Hobi
Mental Baja, Asnawi Mangkualam Sentil Federasi: Harusnya Lindungi Tim Kami
Podcast Exco PSSI, Arya Sinulingga yang kembali membahas perihal isu dinamika ruang ganti hingga pergantian kapten Timnas Indonesia berujung panas.
Polemik tersebut terpaksa membuat Asnawi Mangkualam harus buka suara, bahkan kali ini terang-terangan menyentil federasi dan berbagai pihak terkait yang seharusnya melindungi tim.
Pada Kamis (11/12/2025), mantan pemain PSM Makassar tersebut sudah membantah tuduhan indikasi keretakan yang digaungkan Arya.
Ia juga menjelaskan tentang bagaimana penentuan kapten ditentukan, termasuk upaya makan malam bersama Jay Idzes hingga Rizky Ridho.
“Ketika itu, Pelatih Shin tetap memercayai saya sebagai kapten pertama dan Jay sebagai wakil.”
Asnawi turut menyambung, “Kalau memang perkataan Bapak itu benar, Jay sudah ditentukan sebagai kapten pertama melawan Tiongkok, tolong beritahu saya siapa yang memberitahukannya?”
Pernyataan pemain kelahiran 1999 tersebut cukup memanaskan situasi, tetapi sekaligus memperjelas bagaimana situasi yang terjadi. Mau bagaimana pun juga, Asnawi beserta para pemain yang berada di lokasi dan ruang ganti tentu jauh lebih mengetahui.
Kembali Buka Suara, Asnawi Sentil Komitmen Federasi
Setelah viralnya klarifikasi semalam, Asnawi Mangkualam kembali mempertegas bahwa tidak ada polemik ruang ganti sebagaimana yang selama ini digembar-gemborkan. Hal tersebut disampaikan hari Jumat (12/12/2025).
“Saya mempertegas tidak ada masalah apapun di ruang ganti againts China. Jika ada yang membantah silahkan katakan di publik siapa orangnya apakah pemain, pelatih, atau official,” tulisnya lewat Instagram Story @asnawi_bhr.
Dalam kesempatan itu, ia pun membahas tentang komposisi pemain. Namun, Asnawi tak mau berbicara lebih jauh dan menyarankan untuk bertanya langsung kepada tim kepelatihan, sebab hal tersebut bukan ranahnya.
“Karena dengan statement seperti itu sangat jelas tidak benar adanya bahwa perubahan komposisi pemain dikarenakan ada masalah di ruang ganti. Siapapun yang dimainkan, seharusnya bapak yang berada di federasi mensupport siapapun yang dipercaya pelatih. Bukan memberikan steatment yang seakan-akan bapak ini tidak mempercayakan ke pemain lain yang bermain,” jelasnya.
Asnawi mengatakan bahwa jika perubahan strategi tidak membuahkan hasil yang baik merupakan hal yang normal dalam dunia sepak bola. Lebih jauh, pemain Port FC itu bahkan mempertanyakan apakah akan ada steatment serupa jika Timnas Indonesia meraih kemenangan.
Yang paling patut diapresiasi, ia secara terbuka meminta para petinggi federasi untuk berhenti menyampaikan pernyataan-pernyataan yang memicu spekulasi.
“Orang-orang yang ada di lingkungan team mau itu dari federasi, pemain, pelatih, official, seharusnya protect our team bukan memberikan steatment yang tidak benar sehingga membuat keliru di publik.
Lagian pertandingan itu sudah jauh berlalu gaada gunanya juga buat dibahas kembali. Lebih baik membahas bagaimana Timnas Indonesia lebih berprestasi ke depannya,” tutupnya tegas.
Klarifikasi tersebut seakan menjadi bukti mentalitasnya yang tangguh. Sebab selama ini tak banyak pemain yang berani bicara seterbuka Asnawi. Publik yang ikut geram dengan drama-drama sepak bola tanah air pun memberikan dukungan penuh.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS