Hobi
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Double podium yang diraih Marc Marquez di GP Aragon 2026 lalu ternyata tidak serta merta memberinya kebahagiaan, tapi juga kekhawatiran tentang performanya di GP Misano yang akan datang.
Sirkuit Aragon adalah sirkuit favorit sekaligus keahlian Marc Marquez, di mana dia sudah memenangkan 8 kemenangan di kelas utama. Karakter lintasannya sangat cocok dengan gaya balap Marc yang kuat di tikungan ke kiri (Aragon berputar berlawanan dengan arah jarum jam).
Hal itu membuat kemenangannya kemarin sudah diprediksi sejak awal, meskipun tidak start dari pole position, pembalap asal Spanyol tersebut memanfaatkan kekuatannya di tikungan 1 untuk mencuri posisi pertama dan mempertahankannya sampai garis finis.
Pertanyaannya sekarang, apakah kesuksesannya di Aragon akan berlanjut ke Misano? Tidak ada jawaban pasti. Bisa saja iya karena Marc Marquez memiliki riwayat yang baik di sirkuit ini, yakni dengan 5 kemenangan termasuk 2 balapan terakhir tahun 2024 dan 2025. Dengan hasil tersebut, MotoGP mencatat Marc sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di Misano.
Di sisi lain, Marquez datang dengan modal yang cukup meyakinkan. Setelah menyapu bersih kemenangan di sesi sprint dan Grand Prix Aragon, pembalap Ducati Lenovo tersebut memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi hanya 19 poin.
Saat sesi wawancara, Marc Marquez mengungkapkan bahwa Misano akan lebih rumit dibandingkan Aragon, tapi di sisi lain dia juga yakin bahwa sirkuit ini dia bisa tampil maksimal.
“Di Aragon kami meraih poin maksimal, dan itulah tujuannya. MotorLand adalah sirkuit yang sangat cocok dengan gaya berkendara saya. Di Misano ini akan sedikit lebih rumit, tetapi tetap merupakan sirkuit di mana saya dapat mencoba mengekspresikan diri sebaik mungkin dan mendorong Desmosedici GP hingga potensi penuhnya," ujar Marc, dilansir dari laman Crash.
Kendati demikian, Marc Marquez tetap perlu berhati-hati karena persaingan di akhir pekan nanti diprediksi akan sangat ketat mengingat itu adalah rumah bagi tim Italia yang lain, Aprilia.
Aprilia sendiri diketahui sedang menguasai pimpinan klasemen bersama Jorge Martin, disusul Marc Marquez di urutan kedua, dan Marco Bezzecchi di urutan ketiga.
Dua pembalap Aprilia mengapit Marc Marquez dan pastinya mereka akan saling berebut untuk berada di puncak. Melihat ketatnya persaingan serta posisi klasemen yang cenderung fluktuatif, pembalap pasti akan berusaha memaksimalkan performa mereka di setiap balapan, termasuk Misano, untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
Belum lagi, dia harus menghadapi pembalap-pembalap Italia yang lain, seperti Pecco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Fabio di Giannantonio, yang tentunya lebih familiar dengan sirkuit ini.
Dari sini, jelas perebutan podium pertama di Misano akan berlangsung ketat dan penuh drama. Siapa yang bisa meminimalisir kesalahan akan tampil di barisan depan atau mungkin memenangkan balapan, sementara yang lepas kendali akan tertinggal.
Terlepas dari itu, Misano adalah kampung halaman Ducati sehingga pasti ada ribuan Ducatisti yang akan hadir menyaksikan dan menantikan aksi Marc Marquez di sana.
Marc tentu ingin menampilkan performa terbaiknya selama akhir pekan untuk memperkuat posisinya di klasemen serta mendapat dorongan semangat dari penggemarnya untuk bisa menang.
“Selain itu, akan ada banyak penggemar Ducatisti yang pasti bisa memberi Anda dorongan ekstra," tambahnya.
Dengan dukungan dari tim dan penggemar, Marc Marquez diyakini bisa menampilkan performa terbaiknya di Misano. Meskipun tidak berbuah kemenangan, setidaknya dia bisa finis di podium. Kalau menurut kalian, di posisi berapa Marc akan finis?