facebook

4 Alasan Jangan Ceritakan Masalah Rumah Tangga, Jaga Keluarga dari Pelakor

Anisa Rachma Agustina
4 Alasan Jangan Ceritakan Masalah Rumah Tangga, Jaga Keluarga dari Pelakor
Ilustrasi pertengkaran (Pexels.com/alex gree)

Hidup dan masalah adalah satu kesatuan, laiknya surat dan peragkau. Setiap orang yang hidup pasti akan didera dengan berbagai masalah. Tergantung bagaimana cara kita untuk mengatasi dan mengolah masalah tersebut. Termasuk dalam rumah tangga, dalam setiap rumah tangga pasti selalu akan dihadapkan dengan berbagai persoalan dan masalah.

Memilih untuk menikah dan berumah tangga berarti Anda harus bisa mengesampingkan ego, karena dalam satu rumah terdapat dua pemikiran, yakni pemikiranmu dan juga pasanganmu.

Apabila salah satu pihak tidak ada yang mau mengalah, maka yang terjadi adalah pertikaian dalam rumah tangga. Itu merupakan masalah kecil, yang apabila tidak diselesaikan justru akan menjadi boomerang dalam hubungan kalian.

Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, Tuhan memberikan masalah sepaket dengan solusinya. Jadi apabila kamu dan pasangan sedang diuji dengan berbagai permasalahan dalam rumah tangga usahakan untuk tidak dulu menceritakan kepada orang lain.

Pasalnya, beberapa orang tidak membantu menyelesaikan masalah Anda, justru akan memperkeruh suasana. Berikut ini sederet alasan mengapa Anda tidak perlu menceritakan masalah rumah tangga kepada sembarangan orang.

1. Menghargai Privasi Pasangan

Sebagai sepasan suami istri sudah seyogyanya untuk saling menjaga satu sama lain. Usahakan saat ada masalah antara kalian jangan mudah untuk mengumbar masalah kalian di medsos aupun dengan sembarang orang.

Tolong jaga privasi pasangan kamu, apabila kamu ingin pasanganmu juga menjaga privasimu maka jaga juga privasi dia. Suami adalah pakaian untuk istrinya, begitu juga sebaliknya.

2. Memperkeruh Suasana

Dengan menceritakan permasalahan rumah tangga kepada sembarang orang maka kamu akan memperkeruh suasana. Akan muncul orang-orang yang tanpa sengaja mendengar lalu melaporkan masalah ini kepada orang tua, yang akan membuat masalah semakin komplek dan tak kunjung usai.

Yang awalnya kita berharap ia bisa membantu memecahkan masalahnya justru masalah semakin menjadi dan semakin keruh. Maka berhati-hati memilih tempat curhat, jika kamu tidak ingin rumah tanggamu hancur gara-gara adu domba.

3. Menghindari Orang Ketiga

Orang ketiga atau sering disebut pelakor (perebut laki orang) dan pebinor (perebut bini orang) ini akan sangat senang apabila Anda dan pasangan bermasalah. Dengan segala informasi yang ia dapat, ia akan mulai mengendap-endap masuk ke kehidupanmu, mulai menjadi tempat cerita dan lama-lama kamu merasa nyaman dan rumah tanggamu terancam bubar.

4. Menyebarkan Aib Sendiri dan Pasangan

Saat dalam keadaan marah biasanya seseorang tanpa sengaja akan mengumbar aib orang yang membuatnya kesal, begitu juga saat kamu marah karena masalah yang bertubi-tubi tanpa sadar kamu akan mengatakan beberapa aib pasanganmu kepada orang yang sedang menjadi tempat curhatmu.

Dengan demikian semua orang akan mengetahui aib pasanganmu, ini justru akan membuat masalah semakin kompleks karena kamu dianggap tidak bisa menjaga rahasia dalam rumah tangga.

Apabila kamu dan pasangan memiliki masalah yang sudah kalian coba pecahkan namun masih sukar, coba untuk mencari orang yang bisa menjadi penenggah orang bijak yang bisa memberikan petuah-petuahnya untuk kelancaran rumah tangga kalian.

Bukan bercerita kepada sembarang orang yang akan membuat masalah semakin menjadi dan mempersulit hubunganmu dan pasangan.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak