Entertainment

Pedro Pascal Terjun ke Dunia Musik di Film "Behemoth!", Intip Teasernya

Pedro Pascal Terjun ke Dunia Musik di Film "Behemoth!", Intip Teasernya
Film Behemoth! (Searchlight Pictures)

Searchlight Pictures telah merilis teaser perdana Behemoth! garapan Tony Gilroy. Film ini dibintangi Pedro Pascal sebagai seorang pemain cello ternama yang kembali ke kampung halamannya di Los Angeles setelah dua dekade berkeliling dunia.

Melalui cuplikan singkat itu, Behemoth! menampilkan kisah tentang keluarga, musik, dan proses kreatif di balik industri perfilman, sekaligus menjadi proyek paling personal yang pernah dibuat Gilroy.

Behemoth! mengikuti kisah Alex Serian (Pedro Pascal), seorang pemain cello berbakat yang telah menghabiskan 20 tahun hidupnya tampil di berbagai belahan dunia. Setelah kembali ke Los Angeles, ia memutuskan mengejar karier baru sebagai komposer musik film.

Bagi Alex, musik bukan sekadar pekerjaan, melainkan bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya. Kepulangannya kemudian membawanya pada sebuah perjalanan emosional yang mengubah cara pandangnya terhadap keluarga, cinta, dan arti sebuah karya.

Tony Gilroy menyebut Behemoth! sebagai surat cinta untuk musik film dan orang-orang yang berada di balik proses penciptaannya. Kecintaannya terhadap musik dalam film menjadi inspirasi utama lahirnya proyek tersebut.

Selain Pedro Pascal, film ini juga dibintangi Will Arnett sebagai saudara Alex, Eva Victor sebagai Nadia yang menjadi rekan kerja sekaligus ketertarikan cintanya, Olivia Wilde sebagai mantan kekasih Alex, serta Hank Azaria sebagai ayahnya.

Deretan pemain lainnya meliputi Alexa Swinton, Kaya Ralls, Erik Griffin, JoBeth Williams, Margarita Levieva, Matthew Lillard, Barry Livingston, dan Adam Rose.

Proses syuting berlangsung di Los Angeles mulai 27 Oktober 2025 hingga 23 Januari 2026. Di tengah produksi, David Harbour juga keluar dari proyek karena ingin beristirahat setelah menyelesaikan musim terakhir Stranger Things, sebelum akhirnya digantikan oleh Will Arnett.

Salah satu daya tarik utama Behemoth! adalah musiknya. Tony Gilroy menggandeng sembilan komposer untuk menggarap soundtrack film ini, mulai dari James Newton Howard, Alan Silvestri, Michael Giacchino, Henry Jackman, Michael Abels, Emily Bear, Brandon Roberts, Lukas Frank, hingga Nami Melumad.

Dalam wawancara bersama Vanity Fair, Tony Gilroy mengaku ingin menghadirkan tokoh utama yang sangat ahli di bidangnya. Menurutnya, karakter Alex Serian lahir dari ketertarikannya pada sosok yang memiliki dedikasi luar biasa terhadap profesinya.

Awalnya, peran Alex akan dimainkan Oscar Isaac. Namun, setelah sang aktor mundur dari proyek pada Agustus 2025, Gilroy dihadapkan pada dua pilihan: menghentikan produksi atau mencari pemeran baru. Ia akhirnya memilih Pedro Pascal sebagai pengganti.

Pedro Pascal langsung tertarik ketika membaca naskah Behemoth!. Menurutnya, kisah Alex terasa berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia perankan sebelumnya.

"Saya ingat setelah membaca naskahnya, saya langsung berpikir, 'Saya ingin sekali bermain di film ini'," kata Pedro Pascal, dikutip pada Rabu (15/7/2026).

Aktor berusia 51 tahun itu menilai Behemoth! bukan sekadar film tentang musik. Baginya, karya terbaru Tony Gilroy tersebut merupakan kisah mengenai keluarga, warisan, penyembuhan, sekaligus surat cinta bagi dunia perfilman dan musik.

"Alex bukan bintang rock dan bukan seseorang yang mengejar sorotan. Bahasa pertamanya adalah musik. Film ini adalah surat cinta untuk musik, surat cinta untuk film, sekaligus tentang keluarga, warisan, dan proses penyembuhan," ujarnya.

Demi memerankan seorang pemain cello profesional, Pedro Pascal  menjalani latihan musik intensif selama proses syuting. Ia mengaku setiap hari harus berlatih memainkan cello agar gerakannya terlihat meyakinkan di depan kamera.

"Belajar memegang busur cello dengan benar saja membutuhkan satu hari penuh. Ini jauh lebih sulit daripada semua adegan laga yang pernah saya lakukan," ungkapnya.

Bahkan, ia menyebut belajar memainkan cello menjadi tantangan terbesar sepanjang karier aktingnya.

"Ini benar-benar hal tersulit yang pernah saya pelajari. Bertarung sebagai gladiator atau bergelantungan dengan tali pengaman tidak ada apa-apanya dibanding harus belajar memainkan cello dan membuatnya terlihat meyakinkan saat membawakan karya Tchaikovsky," tuturnya lebih lanjut.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda