Entertainment
Webtoon Spin-Off Exhuma Dirilis, Kisahkan Masa Remaja Hwa Rim dan Bong Gil
Kesuksesan film horor-okultisme Korea Exhuma kini memasuki babak baru. Setelah menjadi salah satu fenomena terbesar di industri perfilman Korea Selatan pada 2024, semesta cerita yang dibangun dalam film tersebut resmi diperluas melalui sebuah Webtoon spin-off berjudul Maengjong.
Webtoon tersebut diluncurkan oleh Naver WEBTOON pada 30 Mei dan langsung menarik perhatian penggemar yang ingin mengetahui kisah para karakter sebelum peristiwa dalam film terjadi.
Dikutip dari The Korea Times, Maengjong merupakan prekuel yang berfokus pada masa remaja dua karakter penting dalam Exhuma, yakni dukun muda Hwa Rim dan Bong Gil. Keduanya sebelumnya diperankan oleh Kim Go Eun dan Lee Do Hyun dalam film yang sukses besar tersebut.
Jika film memperlihatkan kerja sama mereka sebagai praktisi spiritual yang berpengalaman, Webtoon ini akan mengungkap bagaimana hubungan mereka bermula serta berbagai peristiwa misterius yang terjadi sebelum alur cerita film dimulai.
Kehadiran Maengjong menjadi langkah terbaru dalam pengembangan waralaba Exhuma. Film yang dirilis pada Februari 2024 itu berhasil mencatat lebih dari 11,9 juta penonton di Korea Selatan dan meraup pendapatan sekitar 83,1 juta dolar AS. Pencapaian tersebut menjadikannya film okultisme Korea pertama yang mampu menembus angka 10 juta penonton sekaligus menjadi salah satu film terlaris di negara tersebut pada tahun perilisannya.
Cerita Maengjong dimulai dengan Hwa Rim yang masih duduk di bangku sekolah menengah. Ia menjalani kehidupan yang tertutup dan berusaha menyembunyikan identitasnya setelah mengalami peristiwa traumatis di masa kecil yang berkaitan dengan roh ular bernama Jin. Kehidupan yang selama ini tenang mulai berubah ketika ia bertemu dengan Bong Gil, seorang siswa di sekolah yang sama.
Seiring kedekatan mereka berkembang, berbagai misteri yang berkaitan dengan dunia spiritual mulai terungkap. Melalui kisah ini, pembaca akan diajak memahami latar belakang kedua karakter yang sebelumnya hanya diperlihatkan secara terbatas dalam film.
Judul Maengjong sendiri memiliki makna yang cukup menarik. Dalam bahasa Korea yang ditulis menggunakan karakter Tionghoa, istilah tersebut dapat diterjemahkan sebagai "kepatuhan buta" atau mengikuti perintah tanpa mempertimbangkan aspek moral. Tema inilah yang disebut akan menjadi salah satu fondasi utama cerita, terutama dalam membangun ketegangan psikologis dan konflik yang dihadapi para tokohnya.
Untuk menggarap proyek ini, Naver WEBTOON menggandeng Haemuri, kreator yang dikenal luas melalui Webtoon thriller psikologis Trapped. Karya-karyanya selama ini mendapat pujian karena kemampuannya membangun hubungan karakter yang kompleks, suasana yang intens, serta alur cerita yang penuh ketegangan. Karena itu, banyak pembaca menaruh harapan besar bahwa Haemuri mampu menerjemahkan dunia Exhuma ke dalam format Webtoon dengan kualitas yang tidak kalah menarik dari versi filmnya.
Menariknya, sutradara Exhuma, Jang Jae Hyun, juga dilaporkan turut terlibat dalam tahap awal pengembangan konsep proyek ini. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat menjaga konsistensi dunia cerita sehingga hubungan antara film dan Webtoon tetap terasa kuat bagi para penggemar.
Lee Jeong Geun selaku kepala konten Webtoon Korea di Naver WEBTOON mengatakan bahwa Maengjong dihadirkan menjelang musim panas, periode ketika minat masyarakat terhadap genre horor dan thriller supernatural biasanya meningkat. Ia juga menilai kombinasi kisah masa muda Hwa Rim dan Bong Gil dengan gaya penceritaan khas Haemuri akan menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar genre ini.
Saat ini, Maengjong baru tersedia melalui platform Naver WEBTOON dalam bahasa Korea. Belum ada pengumuman resmi mengenai versi bahasa Inggris maupun bahasa lainnya.