Striker timnas Indonesia, Ole Romeny benar-benar menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepakbola nasional. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), striker keturunan Belanda-Indonesia ini menjadi sosok yang cukup penting dalam kemenangan timnas Indonesia atas Bahrain dengan skor 1-0 dalam matchday ke-8 babak kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Selasa (25/03/2025) kemarin di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Gol semata wayangnya di menit ke-24 sukses membawa skuad garuda meraih 3 poin penting di GBK sekaligus kembali membuka peluang timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Di sisi lain, striker yang kini membela klub Inggris, Oxford United tersebut juga sukses mencatatkan 2 gol dari 2 laga debutnya bersama timnas Indonesia sejauh ini.
Bahkan, Ole Romeny juga diapresiasi oleh induk sepakbola Asia, yakni AFC dalam laga matchday ke-7 dan ke-8 babak kualifikasi Piala Dunia 2026. AFC memberi penghargaan gol terbaik di matchday ke-7 dan ke-8 usai Ole Romeny memenangkan hasil voting yang diselenggarakan di laman resmi AFC, yakni the-afc.com.
“Gol pemain Indonesia, Ole Romeny ke gawang Bahrain terpilih sebagai gol terbaik di matchday 7 dan 8 putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Penyerang Oxford United ini mengumpulkan 76% suara,” tulis AFC.
Penghargaan tersebut memang cukup layak disematkan kepada Ole Romeny yang baru saja menjadi WNI pada bulan Februari 2025 lalu. Namun, di sisi lain tentunya ada andil sang pelatih, yakni Patrick Kluivert yang cukup jeli memanfaatkan skaud timnas Indonesia dan sekaligus memanfaatkan gaya bermain Ole Romeny.
Ole Romeny Sebut Patrick Kluivert Miliki Andil Terhadap Performanya di Timnas
Lebih lanjut lagi, Ole Romeny juga menyebut bahwa ada andil Patrick Kluivert dalam performa gemilangnya dalam 2 laga terarkhir bersama timnas Indonesia. Melansir dari laman berita suara.com (02/04/2025), dirinya menyebut bahwa Patrick Kluivert memberikan banyak masukan terhadap dirinya saat bergabung dengan timnas Indonesia. Bahkan, Ole Romeny menyebut Patrick Kluivert merupakan sosok Pelatih yang cukup berbeda dan tahu mengenai kebutuhan seorang penyerang.
“Patrick berbeda dengan banyak pelatih lainnya, benar-benar memahami bagaimana menangani pemain tertentu. Ia tahu persis kebebasan yang saya butuhkan sebagai seorang penyerang dan memiliki banyak pengalaman di dunia sepak bola. Saya sangat menghormati kariernya dan merasa terhormat bisa bekerja sama dengannya di timnas Indonesia,” ujar Ole Romeny.
Hal yang diutarakan oleh Ole Romeny memang cukup masuk akal. Pasalnya, semasa masih aktif bermain, Patrick Kluivert adalah sosok striker tajam di liga Eropa dan di timnas Belanda pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, beberapa klub besar Eropa pernah dibela oleh Patrick Kluivert semasa aktif sebagai pemain. Mulai dari Ajax Amsterdam, FC Barcelona, AC Milan hingga Newcastle United pernah dibela oleh striker pengoleksi lebih dari 200 gol sepanjang karirnya sebagai pemain tersebut.
Maka tidak heran jika Ole Romeny yang notabene adalah seorang striker sangat memahami penjelasan dan masukan yang diberikan oleh Patrick Kluivert. Begitu pula sebaliknya, Patrick Kluivert sangat memahami apa yang diperlukan oleh seorang striker seperti Ole Romeny saat berlaga di timnas Indonesia.
Tentunya kombinasi keduanya diharapkan dapat memberikan hasil yang cukup positif bagi timnas Indonesia kedepannya. Belum lagi timnas Indonesia masih berjuang untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 juga memerlukan torehan poin sebanyak mungkin guna memastikan diri lolos ke babak round 4 yang kemudian membuka peluang lolos ke Piala Dunia 2026.