Entertainment
Manga Remaja Bertema Gender Just Like Mona Lisa Resmi Diadaptasi Anime TV
Kabar gembira datang bagi para penggemar manga Just Like Mona Lisa karya Tsumuji Yoshimura. CyberAgent secara resmi mengumumkan bahwa manga yang juga dikenal dengan judul The Gender of Mona Lisa atau Seibetsu "Mona Lisa" no Kimi e. akan diadaptasi menjadi serial anime televisi.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, visual teaser perdana juga telah dirilis untuk memberikan gambaran awal mengenai proyek yang sebelumnya diperkenalkan dengan nama sandi "Project M".
Menurut pengumuman resmi dari CyberAgent, studio animasi SHAFT dipercaya untuk menggarap adaptasi ini. Nama SHAFT tentu sudah tidak asing bagi para penggemar anime karena dikenal lewat sejumlah karya populer seperti Puella Magi Madoka Magica, Monogatari Series, dan March Comes in Like a Lion. Studio yang tahun ini merayakan ulang tahun ke-50 tersebut dikenal memiliki gaya visual artistik dan pendekatan penyutradaraan yang unik, sehingga banyak penggemar menaruh harapan besar pada adaptasi anime ini.
Manga Just Like Mona Lisa sendiri pertama kali diterbitkan melalui platform Gangan Online milik Square Enix pada Mei 2018. Serial tersebut berakhir pada 2022 dengan total 10 volume dan berhasil mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari satu juta kopi. Popularitasnya terus berkembang, termasuk di pasar internasional melalui penerbitan versi bahasa Inggris oleh Square Enix.
Cerita manga ini menghadirkan premis yang cukup unik sekaligus mengundang refleksi. Dalam dunia yang diciptakan Yoshimura, setiap manusia lahir tanpa jenis kelamin. Ketika memasuki usia sekitar 12 tahun, tubuh mereka mulai berubah mengikuti gender yang mereka inginkan, dan proses tersebut biasanya selesai saat mereka berusia 14 tahun.
Namun, kondisi berbeda dialami oleh tokoh utama bernama Arima Hinase. Saat teman-teman sebayanya telah menentukan identitas mereka, Hinase justru tetap berada dalam kondisi tanpa gender hingga usia 18 tahun. Situasi tersebut membuat Hinase menghadapi berbagai pertanyaan mengenai identitas diri, masa depan, dan hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.
Selama bertahun-tahun, Hinase menjalani kehidupan yang relatif tenang bersama dua sahabat masa kecilnya, Ritsu Kaga dan Shiori Takayama. Ritsu dikenal sebagai sosok yang ceria dan penuh energi, sementara Shiori memiliki kepribadian yang lebih tenang dan perhatian.
Keseharian mereka mulai berubah ketika Ritsu dan Shiori secara bersamaan mengungkapkan perasaan mereka kepada Hinase.
Kisah ini tidak hanya berfokus pada hubungan romantis, tetapi juga menggambarkan pergulatan berbagai karakter di sekitarnya. Para teman, keluarga, hingga orang dewasa dalam kehidupan Hinase turut menghadapi kebingungan dan keraguan mereka sendiri, menciptakan cerita coming-of-age yang kompleks dan menyentuh.
Visual teaser yang dirilis menampilkan Hinase berdiri sambil memegang sebuah bingkai dengan nuansa putih yang mendominasi. Tagline yang muncul berbunyi, "Dalam dunia di mana semua orang terlahir tanpa gender."
Untuk merayakan pengumuman adaptasi anime tersebut, Tsumuji Yoshimura juga membagikan ilustrasi khusus dan pesan kepada para penggemar. Sang mangaka mengaku sangat bahagia karena impiannya untuk melihat karya orisinalnya diadaptasi menjadi anime akhirnya terwujud.
Dalam komentarnya, Yoshimura menyebut bahwa adaptasi anime merupakan salah satu impian terbesar yang ia miliki sejak menjadi mangaka. Ia juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap hasil kerja tim produksi setelah melihat berbagai materi yang ditampilkan selama proses pengawasan proyek.
"Saya sangat senang. Melihat karya saya diadaptasi menjadi anime adalah impian terbesar saya sebagai mangaka. Dari materi yang sudah saya lihat, saya bisa merasakan bahwa anime ini akan menjadi karya yang sangat indah dan penuh gaya," ungkap Yoshimura.
Sementara itu, informasi lebih lanjut mengenai anime ini akan diumumkan dalam acara AnimagiC 2026 yang berlangsung di Mannheim, Jerman. Menurut pengumuman resmi, Just Like Mona Lisa akan mendapatkan panel khusus pada 1 Agustus 2026. Dalam acara tersebut, tim produksi dijadwalkan mengungkap jajaran pengisi suara utama sekaligus menayangkan trailer perdana untuk pertama kalinya di hadapan publik.
Hingga saat ini, jadwal tayang, staf produksi lengkap, dan daftar pemeran utama masih dirahasiakan. Para penggemar kini hanya perlu menunggu informasi berikutnya yang akan diungkap pada ajang AnimagiC 2026 mendatang.