Kolom

Berangkat dari Masalah, Lahirlah Ide untuk Menulis

Berangkat dari Masalah, Lahirlah Ide untuk Menulis
Ilustrasi mendapatkan ide menulis dari masalah. (Pixabay.com)

Masalah sering kali dikonotasikan sebagai hal negatif, dapat mengganggu siapa saja, dan membuat resah bagi yang bisa disusupinya. Bahkan, tidak sering bisa membuat stres, dan bisa saja membuat manusia mangkrak dari muka bumi.

Oleh sebab itu, tidak heran masalah selalu menjadi pembicaraan hangat, berbagai upaya dilakukan untuk mengatasinya namun tetap ada masalah baru yang muncul.

Akan tetapi, upaya yang terbaik memang harus mengatasi masalah dan tidak boleh lari dari masalah. Semakin kita lari dari masalah, ia akan semakin mengejar kita.

Untuk itu masalah adalah hal pasti, semua orang pasti punya masalah, dan setiap masalah pasti berbeda-beda pada tiap orang yang membawanya. Kadang kita melihat orang dengan sangat bahagia, tetapi dibalik itu ada masalah yang sedang ia hadapi di belakang.

Bicara soal masalah, tentu peluang besar untuk bisa dijadikan ide menulis. Tulisan-tulisan yang bertebaran di berbagai media pun, tentu berangkat karena ada masalah. Oleh karena itu, penting bagi seseorang penulis sebelum memulai menulis agar mengetahui masalahnya terlebih dahulu lalu memutuskan untuk memulai menulis.

Misalnya Anda punya masalah tidak bisa menabung pas udah gajian, jelas itu bisa dibuatkan tulisan. Misal idenya seperti ini, hal-hal sepele yang kadang membuat orang tak bisa menabung saat baru selesai gajian.

Bukan hanya itu, tentu masih banyak ide lain yang bisa dibuatkan tulisan dengan pembahasan yang lebih menarik lagi. Karena penulis yang baik adalah penulis yang mampu melihat persoalan secara unik dan mampu merunut persoalan secara jelas.

Apabila tulisan berangkat dari masalah yang tak jelas, bisa jadi hasil tulisan pun juga akan berantakan. Kadang bisa mengakibatkan mandek dalam menulis, alhasil tulisan pun hanya simpanan pribadi saja.

Tulisan yang bagus tentu berangkat dari masalah yang kuat. Oleh sebab itu, tidak heran kata Arif Widodo seorang penulis kolom di berbagai media mengatakan, "Tulisan yang bagus adalah tulisan yang berangkat dari permasalahan yang kuat."

Jadi, kalau Anda punya masalah maka itu bisa menjadi ide tulisan. Ketika punya banyak masalah, mungkin saja juga punya banyak ide menulis yang bisa dihasilkan. Akan tetapi, dibalik orang punya masalah tidak selamanya bisa menuliskan masalahnya dalam bentuk tulisan.

Ya memang, keahlian menulis adalah keahlian yang memang harus diasah, menulis bukanlah bakat yang dibawa sejak lahir, melainkan aktivitas yang mesti terus dilatih dan dikembangkan. Dan titik masalahnya memang, bisa jadi belum punya motivasi menulis, tidak mau mencoba menulis, dan takut tulisannya tidak bagus. Lagi-lagi itu ada masalah, yang juga bisa dijadikan sebagai ide suatu tulisan.

Maka, ndak usahlah terlalu pusing-pusing amat kalau punya masalah, karena setiap orang pasti punya masalah. Jangan lari dari masalah tetapi mesti dicarikan solusi. Namun, yang perlu diingat bahwa masalah tidak ada habisnya, ia akan terus datang dengan masa dan tipe yang berbeda-beda.

Selain itu, Anda punya masalah ada baiknya ditulis aja, jika belum mampu menulis sendiri masalahnya bisa pula direkomendasikan pada orang lain. Namun, akan lebih baik kalau kita yang punya masalah kita pula yang menuliskannya. Melalui itu, kita akan lebih leluasa melampiaskan segala masalah kita dalam bentuk tulisan.

Soal tulisan baik atau tidak, mestinya tidak terlalu dipikirkan jika kita penulis pemula, yang penting berani dulu menulis. Nanti secara perlahan tulisan bisa diperbaiki dan terus dievaluasi, hingga akhirnya benar-benar menjadi seorang penulis. Lalu, apakah Anda yang punya banyak atau sedikit masalah siap menuliskannya? 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda