Hobi

Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan

Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
Igor Tolic, pelatih baru Persib Bandung dalam sebuah konferensi pers (persib.co.id)

Meski tidak mudah, Persib Bandung akhirnya mampu mengalahkan Manila Digger dalam babak play off AFC Champions League Two atau sering disingkat ACL Two.

Dikatakan tidak mudah karena meski bermain di kandang, Persib kesulitan membobol gawang klub asal Filipina ini. Beberapa peluang yang ada gagal dikonversi menjadi gol. Satu-satunya gol tercipta lewat kaki Peralta, itu pun baru terjadi di menit ke-88, menjelang akhir babak kedua waktu normal.

Beberapa kali pergantian pemain yang dilakukan Igor Tolic, sang nakhoda tidak otomatis membuat semuanya mudah. Bahkan beberapa kali Persib justru hampir kebobolan.

Hal ini diakui sendiri oleh Igor Tolic seperti diungkap dalam konferensi pers setelah pertandingan.

"Ini pertandingan yang ketat, saya harus memberi selamat pada para pemain. Mereka melakukan tugasnya dengan sangat baik. Kami layak menang dan melangkah ke ACL Two," kata Igor Tolic dilansir dari akun resmi klub, persib.co.id, Senin (31/8/2026).

Dengan kemenangan ini, maka Persib Bandung masuk ke grup E di ajang ACL Two 2026/2027. Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi tentunya. 

Namun di balik sukses tersebut, tantangan besar telah menghadang di depan Igor Tolic dan anak asuhnya. Pasalnya, di grup E ini, Persib akan berhadapan dengan 3 lawan yang tidak mudah, seperti FC Seoul (Korea Selatan), The Cong Viettel (Vietnam), dan Melbourne Victory (Australia).

Dari nama-nama yang tampil, meski ajang ini bukan ajang tertinggi di AFC tetap saja memberikan ancaman nyata bagi Persib jika ingin lolos lebih jauh.

Kiprah Persib di ACL Two edisi tahun lalu sebenarnya tidak jelek-jelek amat. Persib  begitu perkasa tampil di fase grup. Saat itu mereka mampu melampaui Bangkok United (Thailand), Selangor FC (Malaysia), dan Lion City Sailors (Singapura).

Hanya saja langkah Persib akhirnya harus terhenti di babak 16 besar. Langkah Persib dihentikan Ratchaburi FC, klub asal Thailand. Saat laga tandang Persib kalah 0-3, dan saat laga kandang mereka hanya menang 1-0, sehingga kalah agregat gol.

Berkaitan dengan laga yang akan dihadapi di ajang ACL Two, Igor Tolic, nakhoda anyar Persib tampak masih adem ayem. Dia belum mau memikirkan laga tersebut yang direncanakan digelar para 16 September 2026 hadapi FC Seoul.

"Kami step by step. Laga terdekat adalah melawan Makassar, besok kami akan rehat, lalu mulai persiapan hadapi Makassar," ungkap Igor.

Laga pembuka Super League musim ini akan digelar pada Minggu (6/9/2026). Dalam laga ini, Persib akan menjamu PSM Makassar di depan para pendukungnya. Tampaknya laga ini yang untuk sementara waktu menjadi fokus Igor Tolic.

Sebuah pemikiran yang sangat masuk akal tentunya. Sebagai pelatih baru, menggantikan Bojan Hodak, diakui atau tidak, Igor sangat terbebani. Prestasi sebagai juara liga yang ditorehkan Hodak tahun lalu, akan menjadi beban bagi dirinya. Maka wajar jika Igor waspada sejak awal kompetisi.

Berbeda dengan Igor Tolic, Mariano Peralta, pahlawan Persib saat kalahkan Manila Digger mulai berbicara tentang lawan yang akan dihadapi dalam fase grup ACL Two 2026/2027.

"Mereka tim bagus, tapi kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk dapat menang dan lolos ke babak berikutnya," ungkap Peralta saat ditanya tentang para calon lawannya.

Namun apa pun yang terjadi, lolos ke fase grup ACL Two dapat dipastikan memaksa Igor Tolic mampu membagi konsentrasi di di 2 ajang ini. Pasalnya, kiprah Persib di ajang ACL Two akan sangat berpengaruh bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Semakin jauh Persib melangkah maka kompetisi Indonesia pun akan terangkat dengan penambahan kuota dari AFC.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda