Entertainment

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli
Cocoon - One Summer of Girlhood (animetv-jp.net)

GKIDS resmi merilis trailer terbaru untuk Cocoon – One Summer of Girlhood, film anime yang diadaptasi dari manga karya Machiko Kyo. Bersamaan dengan peluncuran trailer tersebut, distributor juga mengumumkan bahwa film ini akan tayang di bioskop Amerika Utara mulai 4 September 2026 dalam dua pilihan, yakni versi bahasa Jepang dengan subtitle bahasa Inggris dan versi sulih suara (English dub).

Kehadiran Cocoon – One Summer of Girlhood langsung menarik perhatian pencinta anime karena bukan hanya mengangkat kisah perang yang emosional, tetapi juga dikerjakan oleh sederet nama besar yang pernah terlibat dalam berbagai film legendaris Studio Ghibli. Tak heran jika banyak penggemar menyebut visual film ini sebagai salah satu karya yang paling "Ghibli-esque" tahun ini.

Film ini menjadi debut penyutradaraan Yukimitsu Ina, animator yang sebelumnya dikenal lewat keterlibatannya dalam Keep Your Hands Off Eizouken! dan episode Tatooine Rhapsody dari antologi Star Wars: Visions. Naskah adaptasinya ditulis bersama Taku Kishimoto, sementara musik digarap oleh komposer ternama Kensuke Ushio, yang dikenal melalui karya-karyanya di A Silent Voice, Devilman Crybaby, Dan Da Dan, hingga Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc.

Proyek ini juga diperkuat studio animasi SASAYURI, yang didirikan oleh mantan animator Studio Ghibli, Hitomi Tateno. Ia bertindak sebagai produser sekaligus membawa sejumlah animator senior untuk bergabung dalam produksi.

Dua nama yang paling mencuri perhatian adalah Akihiko Yamashita, yang pernah mengerjakan Spirited Away, The Boy and the Heron, serta Princess Mononoke, dan Shinji Otsuka, animator senior yang juga memiliki rekam jejak panjang bersama Studio Ghibli.

Berdasarkan keterangan resmi GKIDS, Cocoon – One Summer of Girlhood mengikuti kisah dua siswi sekolah perempuan, San dan Mayu, yang hidup damai di sebuah pulau tropis. Kehidupan mereka berubah drastis ketika perang mencapai tempat tinggal mereka. Bersama teman-teman sekolah lainnya, mereka diperintahkan membantu merawat tentara yang terluka di sebuah rumah sakit militer yang tersembunyi di dalam gua.

Di tengah meningkatnya korban jiwa, kekerasan, dan situasi perang yang semakin brutal, San dan Mayu berusaha mempertahankan harapan sekaligus menjaga persahabatan mereka.

Cerita tersebut diadaptasi dari manga Cocoon karya Machiko Kyo yang terbit pada 2009 hingga 2010 sebelum dikumpulkan menjadi satu volume. Manga itu kemudian diterbitkan ulang pada 2015 dengan tambahan materi baru, sementara edisi bahasa Inggris diterbitkan oleh VIZ Media. Kisahnya sendiri terinspirasi dari tragedi nyata para Himeyuri Students di Okinawa pada masa-masa akhir Perang Dunia II.

Sebelum melangkah ke pasar internasional, film ini telah lebih dulu tayang perdana di Jepang pada 30 Maret 2025 dan kemudian disiarkan melalui NHK General TV pada Agustus 2025. Kini, sebelum penayangan luas di Amerika Utara, Cocoon – One Summer of Girlhood juga dijadwalkan tampil dalam festival JAPAN CUTS di New York pada Juli 2026. Festival yang diselenggarakan oleh Japan Society tersebut dikenal sebagai salah satu ajang perfilman Jepang terbesar di Amerika Utara.

Dari trailer terbaru yang dirilis GKIDS, penonton diperlihatkan perubahan drastis kehidupan para siswi sekolah yang awalnya dipenuhi keceriaan menjadi perjuangan bertahan hidup di tengah perang. Visual lembut dengan latar alam yang indah perlahan berubah menjadi suasana kelam penuh ledakan, korban luka, dan tekanan psikologis. Perpaduan gambar yang memukau dengan musik garapan Kensuke Ushio semakin memperkuat atmosfer emosional sepanjang trailer.

Deretan pengisi suara film ini juga diisi oleh aktor dan aktris ternama Jepang. Hikari Mitsushima dipercaya memerankan Mayu, sementara Marika Ito mengisi suara San. Mereka didukung oleh Yoko Hikasa sebagai Tamaki, Rena Motomura sebagai Hina, Chinatsu Akasaki sebagai Mari, Aoi Koga sebagai Yuri, Yume Miyamoto sebagai Kaede, Miyuki Sawashiro sebagai Kaho, Umeka Shoji sebagai sang guru, dan Izumi Aoyagi sebagai Shiho.

Menariknya, penayangan bioskop di Amerika Utara juga akan menghadirkan konten bonus berupa cuplikan di balik layar proses Kensuke Ushio menciptakan musik untuk film ini.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda