Kolom

Tingkatkan Layanan Kesehatan Mental Terhadap Remaja di Masa Pandemi

Tingkatkan Layanan Kesehatan Mental Terhadap Remaja di Masa Pandemi
Ilustrasi kesehatan mental(pexels.com/Daniel Reche)

Sehat mental merupakan suatu kondisi dimana seseorang itu sadar akan kesejahteraan psikologis dirinya dan punya kemampuan untuk mengeola stres yang wajar, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan aktif di lingkungan. Sedangkan masa remaja merupakan masa yang unik, karena transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Dimana pada masa ini remaja ditandai oleh adanya perubahan seperti fisik, psikis, dan psikososial.

Di masa pandemi ini, kesehatan mental sedang menjadi topik hangat yang diperdebatkan. Pandemi menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental pada remaja. Karena perubahan kemampuan mental seperti belajar, memori, nalar, berpikir, dan bahasa pada remaja yang belum matang, sehingga remaja sulit untuk memahami situasi dengan cepat. Pandemi juga mempengaruhi proses belajar mengajar.

Pembelajaran online mengurangi intensitas remaja untuk bermain, dan berkumpul dengan teman sebaya yang dapat mengakibatkan remaja merasa stres, mudah bosan, dan sulit untuk memahami pembelajaran. Perubahan sistem belajar yang baru dan peningkatan jumlah tugas menjadi hal yang dirasa sangat mengganggu bagi siswa. Ditambah lagi dengan terbatasnya interaksi dengan teman yang selama ini menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan hidup di usia remaja.

Jika situasi ini dibiarkan terus menerus maka akan berdampak pada perkembangan psikis remaja seperti: mudah cemas, depresi, kurangnya motivasi untuk melakukan hobi, dan kurangnya motivasi dalam mengerjakan pekerjaan rumah.

Sulitnya belajar pada masa pandemi saat ini berakibat kepada remaja yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, tidak sedikit remaja yang mentalnya terganggu pada saat menunggu hasil pengumuman kelulusan.

Tekanan yang didapatkan dari orang-orang sekitarnya juga dapat menyebabkan stres yang mengakibatkan remaja terganggu Kesehatan mentalnya. Terlepas dari itu masalah memang selalu ada, mengakui dan menghadapi masalah itu penting. Memiliki kesadaran akan kondisi mental yang baik dapat meningkatkan pengelolaan emosi, berkomunikasi secara terus terang kepada diri sendiri dan orang lain, serta membangun batasan dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Gejala yang ditimbulkan saat remaja mengalami gangguan mental diantaranya, sering merasa putus asa dalam melakukan suatu hal, merasa tidak berdaya, sering marah secara berlebihan, suasana hati yang cepat berubah, merasakan sedih yang berkepanjangan, kecemasan yang berlebihan, pola tidur yang terganggu dan nafsu makan yang menurun.

Disaat remaja sudah merasakan gejala tersebut ada baiknya untuk kita sebagai pendamping memberikan perhatian kepada mereka. Hal yang dapat kita lakukan yaitu: memberikan dukungan positif, mendengarkan keluh kesah mereka atau dapat dibantu dengan psikolog dan psikiater.

Adapun cara yang bisa dilakukan para remaja untuk mengatasi gangguan kesehatan mental tersebut, yaitu: mengalihkan pikiran buruk dengan menulis, membaca, atau menonton, meminta bantuan pada ahli, membangun kebiasaan yang baik untuk lebih produktif, focus pada diri sendiri, mengurangi ketidak pastian, belajar menerima permasalahan yang ada, lalu kita memberi intropeksi terhadap diri apa yang sudah menjadi kekurangan dan kelemahan diri sehingga kita bisa menyayangi diri kita dan sadar terhadap permasalahan tersebut yang bukanlah penghalang untuk terus tumbuh dan berkembang.

Kesehatan mental merupakan hal penting yang wajib diperhatikan oleh remaja. Remaja juga memerlukan pendamping agar menjadi remaja yang memiliki pengetahuan mengenai kesehatan mental dan memiliki kemampuan dalam menjaga kesehatan mentalnya. Pada masa pandemi ini berbagai pihak, seperti keluarga, sekolah dan masyarakat memiliki tanggung jawab untuk dapat menciptakan lingkungan yang menjaga kesehatan mental remaja.

Dengan meningkatkan layanan kesehatan mental di daerah-daerah tertentu atau di kelompok-kelompok masyarakat tertentu agar remaja memiliki mental yang baik atau mencapai kesejahteraan (well-being), dapat membantu remaja untuk mengatasi bagaimana cara merespon masalahnya, membantu memahami kondisi diri, mempromosikan akan pentingnya kesehatan mental, agar mudah dijangkau dengan masyarakat, layanan kesehatan mental sebagai tindakan pencegahan.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan adanya layanan psikologi dengan cakupan layanan kesehatan mental yang luas. Dalam cakupan yang luas tenaga psikologi yang telah diberikan pembekalan dan ketrampilan khusus dapat memberikan pelayanan kepada individu atau kelompok (komunitas). Dalam hal ini merupakan fase awal (asessment) diagnosis gangguan mental yang kemudian dapat ditangani atau dilanjutkan dengan penanganan yang lebih baik dengan rujukan pada tahap yang lebih baik, dengan didasarkan alasan bahwa psikologi sebagai profesi, berupaya untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah mental, sosial dan perilaku.

Demikian, tidak ada salahnya untuk memahami dan menjaga kesehatan mental. Dengan menjaga kesehatan mental bisa memberikan kesejahteraan hidup pada diri kita, aktivitas dan meningkatkan kinerja kita menjadi lebih baik, serta kita menjadi lebih mampu untuk menghadapi tantangan kehidupan dengan pandangan yang baik pula. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menyebarkan informasi-informasi kesehatan mental ke orang-orang sekitarmu.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda