facebook

Kumpulan Puisi dari Film 'Ada Apa dengan Cinta?', Romantis dan Bikin Baper

Naufal
Kumpulan Puisi dari Film 'Ada Apa dengan Cinta?', Romantis dan Bikin Baper
Dian Sastrowardoyo ketika memerankan sosok cinta di film Ada Apa dengan Cinta?. (Foto: hasil tangkap layar kanal Youtube Miles Film)

Ada Apa dengan Cinta? merupakan film drama percintaan yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo dan dirilis pertama kali pada 7 Februari 2002.

Film yang dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo ini menceritakan sebuah kisah percintaan antara dua orang remaja bernama Rangga dan Cinta.

Dalam film Ada Apa dengan Cinta? Rangga dan Cinta digambarkan sebagai dua sosok remaja yang sangat menyukai sastra, terutama puisi.

Dua tokoh tersebut juga digambarkan memiliki kemampuan untuk membuat puisi yang indah. Puisi yang dibacakan oleh Rangga dan Cinta dalam film ini mampu menyentuh hati para penonton.

Berikut ini merupakan kumpulan puisi yang ada di film Ada Apa dengan Cinta?

Aku Ingin Bersama Selamanya
Oleh: Rako Prijanto

Ketika tunas ini tumbuh
Serupa tubuh yang mengakar
Setiap napas yang terembus adalah kata
Angan, debur dan emosi bersatu dalam jubah berpautan

Tangan kita terikat, Lidah kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap adalah sabda pandita ratu
Hahhh di luar itu pasir, di luar itu debu
Hanya angin meniup saja lalu terbang hilang tak ada

Tapi kita tetap menari, menari cuma kita yang tahu.
Jiwa ini tandu, maka duduk saja
Maka akan kita bawa semua
Karena kita adalah satu

Tentang Seseorang
Oleh: Rako Prijanto

Ku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
Ku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi-sepi dan sendiri
Aku benci

Aku ingin bingar
Aku mau di pasar
Bosan aku dengan penat
Dan enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika ku sendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai
Biar mengaduh sampai gaduh
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya, biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan lalu belok ke pantai?

Ada Apa Dengan Cinta?
Oleh: Rako Prijanto

Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karna cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
Yang berdinding kelam dan kedinginan

Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat karya surga
Dari mata seorang hawa

Ada apa dengan cinta
Tapi aku pasti akan kembali
Dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya.
Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu, itu saja.

Dalam ajang Festival Film Indonesia 2004, Ada Apa dengan Cinta? sukses menjadi nominasi dalam semua kategori penghargaan yang ada dan berhasil memenangkan tiga di antaranya.

Ketiga penghargaan yang dimenangkan oleh Ada Apa dengan Cinta? yaitu sutradara terbaik (Rudy Soedjarwo), pemeran utama wanita terbaik (Dian Sastrowardoyo), dan tata musik terbaik (Anto Hoed & Melly Goeslaw).

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak