Entertainment

8 Film Bertema Mitologi Yunani yang Wajib Kamu Tonton Selain The Odyssey

8 Film Bertema Mitologi Yunani yang Wajib Kamu Tonton Selain The Odyssey
Clash of the Titans (IMDb)

Christopher Nolan berhasil menghidupkan kembali epos Yunani kuno lewat The Odyssey

Bagi banyak penonton, film ini mungkin meninggalkan rasa penasaran terhadap kisah para dewa Olympus, Perang Troya, hingga para pahlawan legendaris yang hanya sempat disinggung sekilas di dalam film.

Padahal, jauh sebelum The Odyssey hadir di layar lebar, dunia sinema telah berkali-kali mengadaptasi dan menafsirkan ulang kisah-kisah mitologi Yunani dengan pendekatan yang sangat beragam. 

Ada yang memilih jalur epik penuh peperangan, ada pula yang mengemasnya menjadi drama psikologis, fantasi blockbuster, bahkan komedi satir yang nyeleneh.

Kalau kamu masih belum move on dari petualangan Odysseus atau ingin menjelajahi interpretasi sinematik lain dari mitologi Yunani, delapan film berikut wajib masuk ke dalam watchlist kamu! 

1. Troy (2004)

Troy (IMDb)
Troy (IMDb)

Untuk kamu yang penasaran dari mana semua trauma masa lalu Odysseus berasal, film kolosal arahan Wolfgang Petersen ini adalah jawaban yang paling pas. 

Troy menceritakan awal mula Perang Troya yang dipicu oleh penculikan Ratu Helen (Diane Kruger) dari Sparta oleh Pangeran Paris (Orlando Bloom). 

Lewat film ini, kamu akan diajak menyaksikan invasi raksasa koalisi kerajaan Yunani ke benteng Troya, sekaligus melihat perseteruan legendaris antara Achilles (Brad Pitt) yang haus keabadian dan Hector (Eric Bana) yang bertarung demi kehormatan keluarga. 

Bisa dibilang, Troy adalah prekuel spiritual yang sangat sempurna untuk The Odyssey. Kamu bisa melihat langsung bagaimana brutalitas perang ini membentuk sisi gelap para pahlawannya, termasuk sosok Odysseus versi Sean Bean sebelum ia terkena kutukan lautan. 

Film ini juga memperlihatkan kecerdasan taktis Odysseus saat merancang strategi Kuda Troya yang terkenal itu.

Hingga saat ini, koreografi pertarungan dan kemegahan skala perang dalam Troy masih memegang gelar sebagai salah satu yang terbaik di era sinema modern.

2. Jason and the Argonauts (1963)

Jason and the Argonauts (IMDb)
Jason and the Argonauts (IMDb)

Jika kamu mencari nuansa petualangan laut yang atmosfernya paling mendekati perjalanan Odysseus saat menghadapi monster, kamu wajib menyaksikan film klasik arahan Don Chaffey ini. 

Ceritanya berpusat pada Jason (Todd Armstrong), seorang pahlawan muda yang harus berlayar menuju ujung dunia demi mencari Bulu Domba Emas untuk merebut kembali takhta kerajaannya. 

Bersama kru pelaut terbaik yang disebut Argonauts, Jason harus melewati berbagai ujian berat yang sengaja diturunkan oleh para dewa Olympus.

Meskipun film ini dirilis pada tahun 1963, jangan remehkan pencapaian visualnya ya! Jason and the Argonauts adalah pionir efek visual sinema berkat teknik stop-motion legendaris karya Ray Harryhausen. 

Adegan pertarungan ikonik melawan tujuh tengkorak hidup di film ini bahkan masih menjadi pedoman dan inspirasi utama bagi ribuan sutradara film fantasi masa kini.

3. Iphigenia (1977)

Iphigenia (IMDb)
Iphigenia (IMDb)

Masih ingat dengan sosok King Agamemnon yang tampil begitu dingin dan intimidatif di The Odyssey maupun Troy?

Kalau kamu penasaran bagaimana asal-usul kekejaman sang Raja Mycenae tersebut, film tragedi klasik arahan sutradara Yunani, Michael Cacoyannis, ini wajib sekali untuk kamu saksikan.

Film ini menyoroti momen ketika armada perang Yunani terjebak di pelabuhan Aulis karena tidak ada angin untuk berlayar ke Troya.

Demi mendapat hembusan angin, Agamemnon (Kostas Kazakos) dihadapkan pada pilihan paling gila dengan menumbalkan nyawa anak gadisnya sendiri, Iphigenia (Tatiana Papamoschou) , di altar persembahan Dewi Artemis.

Meski dirilis tahun 1977 dan bertutur dalam bahasa Yunani asli, Iphigenia adalah mahakarya drama psikologis yang sempat meraih nominasi Oscar dan Palme d'Or di Cannes Film Festival.

4. Electra (1962)

Electra (IMDb)
Electra (IMDb)

Jika di film Iphigenia kamu menyaksikan dosa awal Agamemnon yang tega mengorbankan anaknya, maka Electra adalah babak penutup yang paling mengerikan dari dinasti Mycenae.

Disutradarai oleh maestro yang sama, Michael Cacoyannis, film klasik berbahasa Yunani ini mengambil latar tepat setelah Perang Troya usai. 

Agamemnon yang baru saja pulang membawa kemenangan justru dibunuh secara keji oleh istrinya sendiri, Clytemnestra (Aleka Katseli).

Hal ini mendorong sang putri, Electra (Irene Papas), untuk merencanakan pembalasan dendam terhadap ibu kandungnya, bersama saudaranya, Orestes (Yannis Fertis).

Electra adalah salah satu adaptasi tragedi Yunani paling diakui dalam sejarah sinema, bahkan berhasil memboyong berbagai penghargaan di Cannes Film Festival.

5. Clash of the Titans (2010)

Clash of the Titans (IMDb)
Clash of the Titans (IMDb)

Untuk penikmat sinema yang mencari hiburan blockbuster murni, adaptasi ulang dari film klasik tahun 1981 ini adalah sajian yang pas.

Clash of the Titans menawarkan petualangan fantasi skala besar ketika Perseus (Sam Worthington), putra manusia setengah dewa dari Zeus (Liam Neeson) , yang memimpin sekelompok prajurit dalam misi bunuh diri menuju dunia bawah. 

Tugas utamanya adalah menemukan cara untuk mengalahkan Kraken, monster laut raksasa ciptaan Hades yang dilepas untuk menghancurkan kota Argos.

Di sepanjang film, kamu akan dimanjakan dengan visual monster-monster mitologi yang menakutkan, mulai dari Medusa hingga kalajengking raksasa, serta efek visual CGI yang masif. 

6. Immortals (2011)

Immortals (IMDb)
Immortals (IMDb)

Disutradarai oleh Tarsem Singh, film ini memiliki pendekatan estetika yang sangat unik, menyerupai lukisan Renaisans. 

Ceritanya berpusat pada kekejaman Raja Hyperion (Mickey Rourke) yang membantai daratan Yunani demi mencari Busur Epirus untuk membebaskan bangsa Titan dari jurang terdalam Tartarus. 

Melihat hal itu, Dewa Zeus (Luke Evans) yang terikat aturan larangan intervensi akhirnya memilih seorang pemuda biasa bernama Theseus (Henry Cavill) untuk memimpin perlawanan umat manusia.

Immortals menawarkan desain kostum yang eksentrik, tata cahaya yang teatrikal, dan koreografi pertarungan yang brutal namun sangat artistik.

7. Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief (2010)

Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief (IMDb)
Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief (IMDb)

Diangkat dari novel terlaris karya Rick Riordan, film arahan Chris Columbus ini mengikuti perjalanan Percy Jackson (Logan Lerman), seorang remaja biasa yang kaget setengah mati saat mendapati fakta bahwa dirinya adalah seorang demigod, putra kandung dari Dewa Lautan, Poseidon. 

Ketika petir utama milik Zeus (Sean Bean) dicuri, Percy dituduh sebagai pelakunya dan harus berpetualang menyeberangi Amerika untuk membersihkan namanya sebelum perang besar antara Zeus dan Poseidon pecah

Menggantikan atmosfer perang kuno yang kelam, Percy Jackson menawarkan gerbang masuk yang sangat menyenangkan untuk menikmati semesta mitologi Yunani. 

Kamu akan diajak melihat interpretasi kreatif tentang bagaimana makhluk mitologis seperti Medusa, Minotaur, hingga Lotus Eater yang bersembunyi di balik tempat-tempat modern seperti Kasino Las Vegas hingga museum kota

8. O Brother, Where Art Thou? (2000)

O Brother, Where Art Thou? (IMDb)
O Brother, Where Art Thou? (IMDb)

Pernahkah terlintas di benakmu, bagaimana jadinya jika struktur epos The Odyssey dirombak menjadi komedi kriminal era 1930-an di Mississippi? Duo sutradara jenius Coen Brothers mengeksekusi ide tersebut dengan sempurna melalui film ini. 

Kamu jangan sampai terkecoh dengan latarnya yang bernuansa sejarah Amerika Serikat, karena film ini benar-benar menerjemahkan elemen mitologi Yunani dengan cara yang sangat kreatif. 

Kisahnya mengikuti perjalanan tiga narapidana pimpinan Ulysses Everett McGill (George Clooney), yang melarikan diri dari kerja paksa demi mencari harta karun karam. 

Sepanjang perjalanan, mereka bertemu dengan berbagai karakter nyeleneh yang bertindak sebagai representasi modern dari monster, penyihir, dan tantangan yang dihadapi Odysseus yang asli

Monster Cyclops bermata satu dirombak menjadi seorang salesman Alkitab yang kejam, sementara para Siren perayu disulap menjadi perempuan pencuci baju di pinggir sungai.

Film ini cocok bagi kamu yang ingin mencari tontonan bertema mitologi yang tidak biasa, unik, dan kaya akan nilai seni. 

Nah, itu dia 8 rekomendasi film bertema mitologi Yunani yang wajib kamu tonton selain The Odyssey. 

Dari deretan judul di atas, film mana dulu nih yang akan kamu tonton? 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda