Hobi
MotoGP Catalunya 2026 Kacau! Jorge Martin Emosi, Aprilia Tegur Trackhouse
MotoGP Catalunya 2026 menyimpan banyak drama, mulai dari kecelakaan yang melibatkan banyak pembalap, penalti karena pelanggaran, hingga ketegangan dalam tim. Termasuk yang dialami oleh tim Aprilia dan Trackhouse Racing.
Seperti yang kita ketahui, Jorge Martin dan Raul Fernandez mengalami kecelakaan pada lap terakhir restart kedua, ini menyebabkan dua pembalap yang sama-sama menggunakan motor Aprilia ini jatuh ke tepi lintasan.
Kabar baiknya, baik Martin maupun Fernandez bisa kembali mengikuti balapan, tapi Fernandez hanya mampu finis di P16 dan Martin finis paling belakang.
Insiden ini mungkin terdengar biasa saja jika dilihat dari sudut pandang penonton, tapi bagi Jorge Martin, Raul Fernandez, serta tim mereka ini cukup menyulut emosi.
Jorge Martin Marah & Minta Maaf
Setelah menyelesaikan balapan di posisi paling buncit, Jorge Martin kembali ke pit box lalu meluapkan amarahnya kepada tim, termasuk manajer tim Aprilia, Paolo Bonora.
Dalam tayangan, dia terlihat datang sambil bertepuk tangan (sinis) kemudian mendorong Bonora. Kru Aprilia mencoba menenangkan Martin tapi sepertinya api amarah pembalap tersebut sedang berkobar.
Wajar saja karena Martin terjatuh saat dirinya berada di P2, dia memiliki kesempatan untuk naik podium atau bahkan menang, tapi karena insiden ini harapan untuk mengejar ketertinggalan dari Marco Bezzecchi harus pupus.
Namun, tak lama kemudian Martin mengungkapkan rasa penyesalannya karena telah mendorong Paolo Bonora dan aksi meluapkan amarahnya di pit box.
Martin mengaku kecewa dengan sikapnya sendiri, saat balapan dia mencoba tenang, tapi begitu sampai di sana dia tidak bisa membendung amarahnya.
“Saya memang punya potensi untuk menang. Tapi ini balapan. Bagaimanapun, saya akan mengambil sisi positifnya. Bahwa saya cepat. Saya juga ingin mengatakan bahwa saya sangat kecewa dengan cara saya memasuki pit box. Saya mencoba untuk rileks selama balapan, tetapi begitu saya masuk (garasi) semuanya kembali tegang," ujar Martin, dilansir dari laman Crash.
Lebih lanjut, Martin juga menyampaikan bahwa dirinya sudah mendatangi ruangan Paolo Bonora untuk meminta maaf.
Massimo Rivola Datangi Kubu Trackhouse
Ketegangan tidak hanya terjadi di tim Aprilia saja, tapi juga dengan Trackhouse. Usai kecelakaan, CEO Aprilia, Massimo Rivola, tertangkap kamera mendatangi garasi Trackhouse dan menegur bos Trackhouse, Davide Brivio.
Brivio sendiri terlihat diam saja dan hampir tidak punya kesempatan untuk menjawab, tapi yang jelas dia juga frustrasi, setelah melihat salah satu pembalapnya jatuh dan hanya finis di P16.
Reaksi Jorge Martin dan Raul Fernandez
Jorge Martin dan Raul Fernandez kemudian saling memberikan reaksi terkait dengan kecelakaan yang mereka alami.
Saat diwawancara, Martin mengatakan bahwa dirinya enggan berkomentar soal insiden tersebut dan menyerahkan publik untuk melihat dan menilai sendiri dari tayangan.
“Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan. Anda bisa melihatnya di televisi," ujar Martin, dilansir dari laman MotoGP News.
Sementara itu, tanggapan berbeda dilontarkan oleh Raul Fernandez, pembalap asal Spanyol ini mengaku tidak terima dengan apa yang dilakukan Martin terhadapnya.
“Saya tidak puas dengan tindakannya ini. Dia melihat saya dengan jelas karena ketika dia menjatuhkan sepeda, dia mengambilnya lalu menjatuhkannya lagi," ujar Fernandez.
Terlepas dari tanggapan yang diberikan 2 pembalap ini, FIM Stewards memutuskan untuk tidak memberikan hukuman atau tindak lanjut apa pun terhadap Jorge Martin dan Raul Fernandez.
Di sisi lain, ketegangan antara 2 pembalap dan 2 tim ini sekarang juga sudah tampak lebih reda.