Entertainment
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
Netflix bersiap kembali memanjakan para penggemar genre romcom khas remaja. Kali ini, Netflix secara resmi akan mengadaptasi novel best seller karya penulis Lynn Painter, Better Than the Movies, menjadi film orisinal.
Menyadur laporan dari Netflix Tudum pada Minggu (2/8/2026), proses syuting Better Than the Movies akan dimulai di Chicago, Illinois, pada 3 September 2026. Kursi sutradara untuk proyek ini ditempati Julia Hart.
Sejauh ini, pihak studio telah mengonfirmasi dua nama bintang muda yang akan mengisi jajaran pemeran utama. Beatrice Kitsos didapuk untuk memerankan karakter Liz Buxbaum, sementara David Iacono akan berperan sebagai Wes Bennett.
Dari segi alur cerita, Better Than the Movies menjanjikan trope enemies to lovers yang menggelitik. Kisahnya tentang Liz Buxbaum, seorang gadis remaja yang sangat romantis dan gemar melamun.
Liz diceritakan sudah lama menaruh hati pada Michael. Sayangnya, cowok keren nan dingin itu sama sekali tidak pernah meliriknya hingga akhirnya ia pindah ke luar kota.
Kini, setelah Michael kembali ke kota mereka, Liz bertekad melakukan apa saja agar sang pujaan hati menyadari keberadaannya dan berharap bisa menggaetnya sebagai pasangan di malam prom.
Demi memuluskan misinya, Liz bahkan rela berteman dengan Wes Bennet, tetangga sebelahnya yang menyebalkan namun berparas tampan.
Bagi Liz, Wes bukanlah kandidat pria idaman. Sejak kecil, Wes selalu menjadi duri dalam daging bagi Liz lewat berbagai kejahilan konyolnya. Namun, karena Wes dan Michael ternyata dengan cepat menjadi akrab, Liz melihat Wes sebagai kartu as untuk mendekati Michael.
Di luar dugaan, saat keduanya mulai menyusun rencana demi momen prom impian Liz, gadis itu justru menyadari bahwa ia menikmati kebersamaannya dengan Wes.
Kedekatan ini pada akhirnya memaksa Liz untuk mempertimbangkan kembali segala hal yang ia ketahui tentang cinta dan merombak definisi 'bahagia selamanya' versinya sendiri.
Film ini diproduksi di bawah naungan studio Original Headquarters. Jordan Horowitz sebagai produser mewakili studio tersebut, bersama Shauna Phelan dan Melanie Krauss.
Bagi Original Headquarters sendiri, Better Than the Movies menandai proyek kolaborasi kedua mereka dengan Netflix, menyusul film Don’t Say Good Luck yang dibintangi oleh Sunny Sandler. Sementara proyek ini menjadi film ketiga di mana Julia Hart terikat kontrak penyutradaraan dengan Netflix.
Mengingat proses syuting Better Than the Movies baru akan dimulai pada bulan September mendatang, para pencinta film tentu masih harus bersabar menunggu jadwal rilis resminya.
Sembari menanti, Netflix sejatinya memiliki deretan panjang film adaptasi buku yang tak kalah memikat untuk masuk ke dalam daftar tontonanmu.
Bagi penggemar setia genre romcom, trilogi To All the Boys I've Loved Before wajib menjadi pilihan utama. Diadaptasi dari novel karya Jenny Han, seri film ini menyusuhkan kisah cinta manis antara Lara Jean Covey dan Peter Kavinsky.
Bagi kamu yang menyukai kiasan klasik friends-to-lovers, People We Meet on Vacation bisa jadi pilihan. Diangkat dari novel karya Emily Henry, film ini menyoroti kisah Poppy dan Alex. Mereka bersahabat dan memiliki tradisi liburan bersama setiap tahun.
Sebagai opsi lain, kamu juga bisa menonton Enola Holmes. Diangkat dari seri novel misteri remaja karya Nancy Springer, film ini me petualangan seru adik perempuan Sherlock Holmes.
Selain menyajikan teka-teki detektif yang cerdas berlatar Inggris era Victoria, Enola Holmes juga diselipi bumbu romansa yang menggemaskan dengan kehadiran Lord Tewkesbury.