Entertainment
Kokuho Dominasi Ajang Japan Academy Film Prize 2026 dengan Total 10 Piala
Film epik kabuki berjudul Kokuho kembali mencatatkan prestasi gemilang di industri perfilman Jepang. Karya sutradara Lee Sang-il tersebut berhasil mendominasi ajang Japan Academy Film Prize ke-49 dengan meraih total 10 penghargaan, termasuk kategori paling bergengsi yaitu Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.
Upacara penghargaan tersebut digelar pada 13 Maret di Grand Prince Hotel Shin Takanawa. Ajang ini dipandu oleh penyiar lepas Shinichi Hatori bersama aktris Yuumi Kawai, yang sebelumnya memenangkan penghargaan aktris terbaik pada tahun lalu.
Dikutip dari The Japan Times, film tersebut berhasil mengalahkan sejumlah nominasi lain di kategori Film Terbaik, seperti Hero's Island, Suzuki=Bakudan, First Kiss, dan Tokyo Taxi. Saat menerima penghargaan, Lee Sang-il menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim produksi yang telah berkontribusi dalam proses pembuatan film tersebut.
Menurutnya, keberhasilan film ini merupakan hasil kerja keras seluruh kru dan para aktor yang terlibat. Ia juga menekankan bahwa dedikasi tim produksi terlihat jelas dalam setiap detail film, sehingga mampu menyentuh hati para penonton.
Kokuho sendiri diadaptasi dari novel karya Shuichi Yoshida yang diterbitkan pada tahun 2018. Ceritanya berlatar dunia teater kabuki di Osaka setelah Perang Dunia II dan mengikuti perjalanan hidup dua aktor onnagata selama lebih dari 50 tahun.
Dalam tradisi kabuki, onnagata merupakan aktor pria yang secara khusus memerankan karakter perempuan di atas panggung. Film ini menyoroti perjalanan artistik salah satu tokohnya hingga akhirnya diakui sebagai ningen kokuho atau Living National Treasure, sebuah gelar kehormatan bagi seniman yang dianggap memiliki kontribusi luar biasa terhadap budaya Jepang.
Sejak dirilis pada Juni, Kokuho mengalami lonjakan popularitas berkat rekomendasi dari mulut ke mulut. Film tersebut akhirnya berhasil mencapai posisi nomor satu di box office Jepang dan mempertahankan posisinya selama beberapa minggu.
Pada akhir November, film ini tercatat meraih pendapatan lebih dari 17,37 miliar yen. Angka tersebut memecahkan rekor film live-action Jepang dengan pendapatan domestik tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Rekor sebelumnya dipegang oleh film Bayside Shakedown 2 yang dirilis pada tahun 2003.
Performa Kokuho bahkan terus meningkat hingga awal tahun ini. Menurut laporan terbaru, total pendapatan film tersebut telah melampaui 20,3 miliar yen, menjadikannya salah satu dari sepuluh film dengan pendapatan terbesar sepanjang masa di Jepang, termasuk produksi anime dan film internasional.
Selain memenangkan penghargaan Film Terbaik dan Sutradara Terbaik, Kokuho juga meraih sejumlah kategori teknis seperti sinematografi, penyuntingan, pencahayaan, desain artistik, tata suara, musik, hingga skenario terbaik.
Aktor Ryo Yoshizawa juga meraih penghargaan Aktor Terbaik berkat penampilannya dalam film ini. Ia memerankan seorang anak yatim dari keluarga yakuza yang mengabdikan hidupnya pada seni kabuki hingga akhirnya menjadi bintang panggung terkenal.
Dalam pidato penerimaannya, Yoshizawa mengungkapkan bahwa ia menjalani latihan intensif bersama aktor Ryusei Yokohama untuk mendalami peran sebagai pemain kabuki. Ia juga menyampaikan bahwa pengalaman tersebut memberinya pemahaman lebih dalam mengenai perjuangan yang harus dilalui seorang seniman dalam mengejar kesempurnaan.
Sementara itu, penghargaan Aktris Terbaik diberikan kepada Chieko Baisho atas penampilannya dalam film Tokyo Taxi.
Kemenangan ini menjadi momen istimewa bagi aktris berusia 84 tahun tersebut karena merupakan penghargaan aktris terbaik pertamanya dalam 45 tahun terakhir. Baisho sebelumnya pernah memenangkan kategori yang sama pada tahun 1981 melalui film A Distant Cry from Spring dan Tora-san's Tropical Fever.
Selain itu, penghargaan Film Asing Terbaik tahun ini diberikan kepada film Conclave garapan sutradara Edward Berger. Sementara kategori Film Animasi Terbaik dimenangkan oleh Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle yang juga mencatat kesuksesan besar di pasar global.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS