Lifestyle
Kebaya Syifa Hadju saat Akad Nikah Curi Perhatian, Intip Detailnya!
Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi yang resmi digelar pada Minggu, 26 April 2026, langsung menjadi perhatian publik. Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah penampilan Syifa saat prosesi akad nikah berlangsung.
Aktris muda tersebut tampil anggun dalam balutan kebaya putih klasik yang memancarkan kesan sakral, sederhana, namun tetap mewah.
Gaya elegan yang ditampilkan sukses membuat banyak orang terpikat, terutama karena busana akadnya terlihat begitu timeless dengan sentuhan modern yang halus.
Pilihan kebaya tersebut dinilai sangat mencerminkan karakter Syifa yang lembut dan anggun. Tidak berlebihan, tetapi tetap berkelas dan berkesan mendalam di hari paling spesial dalam hidupnya.
Syifa Hadju Ingin Tampil Sopan dan Tetap Bernuansa Jawa
Untuk mewujudkan penampilan impiannya, Syifa mempercayakan rancangan kebaya akad nikahnya kepada desainer ternama Vera Anggraini.
Setelah prosesi akad selesai, Vera mengungkapkan bahwa sejak awal Syifa sudah memiliki gambaran yang sangat jelas mengenai busana yang ia inginkan. Ia ingin tampil sopan, anggun, dan tetap mempertahankan nuansa khas kebaya Jawa.
"Oh dia bilang, 'Mbak Vera, aku mau yang sopan'. Walaupun tetap signature Jawanya kutubaru," ujar Vera Anggraini kepada awak media, sebagaimana dikutip dari Suara.com pada Senin (27/4/2026).
Permintaan tersebut kemudian menjadi dasar utama dalam proses desain. Vera memilih siluet kutubaru klasik sebagai identitas utama kebaya, lalu memadukannya dengan detail modern agar tampil lebih eksklusif tanpa menghilangkan sentuhan tradisional.
Hasil akhirnya adalah tampilan pengantin yang terasa sangat sakral, elegan, dan tetap relevan dengan gaya masa kini.
Empat Material Putih Dipadukan dalam Satu Kebaya
Meski tampak sederhana secara visual, kebaya akad milik Syifa ternyata memiliki proses pengerjaan yang cukup rumit. Vera menjelaskan bahwa tantangan terbesar terletak pada penggabungan empat jenis material berbeda dalam warna putih yang sama.
Ia memadukan lace, tulle, material tiga dimensi, hingga aksen leather sintetis untuk menciptakan tekstur yang unik dan mewah.
"Rumitnya karena buat baju dia, saya harus mengkombinasi empat material warna putih. Bahannya dari lace, mix ada tulle, ada buat detailnya saya kasih bahan 3D tapi ada leather (kulit) sintetis buat aksen," jelasnya.
Pemilihan warna putih bersih sendiri bukan tanpa alasan. Warna tersebut dipilih untuk memperkuat kesan suci, bersih, dan sakral dalam prosesi akad nikah.
Agar tampil semakin istimewa, kebaya juga dipercantik dengan taburan kristal dan mutiara yang disusun secara halus. Detail tersebut membuat busana terlihat mahal, namun tetap lembut dan tidak berlebihan.
Veil Panjang dan Ekor Kebaya Tambah Kesan Elegan
Selain detail material, Syifa juga secara khusus meminta tambahan veil panjang agar penampilannya sebagai pengantin terasa lebih megah.
Vera kemudian menambahkan ekor kebaya sepanjang dua meter, sementara veil yang digunakan memiliki panjang sekitar 1,5 meter.
"Kebayanya mungkin tail-nya (ekor) ada 2 meter, terus untuk veil-nya 1,5 meter. Karena biar look-nya lebih elegan aja," tambah Vera.
Kombinasi antara siluet kutubaru, ekor kebaya yang menjuntai, dan veil panjang tersebut membuat penampilan Syifa terlihat klasik sekaligus romantis. Nuansa pengantin Jawa modern pun terasa sangat kuat sepanjang prosesi akad berlangsung.
Proses Pembuatan Memakan Waktu Empat Bulan
Untuk menghasilkan busana dengan detail sekompleks itu, proses pengerjaannya memakan waktu sekitar empat bulan.
Meski demikian, Vera menyebut bahwa Syifa dan El termasuk pasangan yang sangat mudah diajak bekerja sama. Syifa tidak banyak melakukan revisi karena proses fitting utama berjalan lancar dan postur tubuhnya tetap stabil selama persiapan pernikahan.
Hal tersebut membuat seluruh pengerjaan menjadi lebih nyaman dan efisien. Tidak ada drama maupun permintaan berlebihan selama proses berlangsung.
Menurut Vera, hal itu justru membuat seluruh tim lebih fokus pada hasil akhir yang maksimal.
Delapan Busana Disiapkan untuk Keluarga Inti
Tidak hanya merancang kebaya utama untuk Syifa, Vera Anggraini juga dipercaya menyiapkan total delapan busana untuk keluarga inti kedua mempelai.
Busana tersebut mencakup kebaya dan beskap seragam untuk keluarga Syifa maupun keluarga El, termasuk Maia Estianty, Irwan Mussry, Ahmad Dhani, hingga Mulan Jameela.
Keseragaman busana keluarga ini semakin memperkuat nuansa harmonis dan elegan dalam keseluruhan acara pernikahan yang disebut-sebut menjadi salah satu pesta selebriti paling megah tahun 2026.
Harga Kebaya Dirahasiakan
Saat ditanya mengenai harga kebaya akad yang menggunakan bahan premium dan pengerjaan eksklusif tersebut, Vera memilih untuk tidak membocorkan nominal pastinya.
"Secret ya say. Enggak ada angka, karena aku biasanya kalau sama teman by request aja," ujarnya sambil tertawa.
Meski tidak disebutkan secara terbuka, banyak yang menduga biaya kebaya tersebut tentu tidak murah, mengingat detail pengerjaan, material impor, serta sentuhan personal yang begitu eksklusif.
Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi sendiri menjadi penutup manis dari perjalanan cinta mereka sejak go public pada pertengahan 2025, dilanjutkan dengan lamaran romantis di Swiss pada Oktober 2025, hingga pertunangan keluarga pada Januari 2026.