjadi hubungan profesional ketika keduanya berkesempatan bekerja sama dalam sebuah proyek musik.
Pada Maret 2024, Vidi Aldiano dan Lay Zhang terlibat dalam lagu Run Back to You bersama penyanyi Amerika Lauv.
Dalam versi remix lagu tersebut, Vidi menyumbangkan lirik berbahasa Indonesia yang memberikan warna berbeda sekaligus memperluas jangkauan pendengarnya di kancah global.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier Vidi, karena mempertemukannya dengan musisi dari berbagai negara.
Persahabatan yang Terjalin di Luar Studio
Hubungan Vidi Aldiano dan Lay Zhang tidak berhenti sebatas kerja sama musik. Keduanya juga sempat bertemu secara langsung dalam sebuah acara di Macau pada akhir tahun 2024.
Pertemuan tersebut semakin mempererat hubungan mereka. Lay bahkan pernah mengirimkan hadiah spesial kepada Vidi berupa boneka panda dan surat tulisan tangan yang menyapanya dengan panggilan “Brother”.
Momen tersebut menunjukkan bahwa hubungan yang awalnya berawal dari rasa kagum seorang penggemar kemudian berkembang menjadi persahabatan yang tulus dan saling menghargai.
Perjuangan Panjang Melawan Penyakit
Sebagai informasi, Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker ginjal stadium lanjut. Penyakit tersebut pertama kali didiagnosis pada akhir 2019.
Selama beberapa tahun terakhir, Vidi tetap aktif berkarya sambil menjalani berbagai pengobatan untuk mengendalikan penyakitnya. Semangat dan sikap positif yang ia tunjukkan selama masa perjuangan tersebut membuat banyak orang terinspirasi.
Pelantun lagu Nuansa Bening itu mengembuskan napas terakhirnya di kediamannya pada Sabtu sore pukul 16.33 WIB.
Penghormatan Terakhir dari Keluarga dan Sahabat
Jenazah Vidi Aldiano telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu 8 Maret 2026.
Prosesi pemakaman dihadiri keluarga, sahabat, serta ratusan pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kepergian Vidi meninggalkan kenangan mendalam bagi banyak orang, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Sosoknya akan selalu dikenang sebagai musisi berbakat yang membawa pesan positif melalui karya dan kepribadiannya.