Hobi
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
Kabar yang cukup mengejutkan menghampiri salah satu punggawa timnas Indonesia, yakni Shayne Pattynama. Pemain keturunan Belanda-Indonesia tersebut kini dikabarkan tengah dalam persimpangan kariernya bersama klub Persija Jakarta usai gagal bersaing dalam menembus skuad utama di Super League musim 2025/2026.
Melansir dari akun instagram @perspectivefootball.id, mantan pemain klub KAS Eupen tersebut tercatat hanya bermain sebanyak enam kali di musim ini sejak pindah ke klub berjuluk “Macan Kemayoran” tersebut. Bahkan, seluruh laga yang dimainkan oleh Shayne Pattyanama selalu dimulai dari bangku cadangan yang menegaskan betapa kesulitannya dirinya menembus skuad utama Persija Jakarta di musim ini.
“Pindah ke Indonesia, ia dimainkan 6 dari 8 pertandingan Persija. Namun, semuanya dari bangku cadangan. Sehingga ia baru memiliki 39 menit bersama Persija,” tulis akun Instagram @perspectivefootball.id.
Ironisnya lagi, dirinya juga dianggap mengalami penurunan menit bermain dibandingkan saat masih berkarier di liga Thailand bersama Buriram United. Melansir dari laman transfermarkt.com, dirinya di liga Thailand yang sempat bermain sebanyak setengah musim di musim 2025/2026 ini mencatatkan 11 kali penampilan dengan total jam bermain sebanyak 707 menit.
“Shayne Pattynama (28/LB) memainkan 11 pertandingan bersama Buriram United dari total 19 pertandingan (diluar cedera) di semua kompetisi para paruh pertama musim 2025/26. Ia mendapatkan 707 menit bermain,” imbuh akun instagram @perspectivefootball.id.
Menurut beberapa pihak, adaptasi pola permainan di Persija Jakarta yang dianggap berbeda jika dibandingkan dengan Buriram United menjadi faktor utama Shayne Pattynama gagal bersaing menembus skuad utama. Lantas, apakah ada faktor lainnya yang membuat Shayne Pattynama gagal menembus skuad utama Persija Jakarta musim ini?
Kalah Saing dari Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama Terancam Hengkang di Akhir Musim
Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, selain faktor kurang mampunya beradaptasi dengan pola permainan yang diterapkan oleh klub Persija Jakarta, Shayne Pattynama dianggap kalah saing oleh bek muda Persija Jakarta sekaligus kapten timnas Indonesia U-23, Dony Tri Pamungkas. Saat ini, pelatih Persija Jakarta menganggap Dony Tri Pamungkas lebih memiliki prospek yang cukup bagus jika dibandingkan dengan Shayne Pattynama di sektor bek kiri.
Bahkan, kalah bersaingnya Shayne Pattynama dengan nama Dony Tri Pamungkas juga cukup berdampak ke level timnas Indonesia. Melansir dari laman resmi PSSI, Shayne Pattynama tak mampu menembus final squad atau skuad final yang berlaga di ajang FIFA Series 2026 kemarin melawan Saint Kitts and Nevis dan Bulgaria.
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman lebih mempercayakan sektor bek kiri kepada bek andalan Calvin Verdonk dan Dony Tri Pamungkas yang notabene adalah rekannya di klub Persija Jakarta. Akan tetapi, keputusan John Herdman tak mengikutsertakan Shayne Pattynama dalam skuad final timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 kemarin memang cuku masuk akal karena sang pemain memang kalah bersaing dari Dony Tri Pamungkas.
Kini, kontrak Shayne Pattynama akan berakhir pada bulan Juni 2026 mendatang. Meskipun memiliki opsi perpanjangan kontrak selama semusim lagi, kemungkinan besar Shayne Pattynama bisa saja tidak mengaktifkan opsi tersebut dan memilih hengkah ke klub lainnya demi menit bermain dan peluang kembali membela timnas Indonesia di ajang internasional.
Beberapa klub seperti Bali United, Persebaya Surabaya, Dewa United dan Borneo FC dikabarkan siap menampung mantan pemain timnas Belanda U-17 tersebut. Namun, adapula kemungkinan dirinya bisa saja kembali berkarier di luar negeri jika dirinya masih memiliki keinginan berkarier abroad.