5 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental dari Bahaya Media Sosial

Hikmawan Firdaus | Aditya Prayogi
5 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental dari Bahaya Media Sosial
ilustrasi gugup (pixabay/whoismargot)

Penggunaan media sosial memang tak bisa lepas dari kehidupan kita karena terdapat beragam kemudahan, kebutuhan, dan keuntungan yang ditawarkan sehingga tak bisa dimungkiri, membuat penggunanya kecanduan. Meskipun begitu, bak pedang bermata dua, perilaku ini juga berdampak buruk apabila tak dikontrol dengan baik, terutama pada kesehatan mental. 

Dilansir dari laman Healthline, apabila kamu, sebagai pengguna, terlalu sering menghabiskan waktu berselancar di media sosial, maka lambat laun akan mengikis rasa percaya dirimu, membuatmu suka menyendiri, mudah depresi, mengidap gangguan mental berupa FOMO (Fear of Missing Out) yang biasa diakibatkan karena terlalu takut ketinggalan tren di media sosial, mengganggu pola tidur, mengurangi aktivitas fisik, anti-sosial, dan berkurangnya rasa empati. Akibatnya, hal ini tak hanya mengganggu kesehatan mental, juga berisiko besar menggejala pada kesehatan fisik.

Apabila kamu sudah merasakan hal yang demikian dan ingin mengambil tindakan pencegahan, maka artikel ini wajib kamu simak! Inilah 5 deretan cara menjaga kesehatan mental dari bahaya kecanduan media sosial. 

1. Membatasi waktu bermain medsos

ilustrasi sosial media (Pixabay/Erik_Lucatero)
ilustrasi sosial media (Pixabay/Erik_Lucatero)

Media sosial merupakan penyumbang hormon dopamin terbanyak, hormon ini berperan aktif dalam meningkatkan suasana hati sehingga membuat kita merasa bahagia dan berujung melakukan hal sama secara berulang-ulang. 

Medsos bisa dibilang sebagai ladangnya kebahagiaan instan dan bersifat semu. Tetapi perlu diingat, hormon ini bisa sangat adiktif. Seseorang yang sudah terjerumus dengan kebahagiaan instan ini, akan merasa sulit untuk melepaskan diri dari stres dan jauh dari kata produktif. 

Membatasi diri bermain medsos adalah hal terbaik yang mesti diterapkan, kamu dapat mencoba langkah kecil dengan mematikan notifikasi atau menyalakan mode terbang. Pastikan kamu tidak membuka gawai selama menyantap makanan dan berbincang dengan orang terdekatmu. 

2. Punya periode dalam “detoks” medsos

ilustrasi meditasi (pixabay/leninscape)
ilustrasi meditasi (pixabay/leninscape)

Dilansir dari The Best Brain Possible, beberapa studi mengungkapkan bahwa membatasi diri dari medsos 5 hingga 7 hari dapat mengurangi stres dan tingkatkan kepuasan hati. 

Dengan hanya membatasi diri selama 10 menit bermain media sosial, dalam rentang tiga bulan saja dapat mengurangi perasaan kesepian dan depresi. Awalnya pasti sulit, tapi dapat sangat membantu apabila kamu turut meminta dukungan dari keluarga dan teman terdekat.

3. Pertimbangan dengan seksama hal yang hendak kamu lakukan di pagi hari

ilustrasi berpikir (pixabay/kaboompic)
ilustrasi berpikir (pixabay/kaboompic)

Cara berikutnya adalah mencoba bereksperimen di pagi hari, kamu yang awalnya suka memegang gawai sesudah beranjak dari tempat tidur. Cobalah untuk mengupayakan meminum segelas air hangat dan keluar dari rumah untuk melakukan peregangan atau aktivitas fisik ringan.

Rasakan perbedaan besar yang tengah kamu alami pada saat itu, apakah kamu merasa ingin meninggalkan kebiasaan lama dan tak sehat tersebut? Pastikan kamu memutuskannya dengan baik. 

4. Hapus medsos

ilustrasi diri (pixabay/radu_floryn22)
ilustrasi diri (pixabay/radu_floryn22)

Jangan biarkan dirimu hanyut dalam rasa kecemburuan tak berperi seperti menyaksikan temanmu melakukan flexing atau pamer harta, prestasi, kekayaan, jabatan, dan materi lainnya sehingga ada perasaan yang membuatmu membandingkan diri dengan orang lain, sebenarnya cukup kamu jadikan motivasi saja, tetapi apabila hal itu menyebabkan dirimu kehilangan motivasi dan bikin kamu gampang down setiap hari. 

Maka sebaiknya, hapus medsos tersebut dan fokus saja pada passion atau tujuan hidupmu. 

5. Meminta bantuan profesional

ilustrasi konsultasi (pixabay/bertoldbroderson)
ilustrasi konsultasi (pixabay/bertoldbroderson)

Apabila kecanduanmu terhadap medsos semakin menjadi-jadi dan sulit untuk diatasi, sebaiknya kamu meminta bantu ahli seperti psikiater atau psikolog, jangan takut dicap aneh atau kena gangguan mental oleh orang lain. Karena hal itu sangat penting untuk mencegah resiko yang lebih berat dan parah. 

Itulah tadi 5 deretan cara menjaga kesehatan mental dari bahaya media sosial. Semoga membantu. Terimakasih telah membaca. 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak